Friday, 21 February 2014

Politik Mukomuko Terbaru 3

Ini 15 Titik Lokasi Kampanye Terbuka
POLITIK RM – Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko  bersama para pimpinan Partai politik (Parpol) atau yang mewakili menyepakati 15 titik lokasi kampanye terbuka bagi peserta pemilu. Setiap kecamatan ditetapkan satu lokasi. Caleg atau parpol yang menggelar kampanye dengan mengumpulkan massa di luar zona ini dilarang. Rapat yang berlangsung di aula KPU Mukomuko juga dihadiri oleh Panwaslu Mukomuko, Kesbangpol dan Sandi, Kepolisian, Kejaksaan, TNI serta undangan lainnya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan, penetapan zona kampanye bagi perserta pemilu ini sesuai dengan petunjuk dari pusat. Tujuan penetapan zona, guna tertibnya pelaksanaan kampanye dan menegakkan azas keadilan dalam pelaksanaan kampanye. Diharapkan, karena keputusan diambil bersama-sama dengan pimpinan parpol dan disaksikan oleh pemda dan aparat maka untuk dapat dipatuhi.
‘’Zona kampanye ini ditetapkan guna menghindari kekacauan dalam pelaksanaannya, waktu kampanye terbuka. Apapila ada parpol atau caleg yang kampanye terbuka dengan menghadirkan massa dalam jumlah besar di luar lokasi yang sudah ditetapkan, maka akan ditindak sesuai aturan berlaku,’’ kata Dawud.
Ketua Panwaslu, Muchtadir Munib, SE terkait dengan penetapan zona kampanye terbuka tidak ada lagi pihak terkait yang tidak mengetahuinya. Harapan Muchtadir tidak ada kontestan pemilu yang berkampanye di luar zona yang ditetapkan.(jar)

Dapil I:
Kecamatan Kota Mukomuko         Lapangan Ratok Denai, Bandar Ratu
Kecamatan Air Manjuto             Lapangan Desa Agung Jaya
Kecamatan V Koto                 Lapangan Desa Lalang Luas
Kecamatan XIV Koto             Lapangan Desa Lubuk Sanai
Kecamatan Lubuk Pinang            Lapangan Desa Lubuk Pinang
Dapil II: 
Kecamatan Penarik             Lapangan SP1 Desa Lubuk Mukti 
Kecamatan Teras Terunjam         Lapangan Desa Talang Kuning
Kecamatan Selagan Raya         Lapangan Desa Sungai Gading
Kecamatan Teramang Jaya         Lapangan Desa Pernyah
Kecamatan Air Dikit             Lapangan Desa Pondok Lunang
Dapil III: 
Kecamatan Sungai Rumbai         Lapangan Desa Gajah Mati
Kecamatan Pondok Suguh            Lapangan Desa Pondok Suguh
Kecamatan Ipuh                Lapangan Desa Medan Jaya
Kecamatan Malin Deman            Lapangan Desa Talang Arah
Kecamatan Air Rami            Lapangan Desa Rami Mulya    
Parpol Usulkan Mobnas Caleg Dikandangkan
POLITIK RM – Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mukomuko, Adrizon N mengusulkan agar mobil dinas (Mobnas) yang dipegang oleh caleg aktif dikandangkan. Baik itu anggota dewan, pengurus PKK maupun keluarga pejabat.
Dikatakan Adrizon bahwa penggunaan mobnas untuk kepentingan kampanye dan sejenisnya adalah pelanggaran pemilu. Adrizon tak menampik bahwa pihaknya di DPRD kerap mendapat sorotan lantaran masih memegang mobnas. Padahal belum tentu tudingan tersebut benar. Tak ingin memperpanjang masalah, Adrizon meminta ketegasan untuk diterapkan aturan penarikan mobnas.
‘’KPU dan panwaslu sebaiknya usulkan ini kepada pemda, kami sepakat mengandangkan mobnas, tetapi harus adil dan menyeluruh. Jangan ada yang dibela dan dilindungi,’’ kata Adrizon.
Ketua DPC PDI Perjuangan, I Wayan Adnyana mengatakan, secara pribadi ia sepakat dengan usulan itu. Namun atas nama partai ataupun kelembagaan  dewan, ia belum berani menyatakan dukungan, sebab perlu dikaji lebih jauh.  Yang paling penting menurut I Wayan adalah, bagaimana menekankan agar tidak ada penyalahgunaan pengunaan mobnas. Disini diperlukan pengawasan yang super ketat,
‘’Kalau secara pribadi saya sepakat, namun atas nama lembaga kita perlu membahas ini secara mendalam,’’ kata Waka II DPRD Kabupaten Mukomuko ini.
Berbeda lagi dengan petinggi Partai NasDem, Gerindra dan beberapa parpol lain, mereka sepakat sepenuhnya dengan usulan pengandangan mobnas bagi  caleg.(jar)

