Monday, 12 August 2013

Lebaran ASIK 1343 H



Banjir Rendam 46 Rumah & 2 Ha Kebun
IPUH – Lebaran Idul Fitri tahun ini mesti dilalui dengan rasa duka cita bagi puluhan warga di Kecamatan Ipuh. Bagaimana tidak? Bertepatan dengan perayaan lebaran pada Kamis (8/8) lalu, banjir melanda tiga desa masing-masing Desa Dusun Pulau, Retak Ilir dan Air Buluh. Pemkab Mukomuko melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mencatat sebanyak 46 rumah tergenang banjir yang berasal dari luapan air sungai berbeda. Selain rumah, perkebunan warga seluas kurang lebih 2 hektare (Ha) tak luput dari banjir.
Dinsos sendiri bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir sesaat setelah mendapat laporan. Sebagaimana disampaikan Kadinsosnakertrans, HM Badri Rusli, SH, bantuan diberikan kepada 28 Kepala Keluarga (KK) yang masuk kategori terkena banjir parah. Sedangkan sisanya masuk kategori sedang dan ringan. Bantuan yang diberikan berupa sembako, selimut dan matras serta sejumlah peralatan masak.
‘’Ya kami sudah melakukan pendataan korban banjir. Jumlah total rumah yang terendam sebanyak 48 unit. Yang kita bantu terlebih dahulu sebanyak 28 karena memang lumayan parah akibat terendam air. Dan sisanya juga akan kami berikan bantuan segera. Selain sembako, kita berikan bantuan selimut, matras untuk alas tidur serta kebutuhan lainnya,’’ ungkap Badri.
Sementara, Sekretaris BPBD, Sutarso, S.Pd mengatakan, untuk mengantisipasi banjir susulan pihaknya telah mengimbau warga untuk waspada khususnya bagi para korban banjir. Hal itu dapat dilihat dari perubahan cuaca dan hujan yang terjadi secara terus menerus. Selain itu, ia mengakui bahwa bantuan sudah diserahkan langsung kepada korban banjir.
‘’Memang benar, begitu kejadian banjir kita juga langsung menurunkan anggota ke TKP. Bantuan kita berikan dan imbauan juga kita sampaikan, sehingga warga bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya untuk mengantisipasi banjir susulan. Kita juga sudah menurunkan anggota untuk melakukan pemantauan ke lapangan, sehingga saat hujan kembali turun, warga diinstruksikan untuk mengevakuasi seluruh barang-barang berharganya,’’ terang Sutarso.
Kali pertama air menggenangi pemukiman warga di Retak Ilir. Dari keterangan warga setempat, air mulai naik sekitar pukul 06.31 WIB atau sebelum dilaksanakannya Salat Ied. Salah satu rumah warga yang terendam adalah rumah Muslim.
Sebagian besar harta miliknya hanyut, termasuk kue lebaran. Di lokasi yang sama, 1 Ha kebun cabai dan 1 Ha kebun kacang milik Surohim rusak total. Di Desa Pulau Baru, banjir yang bersumber dari meluapnya Sungai Muwar merendam 6 rumah hingga ketinggian sekitar 1 meter. Adapun rumah warga yang terendam milik Basri, Tugiman, Rudi Hartono, H. Rahmat, Nana Najamudin dan rumah Elis Watika.
Selanjutnya banjir yang terjadi menjelang siang berasal dari aliran Air Buluh meluap mengakibatkan belasan rumah terendam hingga batas lutut orang dewasa. Anak-anak sempat diungsikan termasuk salah satu yang terparah di rumah Sekretaris Desa Air Buluh.
‘’Banjir akibat meluapnya air sungai, kemungkinan terjadi hujan lebat dibagian hulu, sebab saat banjir hari sudah tidak hujan lagi,’’ kata Kades Air Buluh, Ali Takdir.
Salah seorang tokoh masyarakat Retak Ilir, Ujang alias Zulfikar, juga membenarkan banjir yang terjadi di desa ini. kejadian tersebut sempat mengejutkan warga hingga mereka ramai-ramai mendatangi lokasi banjir, termasuk memberi bantuan kepada korban.(jar/ray)

