Friday, 1 November 2013

Mukomuko Memanas

 Lagi mikir target

BK Warning Dewan Incumbent
Manfaatkan Fasilitas Negara untuk Kampanye
POLITIK RM – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Mukomuko mengingatkan kepada anggota dewan incumbent yang kembali maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) 2014. Peringatan tersebut seputar larangan menyalahgunakan jabatan berikut penggunaan fasilitas negara seperti mobil dinas dan sebagainya untuk kepentingan kampanye.
Disampaikan oleh salah seorang anggota BK, H Suharto, jika sampai  ketahuan ada dewan yang melalaikan tugasnya sebagai wakil rakyat untuk kepentingan politik maka bakal langsung diproses menurut aturan yang berlaku. Sebab saat ini sekian banyak tugas yang harus diselesaikan oleh dewan sesuai dengan fungsinya. Yang paling ditekankan menyangkut kehadiran dalam rapat dewan dan juga saat menjalankan tugas lain, seperti Dinas Luar (DL) dan sebagainya.
‘’Kami atas nama BK mengingatkan saja kepada kawan-kawan di DPRD untuk tidak melalaikan tugasnya sebagai anggota dewan, sebab banyak pekerjaan numpuk yang harus diselesaikan, diantaranya pembahasan Perda, APBD 2014 dan lain-lain,’’ kata Suharto.
Peringatan disampaikan lantaran belakangan ini mereka kerap mendapat pertanyaan dari berbagai pihak mengenai keberadaan dewan yang kembali maju sebagai caleg. Jangan sampai karena persoalan ini, ada dewan yang dicap sebagai wakil rakyat yang tidak menjalankan fungsinya serta mengutamakan aktivitas politik mereka. BK juga siap menerima laporan dari warga mengenai dewan yang dinilai melanggar tertib yang berlaku.
‘’Kita tidak ingin ada kawan-kawan yang mendapat kendala lantaran aktivitas mereka sudah tidak sesuai aturan berlaku. Sebab dewan tidak kebal dengan aturan pemilu yang diberlaku oleh KPU ataupun panwaslu,’’ tutupnya.(jar)

Penyambutan Sekjen DPP NasDem Dimatangkan
POLITIK RM – Kemarin segenap pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Mukomuko menggelar rapat persiapan akhir pelantikan pengurus mulai dari tingkat kabupaten hingga ranting se Kabupaten yang rencananya langsung dihadiri oleh Sekjen DPP NasDem, Patrice Rio Capella. Rapat yang bertempat di kantor sekretariat DPD NasDem ini langsung dipimpin oleh Busril selaku Ketua Umum DPD.
Dijelaskan Busril, pada dasarnya untuk persiapan sudah tidak ada masalah, hanya perlu penyesuaian seluruh rangkaian acara yang akan diselenggarakan. Selain itu acara diputuskan dimajukan dari jadwal sebelumnya menjadi 16 November 2013. Rapat kali ini hanya sebatas kepanitiaan dan juga pengurus parpol yang dilibatkan nantinya.
‘’Ini rapat terakhir yang menetapkan apa saja rangkaian acara yang bakal kita langsungkan. Sebetulnya untuk persiapan sudah tidak banyak kendala lagi, hanya saja menyesuaikan antar devisi kepanitiaan,’’ ungkap Busril.
Lanjutnya jumlah pengurus yang akan dilantik sebanyak 3121 orang yang terdiri dari 2626 pengurus ranting, 326 orang pengurus kecamatan dan 89 orang pengurus DPD. Sekaligus dalam rapat ini juga ditekankan kepada para caleg dalam melaksanakan misi politiknya untuk tidak melanggar aturan yang berlaku dan harus kompak. Sebab caleg NasDem dari pusat hingga ke kabupaten dikenal kompak dan punya semangat juang yang tinggi.
‘’Dengan dibentuknya kepengurusan yang solid secara keseluruhan, maka gerakan NasDem akan lebih merata dan jelas arahnya. Target memenangi pemilu dengan cara yang deal adalah target kita,’’ demikian Busril.(jar)