DPD NasDem Matangkan Persiapan Sambut Rio
POLITIK RM – Direncanakan orang nomor dua di DPP NasDem, Patrice Rio Capella akan kembali hadir di Mukomuko dalam waktu dekat setelah pada akhir tahun lalu Rio menghadiri acara Jalan Santai yang diadakan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Mukomuko (RM). Tujuan kedatangannya kali ini dalam rangka menjalankan misi politik menghadapi tanggal 9 April mendatang. Menyambut kedatangan putra asli Bengkulu yang membidik kursi di DPR RI ini, pengurus DPD NasDem Kabupaten Mukomuko tengah mematangkan persiapan.
Satu yang diprioritaskan adalah memastikan lumbung suara Rio dan NasDem umumnya di pedesaan. Agaknya Rio ingin melihat langsung apakah NasDem di Mukomuko benar-benar memiliki kekuatan sebagaimana di daerah lain atau hanya hitungan di atas kertas saja.
‘’Sebelum Rio datang, kami akan turun lebih dahulu melihat pemetaan wilayah suara NasDem di seluruh dapil. Kalau memang memungkinkan setiap desa akan kita datangi,’’ kata Busril.
Busril lebih lanjut mengatakan bahwa sudah menjadi misi NasDem Kabupaten Mukomuko mengantarkan Rio ke DPR RI. Selain dari misi mengantarkan NasDem sebagai pemenang pemilu. Karenanya Busril mengajak seluruh kader dan simpatisan NasDem untuk bergerak maksimal demi tercapainya misi partai.(jar)

Dihadiri Caleg, Rabab Dj Disorot Panwaslu
POLITIK RM – Pagelaran musik tradisional modern di Kelurahan Pasar Mukomuko malam kemarin menjadi catatan Panwaslu Mukomuko. Mereka menilai acara musik yang dihadiri Caleg Demokrat DPR RI, Dian A Syakhroza di rumah  Caleg Demokrat Dapil I untuk kabupaten, Ermawati ini termasuk dalam kategori curi start kampanye.
Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE mengatakan mereka awalnya mendapat laporan adanya pagelaran musik oleh caleg Demokrat, maka langsung mendatanginya. Secara kasat mata, mereka menilai kegiatan tersebut sudah masuk dalam pelanggaran, sebab di sekitar acara dipasang beberapa atribut kampanye dan caleg Demokrat sendiri tampak menghadiri acara itu.
‘’Kami menilai ini adalah bentuk pelanggaran kampanye, akan kita tindak  lanjuti sesuai aturan berlaku. Dihadiri oleh caleg dan juga ada pemasangan alat peraga sekitar lokasi ini,’’ kata Muchtadir didampingi anggotanya, Padlul Azmi, SH.
Pemilik rumah tempat dilangsungkannya acara musik, Sunarto mengaku bukan kampanye. Acara dilakukan di rumahnya sendiri, soal kehadiran Dian menurutnya wajar, sebab istrinya juga seorang caleg Demokrat untuk kabupaten, sedangkan Dian merupakan petinggi dari Partai Nomor 7 ini. Tidak ada ajakan untuk memilih dalam acara tersebut. Soal keberadaan atribut juga tidak lain karena bertempat di rumah pribadinya.(jar)

Yusmardi Keliling Desa ke Desa
POLITIK RM – Keliling dari desa ke desa, menjadi agenda Waka 1 DPRD Kabupaten Mukomuko, H Yusmardi, SH dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, baik untuk diperjuangkan di lembaga legislatif, maupun untuk menjadi bahannya, saat di DPRD provinsi nanti. Selain itu Yusmardi tengah menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk sosialisasi pencalonannya sebagai Caleg DPRD Provinsi Bengkulu, Nomor Urut 1 Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Kabupaten Mukomuko.
Malam kemarin, Yusmardi bertemu dengan masyarakat Desa Bunga Tanjung,  Kecamatan Teramang Jaya. Kehadirannya mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat setempat. Peluang ia untuk didukung pada pemilu mendatang cukup besar. Selain itu Yusmardi juga sudah mendatangi berbagai desa dan akan mengunjungi seluruh desa di Kabupaten Mukomuko untuk menjalin silaturahmi.
‘’Kita sengaja menemui masyarakat dalam rangka membangun komunikasi yang baik dan mencari referensi untuk ke depan. Malam kemarin kita pertemuan di Bunga Tanjung dan juga terus berjalan dalam rangka menjalin silaturahmi,’’ kata Yusmardi.
Yusmardi mengaku banyak mendapat keluhan tentang pertanian dari masyarakat, baik terkait harga yang tidak menguntungkan mereka dan juga persoalan kesulitan lainnya. Ini semua akan menjadi bahan baginya untuk kedepannya, agar masyarakat bisa terbantu.
‘’Kita banyak menemui keluhan terkait dengan harga sawit dan kendala jalan lainnya. Yang jelas semua akan kita perjuangkan kedepannya,’’ tutup Yusmardi.(jar)