Nambuh Libur, PNS Disanksi
METRO – Tak terasa, masa libur panjang menyambut lebaran Idul Fitri dan cuti bersama bagi kalangan PNS tak terkecuali PNS di lingkungan Pemkab Mukomuko telah berakhir. Sesuai jadwal semula, hari ini mereka diharuskan kembali ngantor di instansinya masing-masing.
Sebagai bentuk pengawasan terhadap para PNS yang indisipliner, Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM memastikan menggelar inspeksi mendadak (Sidak). Disampaikan Bup kepada Radar Mukomuko (RM), seluruh absensi PNS akan diperiksa untuk mengetahui tingkat kedisiplinannya.
Sungguh keterlaluan jika terdapat PNS yang mangkir, terlebih statusnya di absensi Tanpa Keterangan (TK). Sebab menurut Bup waktu libur yang diberikan pemerintah sudah lebih dari cukup. Mulai dari Sabtu (3/8) hingga Minggu (11/8). 
‘’Dari situ akan kelihatan, mana PNS yang nambah libur. Bagi yang tidak masuk akan dicatat dan akan diproses sesuai tingkat pelanggaran. Sanksi yang akan diberikan mengacu pada peraturan kepegawaian,’’ tegas Bup.
Sekdakab Mukomuko, Syafkani, SP menambahkan bahwa Pemkab Mukomuko tidak tinggal diam jika terbukti ada PNS yang nambuh libur. Semuanya akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran dan alasan nambuh liburnya.   
‘’Kita tidak akan membiarkan pegawai khususnya PNS yang nambuh libur. Semuanya akan kita berikan sanksi. Dan sidak akan kami gelar pada hari pertama kerja. Kita akan cek seluruh absensi dan merekap pegawai yang nambuh libur. Hasilnya akan kita bahas dan laporannya diserahkan langsung ke bupati. Sanksi akan diberikan berdasarkan kebijakan bupati. Harapan kita sanksi nanti dapat meningkatkan kinerja serta menimbulkan efek jera,’’ ungkap Syafkani.
Sementara Kepala Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Mukomuko, Drs.H Ruslan, M.Pd turut menyampaikan bahwa saat ini tingkat kedisiplinan pegawai khususnya PNS dalam bekerja mengalami penurunan.
‘’Sekarang ini banyak oknum PNS yang indisipliner, dan sanksi tegas sudah menunggu. Untuk PNS yang nambuh libur pasca lebaran kita akan cek absensinya pada saat sidak nanti. Dari situ kita bakal tahu PNS yang nambuh libur. Tentunya akan segera ditindaklanjuti dan sanksi akan diberikan tanpa adanya toleransi lagi,’’ demikian Ruslan.(cw5/ray)


Reses Itu Sangat Perlu!
METRO – Jika sebelumnya pernyataan akan pentingnya digelar reses bagi anggota dewan datang dari wakil ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, I Wayan Adnyana dan Ketua Badan Kehormatan (BK), Sardiman, kali ini Ketua DPRD, Drs. Arnadi Pelam yang mengungkapkan pendapat senada. Disampaikan Arnadi bahwa dirinya menyayangkan hingga di penghujung masa jabatan anggota dewan hanya beberapa kali mengikuti reses.
Itu lantaran dari pihak sekretariat tidak ada mengagendakannya dengan berbagai pertimbangan. Di lain sisi, saban tahun dana reses selalu dianggarkan.
‘’Kita dan seluruh anggota dewan pada dasarnya berharap agar reses itu diagendakan dan dijalankan. Ya meski kita bertempat tinggal di wilayah dapil kita, tetapi tetap saja  reses itu agenda wajib dan kami anggap sangat perlu. Melalui reses kami dapat menampung aspirasi masyarakat secara formal,’’ ungkap Arnadi.
Permasalahan tidak dilaksanakannya reses oleh dewan kabupaten sampai juga ke telinga anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. Inzani Muhammad. Inzani tidak sepakat jika ada yang beranggapan reses tidak perlu diagendakan dan dilaksanakan.
‘’Anggota dewan berkewajiban menampung seluruh aspirasi masyarakat. Karena itu tidak ada yang bisa bilang reses itu tidak perlu. Kami sangat menyayangkan, apalagi dananya setiap tahun sudah dianggarkan. Jangan sampai anggota dewan lupa dengan masyarakat yang telah mendudukkannya di kursi dewan. Itu harus ditindaklanjuti sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,’’ ungkap Inzani.(ray)

