Saturday, 14 September 2013

DPT Mukomuko



Pemilih Pemilu 119.959 Jiwa
Di Kabupaten Mukomuko
POLITIK RM – Pemilih pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Kabupaten Mukomuko 2014 ditetapkan sebanyak 119.959 jiwa. Jumlah ini sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diplenokan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko kemarin. Sebanyak 62.213 pemilih adalah laki-laki dan 52.746 pemilih perempuan. Sedanglan jumlah Tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 151 desa dan kelurahan se Kabupaten Mukomuko sebanyak 388 TPS.
Pemilih terbanyak terdapat di Kecamatan Penarik dengan jumlah 15.408 pemilih kemudian di Kecamatan Ipuh sebanyak 12.815 pemilih. Untuk kecamatan dengan jumlah pemilih paling sedikit yaitu Kecamatan Air Dikit dengan jumlah 4251 pemilih yang tidak jauh beda dengan Kecamatan V Koto yang hanya memiliki 4661 pemilih. Julah ini sesuai dengan yang dibacakan oleh masing-masing ketua PPK dalam pleno kemarin.
Ketua KPU Mukomuko Dawud, S.Ag menerangkan jumlah ini sudah tetap sebagai DPT 2014. Namun demikian tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan jika memang ada kebijakan baru pusat kepada pihaknya untuk memberi ruang masuknya pemilih baru atau pencoretan pemilih yang meninggal dan sebagainya. Sebab berdasarkan kebijakan, masyarakat yang belum terdaftar dapat memilih pada saat pencoblosan nantinya dengan membawa surat keterangan dari kades atau capil, jika yang bersangkutan sudah berhak memilih.
‘’Jumlah yang ada ini sudah tetap sebagai DPT pemilu 2014 di Mukomuko, namun demikian untuk peluang berubah tetap menunggu kebijakan dari KPU pusat. Yang pasti sesuai dengan aturannya, pemilih yang belum terdaftar tetap diberi kesempaten memilih,’’ kata Dawud.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang juga hadir dalam rapat pleno ini, Jawoto, SE, S.Pd, M.Pd mengaku DPT ini merupakan tolak ukur keakuratan data dinasnya. Terbukti selisih antara data mereka dalam (DP4) sebelumnya dibanding dengan jumlah DPT saat ini  hanya ada selisih sedikit dengan persentase 0,7 persen saja. Menurutnya daftar pemilih ini sudah pas dan sesuai dengan yang mereka miliki.
‘’Saya pikir ini sudah pas dan cocok dengan data kita, selisih tipis dengan DP4 sebelumnya sangat wajar, kemungkinan karena ada yang meninggal dan sebagainya. Sebab pada pemilu lalu selisihnya jauh lebih tinggi,’’ tutup Jawoto.
Untuk diketahu rapat pleno yang bertempat di aula salah stau hotel ternama di Kabupaten Mukomuko ini, ikut dihadiri oleh Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.Ik, Asisten I Setdakab Edi Rosdi, M.Kes, Ketua Panwaslu Muchtadir Munib, SE dan anggotanya Ita Hartati, SE, M.BA, petinggi parpol peserta pemilu, PPK dan segenap undangan lainnya. Anggota KPU sendiri seluruhnya hadir memimpin rapat pleno tersebut.(jar)


Parpol Islam Jaya di 2014
POLITIK RM – Partai islam diklaim lebih berpeluang menjadi pemenang pemilu 2014 di Kabupaten Mukomuko. Alasannya selain masyarakat Mukomuko dikenal open dengan partai islam, susunan caleg yang diusung oleh PKB, PKS, PBB, PPP juga PAN ini cukup berkualitas. Hampir di semua dapil calegnya diprediksi mampu menyaingi calon dari parpol-parpol nasionalis lainnya.
Ketua DPC PBB Mukomuko, Mukti Ali, S.IP mengatakan parpol islam akan keluar sebagai pemenang pemilu dan berhak menduduki posisi pimpinan dewan periode berikutnya. Tanda-tanda akan jayanya parpol islam di Mukomuko menurutnya sudah tampak dari sekarang. Termasuk PBB yang ia pimpin diyakininya akan meraih setidaknya 1 jatah kursi setiap dapilnya.
‘’Kita yakin parpol islam akan jaya di Mukomuko, tuga jatah kursi pimpinan akan dipegang oleh partai islam. Kita bisa baca dari pergerakan kawan-kawan saat ini dan juga berdasarkan perkembangan di masyarakat,’’ kata Mukti Ali.
Juga politis PKS, H. Tarmizi optimis partai islam akan keluar sebagai pemenang pemilu. PKS sendiri sejauh ini dinilai cukup kuat juga beberapa parpol islam lainnya juga punya kans besar memenangi pemilu. Selain PKS parpol islam yang dinilai paling berpotensi adalah PKB dan juga PAN yang dikenal sedikit nasionalis di banding parpol islam lainnya.
‘’Saya sepakat kalau dikatakan parpol islam 2014 lebih menguat dari sebelumnya, PKS sendiri yang sebelumnya tidak terima jatah kursi di Dapil II, pemilu kali ini bisa kita pastikan dapat jatah 1 kursi, sebetulnya pada 2009 kami sudah menjadi peraih suara paling tinggi di Mukomuko,’’ kata Tarmizi.
Juga politisi PAN Dapil III, H Syamsuri Rustam, ST mengklaim PAN diyakininya hampir bisa dipastikan akan memenangi pemilu 2014. Sebab semua caleg yang diusung parpol ini memiliki kesiapan cukup matang dan juga merupakan tokoh-tokoh yang sudah dikenal baik oleh masyarakatnya.
‘’Kalau PAN saya rasa tidak bisa dibendung lagi, kita akan keluar sebagai pemenang pemilu 2014 dan berhak atas kursi ketua dewan,’’ demikian Syamsuri.(jar)