Mukomuko 2014 HOT

 
Ditelantarkan, Desi Menangis
AIR RAMI – Sementara bantuan untuk meringankan biaya pengobatan Desi Rahmawati, penderita penyakit lumpuh terus mengalir, penanganan terhadap Desi di RSUP M Djamil, Kota Padang, Sumbar tidak memuaskan. Pengakuan dari keluarga Desi pada Radar Mukomuko (RM), selama di RSUP, mereka merasa ditelantarkan. Sampai-sampai ruang perawatan yang semestinya tertera pada kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kelas 1, pihak rumah sakit tanpa alasan jelas menempatkan Desi di ruang bangsal.
Pihak keluarga lalu memutuskan mengeluarkan Desi dari rumah sakit dan memilih berobat secara alternatif di Painan, Pesisir Selatan (Pessel). Kendati belum juga dapat menjamin kesembuhan Desi, setidaknya pihak keluarga tidak lagi tertekan seperti selama dirawat di RSUP. 
‘’Bahkan Desi sempat menangis selama dua hari karena ditelantarkan oleh pihak rumah sakit. Sehingga saya meminta ketegasan dari pihak rumah sakit. Saat itu pihak rumah sakit menjawab kalau tidak ada alat untuk merawat Desi. Kami memutuskan keluar dari sana (RSUP, red) dua hari yang lalu.  Sempat juga saya katakan, rumah sakit ini memang besar, tapi dalam segi perawatan kecil sekali,’’ sesal Suparman.
Suparman menambahkan, selama ditangani di RSUP, jenis obat yang diberikan ke Desi diperkirakan obat herbal dari luar, bukan obat dari RS.
‘’Kalau JKN sebenarnya berlaku. Tapi pihak RS saja yang tidak bisa bekerjasama. Mulai dari segi obat yang didatangkan dari luar menggunakan obat herbal sehingga kita terpaksa membayar sebesar Rp 415 ribu. Kemudian ruang perawatan, kita ditempatkan di bangsal. Padahal di JKN tertera kelas 1. Daripada menunggu keputusan dari rumah sakit yang tidak kunjung merawat Desi. Saya ini juga malu nantinya jika Desi tidak sampai tidak sembuh. Karena sudah banyak bantuan yang diberikan oleh berbagai pihak. Saya minta doanya dari semua pihak agar Desi dapat sembuh,’’ tutur Suparman.  
Humas RSUP M Djamil, Firdaus dikonfirmasikan belum ada menerima laporan  keluhan dari keluarga pasien atas nama Desi.
‘’Jadi kami berharap pada pihak keluarga untuk menghubungi kami segera agar permasalahannya bisa diselesaikan. Bagi kami pelayanan adalah yang utama,’’ pungkas Firdaus.(nek/dum) 