Salat Ied di Rumdin Batal, Open House Tetap 
METRO – Manusia hanya bisa berkehendak, namun Allah SWT jualah yang menentukan. Rencana semula dari jauh hari dilangsungkan Salat Ied di rumah dinas (rumdin) Bupati Mukomuko harus dibatalkan lantaran cuaca pada pagi itu tidak mendukung.
Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM dan rombongan pun pindah menunaikan salat di mesjid. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat juga berdampak pada pelaksanaan ibadah di mesjid yang tidak kondusif dan khusyuk. Ditambah lagi sempat padamnya listrik. 
Kendati agenda salat ied batal tapi open house tetap dilangsungkan. Dari pantauan Radar Mukomuko (RM) selain para pejabat secara bergantian menemui Bup dan istri, Hj Rosna Ichwan untuk bermaaf-maafan, juga terdapat masyarakat umum.
Ditanyakan makna idul fitri tahun ini, Bup menyampaikan bahwa idul fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan lamanya menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan.
‘’Melalui momentum ini kita dapat saling bermaafan, dan makin memperkokoh  tali silaturahmi. Semoga saja makna lebaran ini dapat memotivasi masyarakat untuk bersama-sama pemerintah dan elemen lain memajukan daerah yang kita cintai,’’ harap Bup disela kesibukannya meladeni tamu undangan yang datang. 
Terkait penyebab padamnya listrik, pihak PT. PLN (Persero) hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonformasi. Beberapa kali sempat dihubungi ke nomor handphone pimpinan PLN, tidak mendapat jawaban.(cw2) 

Suguhi Hiburan, Pantai Dipadati Pengunjung
METRO – Terhitung pada lebaran Idul Fitri kedua, hampir di setiap kawasan wisata pantai di Kabupaten Mukomuko dipadati oleh masyarakat yang berlibur dalam rangka merayakan lebaran. Jika di Pantai Padang Panaek artis kondang asal Kota Padang, Liza Tania menghibur pengunjung lewat suara merdu disertai goyangannya, di Pantai Pandan Wangi, Pulau Cinto, Pantai Indah Air Buluh, Pantai Air Rami dan Pantai Wisata Batu Kumbang hanya dihibur oleh para biduan yang beraksi sedikit erotis. Warga yang sudah membeli karcis dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu sedikit kecewa. Sebab harapan mereka dapat menyaksikan artis top dari Jakarta. Belum lagi akibat dari hujan jalan menuju lokasi.
Salah seorang pengunjung, Ramad asal Air Rami tak menampik kekecewaannya  karena semula ia berharap bisa menyaksikan artis tenar yang kerap muncul  di tv namun malah hanya menyaksikan biduan yang tidak dikenal sama sekali. ‘’Terlau mahal kalau hanya biduan, biasanya saat lebaran ini yang ditampilkan artis dari Jakarta. Kita hari biasa mana pernah keluar ke pantai, sibuk kerja saja,’’ ungkap Ramad.
Juga pengunjung lain, Ratna menilai satu-satunya yang menampilkan artis sedikit ternama hanya di Pantai Pijar saja, dimana mereka menurunkan Liza Tania. Untuk kawasan wisata lain acaranya biasa-biasa saja. Meskipun warga tetap ramai, menurutnya hanya lantaran ingin berlibur bersama keluarga bukan dengan tujuan menyaksikan artis.
‘’Kami hanya ingin berlibur saja, kalau soal artis tidak masalah. Namun yang saya tahu hanya di sini saja (Pantai Pijar red) ada artinya, ditempat lain hanya bidian biasa saja,’’ kata Ratna.
Salah seorang pelaksana acara, BM Hafrizal mengaku bangga bisa mendatangkan Liza Tania untuk menghibur warga Mukomuko. acara ini terselenggara atas kerjasama banyak pihak terkhusus dukungan dari pihak keamanan dan warga sekitar. Ia berharap kedepannya terus bisa melakukan kegiatan hiburan guna menjawab kebutuhan masyarakat.
‘’Kita mengadakan acara semata untuk menghibur, kami sudah menyesuaikan semuanya dengan pelayanan dan kenyamanan bagi pengunjung yang sedang berbahagia saat hari raya ini,’’ terang BM.(jar) 