Caleg Bandel, Panwaslu dan KPU  Siap Beraksi
POLITIK RM – Peringatan keras dari Pengawas Pemulu (Panwaslu) Kabupaten Mukomuko kepada pengurus partai politik (Parpol) yang tidak menggubris peringatan yang diberikan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan caleg. Jika dalam waktu dekat baliho dan peraga kampanye yang melanggar tidak ditertibkan oleh caleg maupun parpol, maka Panwaslu dan KPU bakal turun langsung melakukan eksekusi terhadap atribut tersebut.
Disampaikan oleh anggota Panwaslu Mukomuko bidang pengawasan dan pelanggaran, Padlul Azmi, SH peringatan sudah disampaikan kepada KPU untuk memperingati parpol bersangkutan. Namun hingga kemarin ia mengaku masih ada pelanggaran yang dilakukan oleh para caleg maupun parpol. Maka pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan KPU dan kemungkinan bakal langsung turun melakukan proses penertiban.
‘’Kami mengimbau kepada pengurus parpol dan caleg menindak lanjuti apa yang kita sampaikan, kalau tidak juga dilakukan, maka pihaknya bakal mengambil tindakan tegas, bersama dengan KPU,’’ ungkap Padlul.
Lanjutnya, tujuan disampaikan peringatan ini agar proses pemilu bisa berjalan dengan baik, jangan sampai parpol ataupun caleg terganjal lantaran mereka tidak mentaati aturan pemilu yang berlaku. Pihaknya selaku pengawas yang dipercaya, hanya menjalankan tugas sesuai amanat yang diberikan. Ia berjanji tidak akan pandang bulu dalam mengawasi setiap pelanggaran oleh peserta pemilu.
‘’Kami menjalankan tugas yang diberikan, kepada peserta pemilu kami harapkan bisa memahami. Kami dalam bertindak tidak akan pandung bulu,’’ demikian Padlul.(jar)


Caleg Mulai Saling ‘’Serang’’
POLITIK RM – Persaingan antar calon anggota legislatif (Caleg) dinilai kerap tak menggunakan etika dan sudah mulai saling serang dalam menjalankan misi politik masing-masing. Bahkan kabarnya peraga kampanye yang dipasang caleg diduga kerap dirusak oleh oknum tertentu yang kemungkinan tim sukses atau pendukung caleg lainnya.
Salah seorang politisi Daerah pemilihan (Dapil) III, Busra Caleg Nomor urut 1 Gerindra mengaku pernah menjadi korban kejahilan pihak tertentu. Alat peraga kampanye yang ia pasang di lokasi terbuka di rusak dan tindakan melaporkan alat dirinya kepada petugas pemilu dengan tuduhan melanggar aturan kampanye. Busra mengaku menyayangkan tindakan yang sedemikian,  sebab caleg statusnya sama, yang berhak menindak adalah petugas.
‘’Saya sudah pernah menjadi korban atas tindakan yang kurang bertanggung jawab tersebut, diantaranya perusakan dan juga laporan palsu lainnya. Saya sejauh ini masih tetap bersabar dan berusaha memberi pengertian kepada tim atau pendukung saya,’’ ungkap Busra.
Ketua Komisi II, Husni Tamrin yang sudah malang melintang dalam dunia politik di Mukomuko mengakui jika sekarang aksi politiksi kerap tak lagi saling menghargai. Sebagai contoh pemasangan bendera sepanjang halaman rumah tanpa izin bahkan di depan rumah kader parpol lain. Tindakan ini menciptakan suasana politik yang tidak sehat lagi dan berdampak buruk dengan tujuan pemilu itu sendiri.
‘’Sebaiknya antar caleg maupun pendukung harus saling menghargai dan tetap menjunjung tinggi etika politik. Sebab dengan demikian persaingan yang terjadi tidak membuat masyarakat merasa terganggu,’’ tegas Husni.
Ketua DPC PKB Adrizon N meminta kepada semua caleg PKB untuk bisa menjalankan misi politiknya tanpa melanggar aturan pemilu.  Selain itu juga sesame caleg PKB harus saling mendukung dan dengan caleg parpol lain tetap menjaga etika politik.
‘’Politik saling menghargai itu penting, persaingan bukan berarti harus melanggar aturan dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Apalagi antar caleg masih saling kenal dan bahkan punya hubungan baik jauh sebelumnya.(jar)