Pemkab Diminta Tentukan Nasib Honorer K2 Gagal
METRO – Adanya isu dugaan percaloan pada penerimaan CPNS dari jalur honorer Kategori Dua (K2) ditanggapi dingin oleh Bupati Mukomuko, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM. Bup menegaskan bahwa pelaksanaan tes hingga keluar hasilnya murni tanpa campur tangan pihak lain. Jangankan calo, pemerintah daerah saja tidak bisa ikut campur. Mengingat seluruh tahapan ditangani Panselnas dan KemenPAN-RB.
‘’Tidak ada yang lulus tes melalui calo, apalagi sampai bermain uang. Baik itu dari pejabat maupun dari pihak lain,’’ kata Bup kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Terkait tahapan seleksi administrasi yang berdasarkan laporan banyak dugaan kejanggalan, Bup lagi-lagi mempertanyakan mengapa hal itu tidak disampaikan ketika uji publik.
‘’Sekali lagi kami sampaikan bahwa yang meluluskan itu bukan kita. Kalau  masalah berkas persyaratan, itu kan sudah diumumkan di media, tetapi tidak ada persoalan hingga ditetapkan jumlah peserta K2,’’ ungkap Bup.
Secara terpisah, Inspektur Inspektorat kabupaten, A Halim, SE menyatakan kesiapannya menindaklanjuti laporan dugaan kejanggalan pada berkas persyaratan honorer K2. Namun sampai saat ini inspektorat belum ada menerima perintah bupati sebagai dasar pengusutan.
Halim menyebutkan bahwa pihaknya pernah didatangi honorer untuk mengusut persoalan pada seleksi administrasi. Hanya saja laporan yang diterima bersifat lisan, bukan tertulis sehingga tidak bisa ditindaklanjuti.
‘’Kita memang pernah didatangi honorer untuk mengungkap kejanggalan-kejanggalan yang terjadi dalam tes honorer K2. Tetapi itu hanya bersifat lisan saja. Tidak ada dasar untuk menindaklanjutinya. Lebih lagi kami juga belum menerima surat perintah tugas dari bupati,’’ jelas Halim.   
Sementara itu, salah seorang honorer K2 Kecamatan Air Rami yang belum beruntung, Aprizal Ak mengajak kepada rekan-rekannya untuk menyudahi polemik kelulusan. Dengan kata lain, meskipun berat namun Aprizal berusaha menerima dengan ikhlas dan legowo. Sebab dikhawatirkan meruncingnya polemik akan ditunggangi pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan. 
‘’Kita lebih baik menerimanya dengan ikhlas karena semuanya tentu sudah digariskan. Daripada nanti kita malah hanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan-kepentingan tertentu. Toh 178 honorer yang lulus itu juga merupakan teman kita. Dan mungkin sudah merupakan nasib mereka lulus dalam tes kali ini,’’ ujar Aprizal.
Saran Aprizal agar rekan-rekannya yang belum beruntung mempertanyakan apa kebijakan Pemkab Mukomuko terhadap kelangsungan honorer K2. Sebab wacana yang disampaikan pemerintah pusat untuk daerah memikirkan kesejahteraan para honorer, jangan malah diberhentikan.
‘’Yang perlu kita pertanyakan nasib kita yang tidak lulus ini akan seperti apa. Karena sampai saat ini belum ada kejelasan. Sehingga ini perlu mendapatkan ketegasan dari pemda,’’ ungkap Aprizal.
Honorer K2 lain, Armeli Safirin menyampaikan hal senada. Agar pemkab memikirkan masa depan mereka-mereka yang sudah terlanjur mengabdi dan sempat menaruh harapan besar agar diangkat menjadi PNS.
‘’Kita minta kepada pemda tolong diperhatikan nasib kami yang tidak lulus ini akan seperti apa kedepannya. Dan kepada kawan-kawan honorer yang belum beruntung jangan sampai terpancing melakukan aksi yang malah merugikan kita bersama. Kemudian jika memang ada temuan kejanggalan agar dapat menyerahkannya kepada pihak hukum saja,’’ tutup Armeli.(dum)

POLITIK Mukomuko

 
Terbukti Masih Digaji APBD, Caleg PPP Gugur
POLITIK RM – Salah seorang caleg perempuan asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil II untuk DPRD Kabupaten Mukomuko dinyatakan gugur alias Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ia terbukti masih menerima honor dari pekerjaannya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meski namanya masih tercatat sebagai caleg, namun ia dinyatakan sudah tidak sah sebagai peserta pemilu. Jika pada hari pencoblosan caleg bersangkutan memperoleh suara, secara otomatis suara tersebut dinyatakan tidak sah atau hangus.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, Syofia Diana, SE membenarkan digugurkannya salah seorang caleg dari PPP. Itu berdasarkan penyelidikan dari panwaslu dan penelusuran terhadap instansi terkait.  Yang bersangkutan ternyata masih menerima gaji yang bersumber dari APBD.
‘’Sementara ini sudah diputuskan yang bersangkutan TMS, untuk tidak salah memilih, nanti kita akan umumkan melalui pengeras suara di TPS untuk tidak salah. Juga akan dipasang pengumuman di pintu masuk TPS,’’ kata Diana.
Tidak menutup kemungkinan masih ada caleg lain yang bernasib sama, sebab pengawas pemilu dan KPU membuka warga untuk melapor. Meski nama caleg bersangkutan tidak bisa dihilangkan lagi dalam surat suara, karena sudah dicetak, namun ia bisa dinyatakan TMS. Sebab dari awal KPU sudah mengingatkan, caleg yang digaji bersumber dari APBD/APBN harus mundur.
‘’Sejak awal sudah diminta menyerahkan pengunduran diri, kalau masih ditemukan, maka akan dinyatakan TMS,’’ terang Diana.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas,  SH belum bisa menerima pencoretan calegnya tersebut. Mereka masih akan berusaha mempertahankannya sebagai caleg yang sah. Sebab sebelumnya partai sudah berkoordinasi dengan KPU, dimana mereka memiliki bukti baik dari yang bersangkutan maupun KPU jika calegnya melengkapi syarat.
‘’Kami memiliki bukti, jika yang bersangkatan sah sebagai caleg, maka ia berharap KPU tidak mengambil keputusan yang merugikan. Namun kalau memang nanti dinyatakan tidak sah dan harus dinyatakan TMS, maka kita hanya bisa legowo,’’ tutup Masripani.(jar)