Angkut 9 Penumpang, Avanza Masuk Jurang
AIR DIKIT – Laka tunggal menimpa sebuah mobil merek Toyota Avanza nopol BD 1685 KA warna hitam. Mobil yang dikemudikan Nasiun (29) warga Desa Pondok Baru, Kecamatan Selagan Raya itu keluar jalur hingga terjun ke jurang setinggi kurang lebih 10 meter saat melintas di ruas jalan Sungai Geting, Desa Sari Bulan, Kecamatan Air Dikit pagi sekitar pukul 09.41 WIB kemarin. Sebelum akhirnya mendarat dengan posisi terbalik, mobil sempat beberapa kali jungkir balik.
Mobil berhasil dievakuasi berkat pertolongan warga dibantu tokoh masyarakat setempat, HM Maril dan pihak kepolisian dalam hal ini Satlantas Polres Mukomuko. Kendati mobil mengalami kerusakan serius namun sopir dan penumpang yang berjumlah 9 orang tidak mengalami luka berarti.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu. Sukamso, S.Pd ketika dikonfirmasikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menerangkan bahwa kejadian tersebut adalah laka tunggal, karena tidak ada lawan.
‘’Setelah kita cek di TKP dan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ini murni masuk ke ranah laka tunggal. Tidak terdapat korban jiwa namun mobil mengalami kerusakan di bagian bodi dan kaca depan,’’ terang kasat.
Menurut informasi dari saksi mata, mobil awalnya melaju dari arah Penarik menuju Dusun Baru. Sebelum kejadian, diperkirakan sopir berusaha mengelak mobil lain dari arah berlawanan. Nasiun ketika diminta keterangannya menyebutkan, ia terpaksa banting stir ke arah kiri jalan karena mengelak mobil dari berlawanan arah yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga melewati garis putih pada badan jalan di kawasan itu.
‘’Mobil kita saat itu santai saja, sekitar kecepatan 40 sampai 50 Km/jam  saja. Karena terdesak takut tabrakan dengan lawan dari arah depan, kita terpaksa banting stir ke kiri,’’ ungkap Nasiun yang mengaku sebagai salah seorang guru di SMAN 13 Sungai Ipuh itu.
Nasiun menambahkan, di dalam mobil terdiri dari 9 orang, 5 diantaranya masih berusia anak-anak.
‘’Kita 9 orang di dalam mobil, saya dan istri saya ditambah dengan kakak saya beserta suaminya, kemudian juga 5 orang anak-anak kami yang masih kecil, kami ingin ke Desa Dusun Baru untuk silaturahmi dengan sanak family. Untung saja kejadian ini tidak ada korban jiwa dan luka-luka, kalau masalah kendaraan tidak jadi persoalan dan bisa dibawa ke bengkel untuk diperbaiki,’’ imbuh Nasiun.
Menurut saksi mata, Yatno, pemilik bengkel motor di kawasan tersebut dia memperkirakan bahwa sopir mobil terdesak dan terpaksa mengelak karena ada sebuah mobil dari berlawanan arah ketika itu melaju kencang dan ditengarai memakan badan jalan.
‘’Kita melihat langsung kejadian itu. Saat mobil jungkir balik dan terjun ke dalam jurang terdengar suara teriakan dari dalam mobil,’’ jelas Yatno.