Caleg PDIP Dilarang Berkhianat
POLITIK RM – Meski 4 anggota DPRD Provinsi Bengkulu Daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Mukomuko kembali maju pada pemilu 2014 mendatang. Tidak membuat gentar salah seorang dari 3 anggota dewan Mukomuko yang juga maju  sebagai caleg DPRD Provinsi, Mujiono, S.IP. Anggota Komisi II DPRD Mukomuko ini, menyatakan siap bersaing secara sehat untuk menggaet pemilih demi jatah satu kursi ke DPRD tingkat 1 ini. Saat ini sebanyak 144 desa telah ia datangi.
Mengenai pengalaman buruk parpol berlambang kepala banteng moncong putih ini pada pemilu 2014, dimana mereka masuk 3 besar untuk Kabupaten Mukomuko namun tak kebagian jatah 1 kursi ke Provinsi. Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini mengingatkan, agar caleg DPRD Kabupaten tidak menghianati parpolnya sendiri.
Dutemui di ruang kerjanya, Mujiono mengaku sudah mempersiapkan diri sejak awal untuk ke Provinsi. Ia optimis mampu memperoleh suara maksimal pada pemilu 2014. Terkait dengan menuver-menuver calon incumbent DPRD Prov dan juga kandidat dari parpol lain, sekretarai SPC PDI Perjuangan Mukomuko ini sama sekali tidak mempermasalahkannya. Masyarakat lebih paham siapa sosok yang terbaik untuk menjadi wakilnya ke tingkat 1. Ia juga mengingatkan semua caleg dan pengurus PDI Perjuangan harus bersatu.
‘’Kita hormati setiap calon terutama incumbent. Semua bebas bergerak untuk mendapat simpati dari masyarakat. Kita tidak ingin kejadian sebelumnya berulang, caleg harus bersatu jangan berhianat,’’ kata Mujiono.
Terkait belum tampaknya persiapannya di lapangan, seperti kandidat lain yang sudah menyebarkan spanduk, baliho dan peraga kampanye lainnya, Mujiono mengaku belum waktunya saja. Usaha terus ia lakukan dengan cara menemui langsung masyarakat. Setidaknya saat ini 154 desa sudah ia masuki untuk mensosialisasikan diri secara langsung. Baginya bertemu langsung dengan calon pemilih lebih baik ketimbang bagi-bagi gambar.
‘’Kita sudah datangi semua desa, cara ini bagi saya lebih baik, ketimbang bagi-bagi gambar dari jauh. Yang jadi dewan orangnya bukan gambar,’’ tegasnya.(jar)

Politisi PD Mukomuko Dukung Dahlan Iskan
POLITIK RM – Sejumlah politisi Partai Demokrat (PD) Kabupaten Mukomuko mendukung Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai calon presiden (capres) 2014. Mereka berharap Majelis Tinggi Demokrat  bisa memilih Dahlan Iskan yang menjadi salah seorang peserta konvensi  partai berlambang bintang merci ini.
Seperti diungkapkan oleh Drs. Arnadi Pelam yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Mukomuko. Sejumlah tokoh yang bertarung pada konvensi penjaringan calon Presiden RI yang dilakukan Partai Demokrat adalah tokoh-tokoh terbaik nasional. Namun diantara para tokoh tersebut ia lebih menyetujui Dahlan Iskan yang diusung.
‘’Ya, jika nanti Pak Dahlan Iskan diusung oleh Demokrat untuk bertarung pada pemilihan kursi Presiden RI, sudah jelas pasti kita dukung sepenuhnya,’’ ujar Caleg Dapil II Partai Demokrat Nomor 7 Mukomuko ini.
Lanjutnya, Keikutsertaan Dahlan Iskan dalam konvensi tersebut sangat disambut baik oleh kader di daerah. Hal ini menandakan, Partai Demokrat sangat terbuka bagi tokoh-tokoh bangsa potensial yang ingin mengabdikan diri untuk memajukan Indonesia. Dahlan Iskan dimata Arnadi merupakan sosok yang pekerja keras, tidak prosedural, low profile dan bertanggungjawab.
‘’Jadi, Pak Dahlan merupakan salah satu tokoh nasional yang cukup berpengaruh di republik ini, sosoknya pantas menjadi pemimpin bangsa,’’ ujarnya.
Juga politisi Demokrat Mukomuko lainnya, Sardiman, setiap calon presiden yang diusung Partai Demokrat, jajaran pengurus terutama di Kabupaten tidak ada alasan tidak mendukung. Sebab, siapapun yang dipilih dan ditetapkan sebagai calon presiden merupakan putra terbaik Indonesia. Begitu juga dengan sosok Dahlan Iskan yang memiliki kesederhanaan dan merakyat, sangat layak menjadi presiden. ‘’Secara umum, Dahlan Iskan sederhana dan dikenal dengan motto kerja, kerja, kerja. Bahkan di beberapa tempat yang dipercayakan kepadanya selalu sukses, seperti di PLN,’’ demikian Sardiman.(jar)