Bantuan Ternak Diduga Ditumpangi Oknum Caleg
POLITIK RM – Informasinya di Dapil III, bantuan ternak diduga ditumpangi oknum caleg dari salah satu partai politik. Modusnya, masyarakat diminta membuat kelompok yang beranggotakan 25 orang. Nantinya setiap kelompok akan diberikan sebanyak lima ekor sapi. Sebagai ganti dari itu, kelompok harus memberikan dukungannya pada 9 April mendatang.
Caleg PDI Perjuangan, Gustin ada mendapat informasi itu. Gustin sendiri meragukan jika bantuan ternak bersumber dari parpol atau caleg pribadi. Kuat dugaan bantuan berasal dari pemerintah namun diatasnamakan oknum caleg demi menggalang dukungan.
‘’Kami tidak yakin jika bantuan tersebut dari partai politik, melainkan bantuan pemerintah. Tetapi diberi kepada caleg untuk memanfaatkannya untuk kepentingan politik. Kami mendapat informasi itu dari warga langsung,’’ kata Gustin.
Ia menyayangkan sikap pemerintah yang tidak terbuka dalam mengekspos program-program, termasuk bantuan kepada publik. Akhirnya, oknum caleg yang dekat dengan pemerintah memanfaatkan program untuk kepentingan pribadinya.
‘’Kita jelas sangat kecewa dengan cara ini. Bagaimana nasib parpol dan caleg yang tidak ada ruang untuk menggunakan anggaran pemerintah seperti kami. Kita minta agar pemerintah terbuka. Kepada petugas panwaslu jangan tutup mata, kroscek kebenarannya. Dan kalau terbukti, beri tindakan tegas,’’ tutup Gustin.(jar)

DPD NasDem Matangkan Persiapan Sambut Rio
POLITIK RM – Direncanakan orang nomor dua di DPP NasDem, Patrice Rio Capella akan kembali hadir di Mukomuko dalam waktu dekat setelah pada akhir tahun lalu Rio menghadiri acara Jalan Santai yang diadakan Surat Kabar Harian (SKH) Radar Mukomuko (RM). Tujuan kedatangannya kali ini dalam rangka menjalankan misi politik menghadapi tanggal 9 April mendatang. Menyambut kedatangan putra asli Bengkulu yang membidik kursi di DPR RI ini, pengurus DPD NasDem Kabupaten Mukomuko tengah mematangkan persiapan.
Satu yang diprioritaskan adalah memastikan lumbung suara Rio dan NasDem umumnya di pedesaan. Agaknya Rio ingin melihat langsung apakah NasDem di Mukomuko benar-benar memiliki kekuatan sebagaimana di daerah lain atau hanya hitungan di atas kertas saja.
‘’Sebelum Rio datang, kami akan turun lebih dahulu melihat pemetaan wilayah suara NasDem di seluruh dapil. Kalau memang memungkinkan setiap desa akan kita datangi,’’ kata Busril.
Busril lebih lanjut mengatakan bahwa sudah menjadi misi NasDem Kabupaten Mukomuko mengantarkan Rio ke DPR RI. Selain dari misi mengantarkan NasDem sebagai pemenang pemilu. Karenanya Busril mengajak seluruh kader dan simpatisan NasDem untuk bergerak maksimal demi tercapainya misi partai. (jar)


 Songsong 9 April, Aparat Gabungan Siaga
METRO – Menyongsong puncak Pemilihan umum (Pemilu) tanggal 9 April mendatang, aparat gabungan di Kabupaten Mukomuko yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishubkom, Linmas dan Senkom siaga. Ini terlihat saat digelarnya apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata pengamanan pemilu yang dipimpin Bupati, Drs.H Ichwan Yunus, CPA, MM di halaman mapolres kemarin.
Bup menaruh harapan besar kepada semua pihak yang terlibat di dalam operasi untuk bahu membahu menyukseskan pelaksanaan pemilu hingga usai. Pada kesempatan itu, Bup turut berpesan kepada kontestan pemilu untuk bersaing secara sehat serta berjiwa besar menerima apapun hasil pemilu nanti.
‘’Kita berharap kepada seluruh anggota keamanan yang diterjunkan dalam operasi ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional. Karena pada dasarnya sukses tidaknya pemilu sangat tergantung dengan petugas di lapangan. Berikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat saat menyalurkan hak suaranya untuk menentukan wakil mereka selama 5 tahun kedepan,’’ pesan  bupati.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik mengungkapkan nantinya akan digelar simulasi pengamanan pemilu. Ini untuk memastikan kesiapan para personel dan perlengkapan yang ada menghadapi berbagai situasi. Mengenai pola penempatan personel, kapolres menyatakan pihaknya akan memetakan TPS yang terkategori rawan.
‘’Kalau termasuk kategori rawan, satu anggota akan kita tempatkan mengawal dua TPS. Tapi kalau tingkat kerawanannya tidak terlalu, maka cukup satu polisi mengawal empat TPS. Kita sama-sama berharap semoga pelaksanaan pemilu di daerah kita ini berjalan dengan aman dan lancar,’’ tutup kapolres yang sudah berpengalaman bertugas di daerah konflik ini.(jar)