H+2 Lebaran, 3 Lakalantas
PADA H+2 lebaran Idul Fitri lalu atau Jumat (9/8) terjadi tiga peristiwa lakalantas di TKP dan waktu berbeda. Kali pertama pada pagi, sekitar pukul 08.32 WIB di simpang Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh. Dua unit mobil terlibat tabrakan hingga mengalami kerusakan serius pada bodi depan. 
Sopir mobil Toyota Innova bernopol BD 16xx AV, Ucok menuturkan akibat tabrakan tersebut kendaraan yang baru dua minggu ia beli mengalami kerusakan parah. Ucok sendiri dalam perjalanan pulang dari mudik lebaran  di Medan menuju tempat tinggalnya di Kota Bengkulu. Dalam mobil tersebut terdapat enam orang anggota keluarganya.
Laka kedua terjadi pada pukul 12.15 WIB di ruas jalinbar Kecamatan Ipuh. Seorang ABG asal Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, Awal (16) mengalami patah kedua kaki usai beradu dengan mobil Mitsubshi Kuda yang berplat merah. Korban sempat dirawat di Puskesmas Perawatan Ipuh untuk selanjutnya dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Laka berikutnya di ruas jalinbar Desa Marga Mulya Sakti, Kecamatan Penarik. Motor merek Suzuki Satria FU yang dikendarai Jefri (14) warga Desa Lubuk Mukti diduga beradu kambing dengan Honda Revo dikendarai Dodi (14), warga Desa Sido Mulyo. Kejadiannya sekitar pukul 21.01 WIB. Jefri mengalami patah kanan juga lawannya Dodi juga patah tangan kanan. Sementara penumpang salah satu motor atas nama Budi Mulyono (16) mengalami luka ringan (luring) di bagian kaki kanannya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu. Sukamso, S.Pd menyebutkan, 1 unit Barang Bukti (BB) sudah diamankan di markas satlantas, sementara 1 unit lagi masih dalam pencarian. Sesaat usai kejadian pihak keluarga korban langsung membawa motor tersebut dan hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya.
‘’Kejadian lakalantas di Desa Marga Mulya Sakti masih dalam proses penanganan. 1 BB kita sudah amankan dan 1 lagi masih dalam pencarian,’’  ungkap Sukamso kepada Radar Mukomuko (RM).(jar/cw1)



POLITIK LEBARAN


Daftar Caleg Masih Kusut
POLITIK RM – Sekitar 10 hari lagi, Daftar Calon Tetap (DCT) segera ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun diketahui sampai karan kini Daftar Calon Sementara (DCS) beberapa partai politik (Parpol) masih kusut. Permasalahannya susunan caleg tidak sesuai aturan undang-undang, para caleg yang mengundurkan diri hingga ada dugaan caleg berstatus Honda belum menyerahkan surat pengunduran diri.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag, muali hari ini KPU akan menyusun ulang semua berkas yang ada dan menyesuaikannya. Sebab ada calon yang mundur juga caleg yang dilaporkan berstatus Honda oleh masyarakat. Tujuannya agar DCT yang tersusun nanti benar-benar sudah sesuai. Sebab bila DCT ditetapkan, tidak ada lagi peluang pergantian calon maupun perubahan lain.
‘’Ada beberapa partai susunan calegnya tidak sesuai aturan, juga ada dilaporkan calon yang masih berstatus Honda. Teramsuk kita masih memastikan caleg yang menyatakan mundur. Jangan sampai usai DCT masih ada yang tidak sesuai, akan berdampak pada parpol itu sendiri,’’ kata Dawud.
Lanjutnya, soal pergantian, berkas caleg baru sudah diverifikasi. Namun untuk calon yang memenuhi syarat (MS) pada saat DCS tidak lagi dapat digantikan dengan calon lain. Bagi caleg yang mundur juga tidak bisa diganti, hanya dapat disesuaikan nomor urut calon saja. Ia berencana mengundang beberapa pengurus partai yang bermasalah tersebut untuk disesuaikan dengan undang-undang.
‘’Kami akan undang pengurus parpol yang bermasalah untuk dilakukan penyesuaian daftar calon sebelum DCT ditetapkan. Harapan kita semua bisa memahaminya demi suksesnya pemilu mendatang,’’ demikian Dawud.(jar)