Mengintip Pembahasan APBD-P
Rela Kerja Hingga Lewat Tengah Malam
SEJAK seminggu terakhir 25 orang anggota DPRD Kabupaten Mukomuko harus bekerja ekstra keras untuk mengejar target penyelesaian pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2013. Setiap harinya, sejak pagi sesuai dengan jam masuk kantor, para wakil rakyat ini baru pulang ke rumahnya masing-masing lewat tengah malam. Seperti apa pekerjaan para wakil rakyat kita, berikut laporannya

AMRIS TANJUNG, Metro Mukomuko

UNGKAPAN kekecewaan yang diarahkan kepada anggota DPRD Kabupaten Mukomuko kerap terdengar nyaring. Tujuan dari kritikan itu lain tak bukan untuk terwujudnya pemerataan pembangunan demi menujang aktivitas warga dalam merajut asa menuju kesejahteraan.
Tampa mengesampingkan berbagai kelemahan dari para wakil rakyat ini,  perjuangan mereka yang menguras pemikiran, keringat, waktu bahkan mengesampingkan kepentingan keluarga juga patut diapresiasi. Kerja-keras para anggota dewan ini terlihat jelas pada saat pembahasan APBD Perubahan 2013 yang sedang berlangsung. Setiap jam, mereka berkutat dengan setiap lembar berkas pengajuan dari setiap SKPD maupun masyarakat langsung. Satu persatu dijajal dan dikaji dengan teliti sebelum ditetapkan dalam belanja daerah oleh Drs. Arnadi Pelam selaku ketua dewan bersama 24 orang anggotanya.
Salah seorang anggota dewan, Adrizon N, tak menampik bahwa sedari pagi mereka bergantian mendatangkan semua kepala kantor, badan dan kepala dinas serta pejabat pengguna anggaran lainnya. Pengajuan yang tertulis dibahas dan diminta penjelasannya dengan rinci, bagaimana teknis penggunannya dan seberapa penting program tersebut untuk masyarakat dan daerah. APBD Perubahan harus selesai dalam bulan ini, demi bisa digunakan semaksimal mungkin. Maka mau tidak mau mereka harus bekerja siang malam, bahkan kadang baru keluar dari gedung DPRD Mukomuko menjelang pagi.
‘’Kami tengah membahas APBD perubahan, kita mengejar waktu agar bisa maksimal penggunannya nanti. Mau tidak mau lantaran ini mendesak dari pagi kami baru bisa pulang malam bahkan sampai jam 2 malam,’’ kata Adrizon didmaping anggota komisi I lainnya, Haidir, S.IP.
Senada Ketua Komisi III, Hermansyah, M.Kom didampingi anggotannya mengaku pembahasan APBD perubahan saat ini cukup alot. Pembahasan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan hingga disahkan dalam forum rapat dewan. Bekerja dari pagi hingga malam sudah menjadi risiko sebagai wakil rakyat. Dikauinya ada kala dewan bisa rilek dan harus bekerja eksta, semuanya tergantung dengan pembahasan. Namun pada intinya setiap anggota dewan membuka mata dan telinga untuk menangkap setiap aspirasi dan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
‘’Pulang sudah lewat malam, tidur sebentar kemudian kembali berangkat. Untuk saat-saat penting seeprti ini, semua kita terpaksa mengenyampingkan kepentingan pribadi di rumah. Seperti sekarang mau tidak mau APBD Peruabahan harus segera diselesaikan agar nanti penggunaannya maksimal,’’ kata Hermansyah.
Arnadi Pelam menjelaskan APBD merupakan tugas penting. Dari sinilah pendapatan dan anggaran pembangunan untuk daerah ditetapkan. Maka setiap anggota dewan harus teliti dan memahami kondisi di lapangan. Gunanya agar perda penggunaan anggaran yang diputuskan betul-betul terarah dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Soal ada yang tidak terakamodir dalam APBD, semua lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah dan mereka harus mengutamakan skala prioritas.
‘’Semua usulan dari masyarakat, baik secara langsung, melalui dinas atau kepad individu dewan kita kaji dan bahas bersama. Namun karena keterbatasan anggaran, tetap ada yang belum terakamodir. Yang jelas setiap anggota dewan harus teliti,’’ demikian Arnadi.(**)