Dian Optimis Menang di Mukomuko
METRO – Pada Pemilu 2009 lalu, Dian A Syakhroza terpilih sebagai peraih suara terbanyak dari Partai Demokrat untuk DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu. Kabupaten Mukomuko, termasuk salah satu daerah basisnya, dengan dibuktikan perolehan suara teratas dan membawa Demokrat menjadi partai pemenang pemilu. Nah pada tanggal 9 April nanti, anggota Komisi 9 DPR RI ini, optimis mampu mempertahankan kemenangan seperti yang diraih sebelumnya.
Dikatakan Dian, Mukomuko sudah begitu dekat dengan dirinya, ia juga sudah membuktikan kiprahnya selaku wakil rakyat dengan membawa perubahan jalan-jalan utama di Kabupaten Mukomuko ini dan di wilayah lain di Provinsi Bengkulu. Termasuk pemerataan listrik juga bagian dari jerihnya sebagai wakil rakyat dengan dibantu sang suami.
‘’Harus optimis, bagi saya basis kita tidak terbatas, termasuk di Mukomuko saya menang. Kami berusaha memberi yang terbaik bagi masyarakat dengan tidak banyak janji. Sayangnya saya belum bisa memperjuangkan peningkatan jalan di kawasan transmigrasi. Ini menjadi PR kita ke depannya,’’ kata Dian.
Selama berada di Mukomuko, Dian juga membantah melakukan kampanye. Ia lebih  menjalankan misi sebagai anggota DPR RI, dan juga bersosialisasi untuk menyukseskan pemilu. Sebagai incumbent, Dian lebih banyak bicara soal bukti dan menampung aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di DPR RI. Ia juga mengklaim, dari sekian banyak program pusat yang dikucurkan ke daerah,  Mukomuko yang paling banyak dibantunya.
‘’Saya tidak memberi janji, melaikan memberi bukti kepada masyarakat, banyak program pusat yang kita sosialisasikan dan diusahakan bisa masuk ke Mukomuko. Bapak bupati biasanya menghubungi kami untuk membahas soal program yang bisa ditarik ke daerah,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 17 February 2014

Mukomuko Politik 2014

Politisi Teramang Pecah Kongsi
POLITIK RM – Eri Zulhayat, SE yakin kesalahan pada specimen surat suaranya tidak berdampak banyak. Terkait dengan tindakan yang diambil pihak Pengawas pemilu, juga ia tidak ragu. Sebab kesalahan bukan di sengaja, selain itu surat suara ini hanya specimen bukan yang sebenarnya. Disisi lain Drs. Arnadi Pelam mengaku kecewa dengan hal ini dan ia merasa dirugikan. Pertanyaannya, apakah hubungan dua politisi asal Teramang Jaya  ini retak dan pecah kongsi?
Dikatakan oleh Eri, kesalahan bisa saja terjadi. Ia sekali lagi menegaskan itu bukan unsur kesengajaan. Ia juga tidak membagikan specimen  itu kepada pendukung Arnadi melainkan kepada pendukungnya sendiri untuk memudah bersosialisasi. Juga Eri tidak pernah menyebut-nyebut nama dan nomor urut caleg lain saat melakukan kampanye.
‘’Saya tegas itu bukan kesengajaan, surat suara itu bukan sebebar yang digunakan untuk pemilihan melainkan contoh yang saya buat untuk memudahkan pendukung saya saja, ini sudah terlanjur, soal panwas ada pendapat lain silakan saja,’’ kata Eri.
Arnadi sendiri mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Mau tidak mau perubahan nomor urutnya pada lembaran kampanye caleg lain merugikannya. Ia menyerahkan semua ini kepada petugas pemilu yang berwenang. Arnadi juga mengaku didesak oleh timnya untuk menindak lanjuti kejadian. Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko ini, berharap caleg tidak menjatuhkan caleg lain saat kampanye.
‘’Mau tidak mau, kesalahan ini membuat kita khawatir dan dirugikan, meski kawan-kawan mendesak untuk melawan, saya tetap menyerahkan kepada petugas yang berwenang. Kita berharap sama-sama caleg bersaing sehat,’’ tegasnya.
Ketua KPU Mukomuko, mengaku belum mengetahui pasti, ia juga membaca melalui media adanya surat suara tersebut. Yang jelas untuk surat suara resmi dari KPU sampai sekarang belum diturunkan. Untuk kejadian ini diserahkan pada pengawas pemilu.
‘’Kalau dengan KPU belum ada laporan, yang jelas surat suara resmi dari KPU sejauh ini belum diturunkan,’’ tutup Dawud.(jar)
     