Hari ini, Silaturahmi SPN Dihelat
POLITIK RM – Sebagaimana yang sudah dijadwalkan sebelumnya, hari ini berlangsung silaturahmi keluarga besar SPN di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Acara yang dipelopori oleh keluarga dan tim Sapuan, AK, SE, MM semasa mencalon bupati ini bakal berlangsung meriah. Sebab undangan sudah disebarkan oleh pihak panitia ke berbagai pelosok. Para undangan akan disuguhi berbagai menu dengan menu utamanya gulai kerbau. Apakah kegiatan ini ada hubungannya dengan rencana Sapuan untuk kembali maju pada pemilu 2015 nanti?
Sapuan dengan tegas menyatakan, jika kegiatan ini adalah dalam rangka silaturahmi antar keluarga dan rekan seperjuangannya. Sebab selama ini mereka jarang bisa bersama seperti sekarang. Masing-masing disibukkan dengan berbagai kegiatan di luar daerah. Selain itu kegiatan seperti ini bukan pertama kali ia lakukan bersama-sama, melainkan sudah rutin setiap tahunnya, terutama saat hari besar.
‘’Kegiatan silaturrahmi saja, sebab kita sekali-kali bisa bersama-sama. Saya kebetulan sedang ada di kampung bisa hadir, juga kawan-kawan yang lain. Yang lebih penting saat hari besar seperti sekarang merupakan kesempatang yang baik,’’ kata Sapuan.
Terus apakah Sapuan akan maju pada bursa pemilihan bupati 2015? Dengan sedikit tersenyum, putra kelahiran Teramang Jaya ini mengaku, belum berpikir serius untuk arah ke sana. Ia perlu melihat kesiapan dari rekan-rekannya dan juga mempelajari aturan yang akan berlaku pada saat itu. Yang jelas ia berharap semua masyarakat bisa mengantar pemerintahan sekarang ke akhir periodenya.
‘’Kita masih melihat dulu hasil survey dan dukungan dari masyarakat, untuk saat ini mari bersama-sama kita dukungan pemerintahan yang sedang berjalan demi kemajuan bersama,’’ ungkap Sapuan.
Lebihjauh pengusaha muda ini mengungkapkan, pada dasarnya untuk membangun dan memperhatikan masyarakat tidak harus mencalon bupati. Ia dari awal sudah bertindak seperti biasanya kepada masyarakat Mukomuko. Maka tidak ada hubungannya, kala ia menyerahkan kalender dan memasang spanduk dengan pencalonan dirinya. Selagi ia mampu dan ada kesempatan, ia akan terus berusaha berbagai dan saling sapa dengan masyarakat di Mukomuko.
‘’Saya inginnya terus bisa bersama masyarakat, namun tuntutan pekerjaan membuat kita harus tidak bersama setiap saat,’’ demikian Sapuan.(jar)


Caleg Manfaatkan Momen Lebaran
POLITIK RM – Para calon anggota legislatif (Caleg) dari berbagai partai politik termasuk calon DPD semakin gencar terbar pesona dengan cara menampilkan gambar dirinya di berbagai tempat. Media yang mereka gunakan mulai dari stiker, bagi-bagi kartu nama hingga pemasangan spanduk di setiap bengkolan agar terlihat oleh masyarakat. Paling banyak adalah memanfaatkan momen idul fitri dengan memasang ucapan selamat sepanjang jalan disertai poto dan parpolnya.
Sejauh mana pengaruhnya terhadap calon? Salah seorang warga, Madi mengatakan pada dasarnya untuk mempengaruhi pemilih saat mencoblos tidak terlalu signifikan. Sebab masyarakat sudah punya pilihan sendiri, yaitu orang-orang terdekatnya. Namun demikian juga bagus setidaknya untuk memperkenal seorang calon wakil kepada rakyatnya. Sebab siapa yang akan duduk sejauh ini belum diketahui.
‘’Kalau untuk kempanye pengaruhnya tidak banyak, sebab pada dasarnya setiap calon sudah ada pemilihnya. Warga yang tidak mengenalnya tetap tidak akan memilih yang bersangkutan. Tetap tetap bagus biar rame dan setidaknya kita tahu calon-calon yang akan mewakili kita,’’ ungkap Madi.
Salah seorang caleg, Nurul Huda menanggapi hal ini mengaku adalah hal yang biasa dan sudah menjadi tradisi bagi seorang calon baik itu dewan hingga presiden bahkan kades untuk menyampaikan pesan melalui stiker ataupun spanduk. Soal siapa yang akan memilih bukan masalah. Setidaknya tujuannya untuk memberitahu masyarakat jika seseorang mencalon. Untuk menyampaikan langsung dari rumah ke rumah tentu tidak mungkin dilakukan, maka cara tersebut efektif.
‘’Harus dilakukan, soal siapa yang akan memilih itu nanti. Setidaknya kita memberi tahu jika kita mencalonkan diri, sebab untuk menyampaikan langsung tidak mungkin dilakukan,’’ demikian Nurul.(jar)


Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi SPN
Sapuan dan Boedi Santoso Santuni Anak Yatim
POLITIK RM – Hampir seribu warga yang terdiri dari kepala kaum, pegawai syarak, pegawai adat, ninik mamak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, eks pejabat dan orang tua dalam desa serta undangan lainnya hadiri acara silaturahmi keluarga besar SPN. Hingga tempat yang disiapkan oleh panitia yang dikoordinatori oleh Khairum seakan tidam mampu menampung undangan yang hadir. Juga lokasi parkiran penuh sesak oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Para undangan yang hadir menikmati jamuan makan dengan menu gulai kerbau dan kambing yang disediakan pihak panitia. Sementara para perangakat adat, ninik mamak, kepala kaum dan orang syarak menggelar prosesi adat dan keagamaan di ruangan rumah. Ratusan bahkan ribuan undangan lain tampak bercengkrama akrab di tempat yang disediakan panitia hingga dibawah-bawah kerindangan pohon sambil berteduh. Suasana kekeluargaan sebagaimana prediksi awal sangat terasa dalam kegiatan ini.
Selanjutnya Sapuan, SE, MM, AK juga sempat menyerahkan santunan kepada anak yatim. Meski pada kesempatan ini hanya beberapa orang saja anak yatim yang hadir, tetapi sebelumnya Sapuan melalui rekan-rekannya sudah membagikan bantuan kepada kurang lebih 2984 orang anak yatim dan kaum duafa. Bantuan tersebut menurut pengakuannya, bekerjasama dengan CEO TMT Group Boedi Santoso. Seorang pengusaha yang dikenal agamis dan dermawan.
‘’Alahamdulillah acara berjalan dengan lancar, saya berterimakasih kepada kewan-kawan yang sudah menyiapkan acara ini sejak awal. Juga soal bantuan kepada anak yatim dan duafa, merupakan kerjasama saya dengan seorang dermawan Boedi Santoso. Kami ingin ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang sudah menyalurkannya di 11 kecamatan di Kabupaten Mukomuko,’’ kata Sapuan.
Lanjutnya, silaturahmi ini akan terus kita tingkatkan pada masa-masa mendatang di tempat yang berbeda. Tujuannya lain tidak bukan untuk menyatukan masyarakat dalam suasana kekeluargaan dengan rasa yang memiliki tinggi terhadap daerah dan kepedulian sesama. Ia kembali menegaskan tidak ada unsur politis dalam acara ini, semata-mata untuk kebersamaan. Ia juga meminta seluruh masyarakat dan keluarganya memberi dukungan penuh kepada pemerintahan dibawah kepemimpinan Drs. H Ichwan Yunus, CPA, MM.
‘’Kita tidak ada hubungannya dengan politik, yang jelas satu pesan saya dukung pemerintahan sekarang sampai tuntas demi kemajuan bersama,’’ tegas pengusaha muda asal Mukomuko ini.
Salah seorang tokoh masyarakat, Amir mengaku bangga bisa hadir dalam silaturahmi SPN ini. harapannya kegiatan tersebut terus berlangsung hingga kedepannya. Juga ia mengaku bangga ada dermawan seperti Sapuan dan Doedi Santoso, yang bisa membantu orang-orang yang membutuhkan di daerah ini.
‘’Kami bangga bisa bisa hadir dalam acara seperti ini, juga atas nama masyarakat kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa di daerah ini,’’ tutup Amir.(jar)