212 DPT Mukomuko Bermasalah
//KPU Kerahkan PPK dan PPL
POLITIK RM – Sebanyak 212 mata pilih di Kabupaten Mukomuko masih bermasalah. Data ini berdasarkan rekapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) perbaikan terhadap DPT Komisi Pemilihan Umum (KPU) di pusat. Menindaklanjuti data tersebut, kemarin KPU mengumpulkan segenap ketua-ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melakukan kroscek kembali terhadap pemilih di masing-masing daerah. Dibanding dengan daerah lain, DPT bermasalah di Mukomuko cukup rendah.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Khairanzar, SE di depan para pimpinan PPK ini menerangkan, jumlah temuan DPT bermasalah ini memang cukup kecil, namun tidak bisa disepelekan dan harus segera di clearkan sebelum masa perbaikan kedua ini. ia minta bersama-sama seluruh PPK dan PPS melakukan kroscek ulang. Kesalahannya adalah data pemilih ganda yang terdagtar di dua lokais berbeda juga ada dugaan pemilih meninggal dan sebagainya.
‘’Kita cek bersama-sama, perbandingan data itu penting dilakukan, kalau pemilih meninggal tinggal dicoret, permasalahannya banyak pemilih ganda. Kita harus bisa menyelesaikannya dengan rinci sebelum DPT ditetapkan dipusat,’’ kata Khairanzar.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag menerangkan mereka melakukan krocek kembali sesuai dengan perintah dari KPU pusat, ini menanggapi temuan dari banwaslu terhadap data KPU. Di Mukomuko dari rekakapan DPT bermasalah ini terdapat sebanyak 212 pemili dan sekarang akan mereka pelajari dan diupayakan selesai sesuai waktu yang diberikan. Ia juga menekankan agar PPK dan PPS bisa memastikan semua data sesuai.
‘’Kita akan usahakan semua jelas secepatnya, saya rasa tidak berat sebab jumlah temuan yang ada di Mukomuko tidak banyak dibanding dengan total pemilih sebenarnya,’’ jelasnya.
Ketua Panwaslu Mukomuko yang ikut hadir dalam pertemuan dengan PPK di sekretariat KPU Mukomuko mengatakan, pada dasarnya permasalahan yang ada masih sangat menim dibanding daerah lain. Ia juga menekan, pada dasarnya apa yang ada ini sebagai bukti jika pengawas pemilu dan KPU bekerja cukup baik dan saling mengingatkan. Mereka akan mendukung setiap proses dari KPU dan memberi teguran jika ada hal-hal yang janggal.
‘’Kita semuanya bekerja sesuai topoksinya, kami memberi dukungan kepada KPU dan jika memang Panwas yang kurang menguasai kami siap diperingati, yang intinya bersama-sama kita sukseskan pemilu ini,’’ tutup Muchtadir.(jar)

Sosialisasi di Sekolah, KPU Dihujani Pertanyaan
POLITIK RM – Seperti yang sudah dijadwalkan sebelumnya, pada Sabtu (26/10) kemarin lusa, tim sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko mulai turun sosialisasi pemilu ke sekolah-sekolah.  SMAN 1 Mukomuko menjadi tujuan pertama tim pelaksana pemilu ini. sebagai nara sumber utama sosialisasi ini, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd anggota KPU Mukomuko membidangi divisi sosialisasi. Juga ikut hadir anggota KPU lainnya dan Panwaslu Mukomuko. Dari sekolah diikuti oleh kepala sekolah dan dewan guru serta puluhan siswa SMAN 1 yang terdaftar sebagai pemilih. Saat diberi kesempatan tanya jawab, berbagai pertanyaan dilontarkan para pemilih pemula ini kepada pelaksana pemilu.
‘’Sambutannya bagus dan kami bisa leluasa menjalankan misi mensosialisasikan pemilu ini. Rasanya mudah kita menjelaskan, sebab para siswa ini begitu cepat memahami dan juga mereka aktif bertanya setiap detail yang kita jelaskan,’’ kata Siregar.
Abdul Hamid lebih lanjut menyampaikan bahwa adapun materi yang banyak mereka sosialisasikan adalah mengenai hak bagi warga negara untuk memilih dan juga menafaat dan tujuan menggunakan hak pilih, termasuk cara melakukannya. Soal siapa yang mereka pilih itu tergantung keinginannya dengan alasan pribadi, sebab KPU turun sekedar mensosialisasikan pemilu bukan menyuruh memilih seseorang. Setelah ini ada banyak lagi sekolah yang akan mereka datangi dalam misi serupa.
‘’Kita menekankan agar pemilih pemula ini mengerti dengan pemilihan yang pertama kali mereka lalui. Kami tidak mengkampanyekan salah satu parpol ataupun caleg, melainkan untuk menekan angka golput pada pemilu mendatang,’’ tegasnya diamini anggota KPU lainnya, Sofia Diana, SE.
Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE yang juga hadir pada kegiatan ini menjelaskan, KPU cukup cekatan dalam menjalankan tugasnya mensosialisasikan pemilu saat ini. Ia juga sempat menjelaskan kepada para siswa ini mengenai beberapa aturan main. Munib ikut memuji para pemilih pemula di SMAN 1 Mukomuko yang dinilaikanya cukup cepat merespon setiap apa yang dijelaskan.
‘’Kita memantau setiap kegiatan dari KPU dan peserta pemilu, sosialisasi di sekolah ini termasuk bagian penting oleh KPU. Kami melihat semuanya berjalan sebagaimana yang semestinya,’’ tutup Muchtadir.(jar)