212 Pemilih Masuk DPT Khusus
POLITIK RM – Setidaknya hingga kemarin sebanyak 212 pemilih terdaftar  sebagai pemilih khusus untuk Pemilu 2014. Mereka terdiri dari masyarakat yang sudah masuk kategori memiliki hak mencoblos dalam pemilu namun tidak termasuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Diperkirakan jumlah pemilih khusus ini terus akan bertambah, sebab seiring dengan revisi dilakukan Komisi pemilihan Umum (KPU) beberapa pemilih yang diragukan dan ganda dicoret dari DPT.
Rincian lokasi pemilih yang masuk dalam DPT khusus sementara ini, dari Kecamatan Pondok Suguh 5 jiwa, Sungai Rumbai 79, Ipuh 56 jiwa, Air Manjuto 15, Teras Terunjam 20, Kota Mukomuko 31 orang dan Kecamatan Malin Deman sebanyak 2 orang. Proses pendataan masih terus berlangsung oleh PPS dan PPK di lapangan.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Khairanzar, SE membenarkan bahwa  pemilih khusus besar kemungkinan terus bertambah. Sebab hingga menjelang pemilihan, pendataan terus dilakukan, masyarakat yang tercicir dari pendataan ulang berpelung bergabung dengan pemilih khusus. Warga yang masuk dalam DPT khusus itu, paling lambat dilaporkan H-14 pemilu. Mereka itu, katanya, sebelumnya harus didata terlebih dahulu supaya memenuhi persyaratan, kemudian dilengkapi dengan keterangan dari ketua Rukun Tetangga (RT) atau kepala desa.
 ‘’Jumlah yang ada sekarang baru sementara sesuai dengan laporan dari PPK, proses penelusuran pemilih akan terus berlanjut sampai waktu yang ditentukan. Maka masyarakat yang baru pindah atau merasa belum mendaftar dapat melapor ke PPK setempat,’’ kata Khairanzar.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag memberikan tanggapannya dimana masyarakat yang sudah cukup umur berhak menggunakan hak suaranya, selagi tidak dicabut hak pilihnya. Namun KPU juga menghindari angka golput yang besar, dengan memastikan setiap data pemilih benar-benar ada dan tidak ganda. Maka bagi mereka yang belum masuk DPT atau bermasalah, menetapkan pemilih khusus merupakan solusinya.
‘’DPT Khusus ini antisipasi ada masyarakat yang tidak terdaftar, KPU berusaha semua bisa memilih dan menghindari data ganda untuk mengurangi angka Golput,’’ tutup Dawud.(jar)