Caleg Sudah Melanggar Aturan
Panwaslu : Sudah Kita Tegur
POLITIK RM – Para Calon anggota legislatif (Caleg) dinilai sudah melanggar aturan pemilu terkhusus menyangkut kampanye. Pasalnya banyak caleg yang memasang baliho difasilitas pemerintah, seperti jembatan dan lokasi lain termasuk di tempat ibadah. Selain itu pemasangan poto disertai logo parpol juga merupakan pelanggaran yang dapat menyebabkan  caleg dijatuhi sangsi. Apalagi beberapa caleg dikabarkan sudah memuatkan kata ajakan untuk memilih.
Disampaikan oleh salah seorang anggota panwaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH ia sudah memberi teguran dengan cara baik-baik kepada masing-masing caleg yang memasang spanduk dan baliho, terutama mereka yang sudah melewati batas aturan yang berlaku. Untuk Dapil III, sejak ia beri teguran, sekarang sebagian besar sudah dibuka dan dibenahi. Namun ia masih melihat beberapa peraga disepanjang jalan di Kabupaten Mukomuko.
‘’Aturannya jelas jangan mamasang spanduk di fasilitas pemerintah dan juga sekarang belum saatnya kampanye terbuka, hanya boleh sosialisasi saja. Kami masih melihat banyak ditemukan sepanjang jalan dan jembatan spanduk parpol dan caleg dan ini harus segera dibuka,’’ kata Padlul.
Lanjutnya, jika imbauan dan pemberitahuan dari mereka tidak digubris oleh caleg maupun parpol, maka pihaknya akan memberi teguran secara langsung. Jika tidak juga diindahkan, maka sangsi akan diberlakukan. Terberatnya calon bisa dibatalkan dari pencalonannya secara sepihak, sebab dianggap tidak patuh aturan yang berlaku.
‘’Kita untuk tahap awal, hanya sebatas memberi tahukan saja, bahwa itu tidak dibenarkan, kalau tidak diindahkan ada teguran, selanjutnya tentu berlaku sangsi. Mudahan saha semua bisa memahami aturan pemilu yang kita gunakan,’’ ungkap Padlul.
Lebih jauh, Padlul memaparkan boleh melakukan sosialisasi, namun jangan bergandengan dengan parpol dan tidak menggunakan kata-kata ajakan untuk memilih. Termasuk melalui media massa, bisa dilakukan dalam bentuk lain tanpa ada unsur kampanye. Tujuannya lain tidak bukan untuk kebaikan bagi semua pihak dan juga kenyamanan masyarakat dalam menyambut pemilu.
‘’Kita sama-sama menjaga dan menghormati aturan yang berlaku ini, tujuannya untuk kebaikan bersama juga,’’ demikian Padlul.(jar)

Berkas 8 Caleg Pengganti Usai Diverifikasi
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko selesai memverifikasi berkas 8 orang caleg pengganti, calon yang tidak melengkapi syarat. Masing-masing 3 orang caleg PKS, 3 orang caleg PAN, 1 orang caleg Golkar dan 1 orang caleg PDI Perjuangan. Untuk tahap selanjutnya KPU akan menyusun kembali daftar calon untuk ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT).
Salah seorang anggota KPU Dedy Desponsori, SHI mengatakan 8 orang caleg ini menggantikan calon yang menyatakan tidak siap mundur dari pekerjaan yang terdiri dari Honda dan BPD juga BUMN/BUMD. Sebab berdasarkan aturan mereka yang tidak melengkapi syarat bisa diganti dengan calon lain. sejauh ini dari sekitar 20 orang yang tidak lengkapi syarat hanya yang menyatakan mundur dari parpol.
‘’8 Orang adalah caleg baru mengganti calon yang mengundurkan diri lantaran tidak siap melengkapi syarat. berkas mereka sudah kita verifikasi dan sekarang dalam tahap penyusunan kembali seluruhnya sesuai dengan DCS,’’ kata Dedy.
Lanjutntnya selanjutnya KPU akan menyiapkan untuk penetapan DCT. Tidak ada lagi peluang untuk menggantikan calon maupun mengundurkan diri. Jika masih ditemukan calon berstatus Honda dan digaji dengan APBD dan APBN maka akan dicoret tanpa bisa digantikan. Soal nomor urut disesaikan dengan calon yang mundur, KPU tidak berhak mengganti ataupun memindahkan nomor urut caleg.
‘’Kalau ada permasalahan kita bicarakan langsung dengan parpol bersangkutan. Kami tidak berhak menentukan nomor urut caleg dan sebagainya,’’ demikian Dedy.(jar)