Nelayan Kompak Dukung Demokrat
POLITIK RM – Di tahun politik ini baik parpol maupun caleg berlomba-lomba menyebarkan atribut apapun jenisnya ke semua lokasi. Pantauan Radar Mukomuko (RM) di pantai Bantal, Teramang Jaya, atribut partai yang paling banyak terpasang pada kapal nelayan adalah milik Partai Demokrat.
Salah seorang tokoh nelayan Pasar Bantal, Munzilin diminta tanggapannya mengakui jika bendera Demokrat paling banyak dipasang pada kapal-kapal nelayan. Satu kapal bisa memasang empat bendera dengan ukuran bermacam-macam. Selain bendera Demokrat juga terlihat bendera parpol lainnya, seperti PAN, PKPI dan juga PDI Perjuangan.
‘’Hampir seluruh kapal nelayan memasang bendera parpol saat melaut, untuk Pasar Bantal paling banyak dikibarkan nelayan itu bendera Demokrat, bendera parpol lain juga ada,’’ kata Munzilin.
Apakah ini berarti Demokrat yang didukung nelayan? Selaku salah seorang yang dituakan dalam kelompok nelayan, eks Kades Pasar Bantal ini enggan memperkirakan terlalu jauh. Bisa jadi pemilik kapal tersebut benar-benar memberi dukungan atau hanya sekedar hiasan kapal saja. Sebab pada dasarnya untuk saat ini semua caleg pernah mendatangi para nelayan setempat.
‘’Kalau dukungan kepada siapa saya tidak tahu, bisa jadi yang pasang Demokrat benar-benar mendukung Demokrat, begitu juga untuk partai lainnya. Yang jelas caleg yang bertemu dengan nelayan tidak satu, dari seluruh partai ada,’’ paparnya.
Salah seorang caleg Demokrat, Drs. Arnadi Pelam diminta tanggapannya juga enggan terlalu membesar-besarkan parpol Nomor Urut 7 ini. yang jelas siapa saja yang meminta atribut selalu ia berikan, soal mereka mau pasang dimana bukan masalah, asal tidak disalahgunakan. Namun demikian, ketua DPRD Mukomuko ini, yakin mendapat dukungan pada 9 April mendatang.
‘’Intinya, mereka tidak mungkin pasang bendera Demokrat kalau tidak menyukainya, soal mereka kibarkan dimana saja terserah selagi tidak melanggar dan salah guna,’’ ungkap Arnadi.(jar)

Yusmardi: Lah Basamo Insya Allah Jadi
POLITIK RM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mukomuko, H Yusmardi, SH mengajak masyarakat untuk bersama (besamo red). Dengan kebersamaan akan terwujud masyarakat yang tentram, pembangunan merata dan kemenangan yang diinginkan. Menurutnya jika sudah bersama-sama Insya Allah tujuan akan tercapai dengan baik.
Dijelaskannya, kebersamaan merupakan faktor penting dalam menciptakan kekuatan dalam masyarakat. Kuat secara persatuan, perekonomian dan pembangunan juga dengan mudah bisa dicapai. Maka selaku caleg PAN nomor urut 1 DPRD Provinsi Dapil Mukomuko, Yusmardi selalu mengingatkan warga agar terus menjalan kebersamaan sesama.
‘’Kalau lah basamo insya allah jadi, sebab kebersamaan dalam masyarakat menentukan suksesnya segala hal. Baik hubungan sesama terjalin, masyarakat menjadi kuat dan pembangunan juga mudah untuk dicapai,’’ paparnya.
Lanjutnya, sebagai tokoh masyarakat dan juga wakil rakyat, sejak awal Yusmardi selalu menyuarakan kebersamaan pada masyarakat. Dalam praktiknya, bersama masyarakat Yusmardi membangun pertanian dan pengembangan berbagai usaha kecil lainnya. Termasuk maju sebagai caleg DPRD provinsi merupakan usulan bersama dari masyarakat untuk dirinya.
‘’Kita berusaha bersama masyarakat untuk menuju kedepan yang lebih baik lagi, mudahan melalui kebersamaan ini, kami bisa dipercaya sebagai wakil rakyat di Provinsi Bengkulu,’’ tutup Yusmardi.(jar)

Belum Bertarung, Caleg PKPI Pesimis 
POLITIK RM – Tak siap dengan ketatnya persaingan dan tingginya ongkos politik, membuat salah seorang caleg Partai Keadilan Pembangunan Indonesia (PKPI) Daerah Pemilihan (dapil) 1 Kabupaten Mukomuko, Gustiadi Badi, SH pesimis untuk memenangi pemilu. Ia menilai pemilu saat ini bukan lagi ajang untuk mencari wakil rakyat yang berkompeten dan mampu membela masyarakat, melainkan sudah mengarah kepada tes kekayaan antar caleg di hadapan masyarakat.
Dikatakan Badi, awalnya ia bersemangat untuk menghadapi pemilu dengan total dan memasang target menang. Namun melihat arah persaingan sudah tidak stabil dan berubah arah, maka ia lebih baik santai. Pesimisnya Badi   bukan bermakna mundur dan tidak berharap untuk mendapat dukungan, namun Badi memastikan tidak akan meniru pola caleg yang lain, dengan mengerahkan segenap materi dan relasi untuk duduk di kursi dewan.
‘’Saya jujur saja, kalau perlombaan antar caleg lebih kepada umbar kekayaan, umbar janji saya tidak bisa mengikuti itu, sebab makna kampanye bagi saya bukan demikian adanya. Tetapi lebih menawarkan program dan kesiapan membela masyarakat. Selain itu, prinsip saya adalah berbuat, berbuat dan berbuat. Apapun yang bisa saya lakukan untuk masyarakat akan saya lakukan,’’ kata Badi.
Ia siap mengabdi sepenuhnya kepada rakyat, jika masyarakat menginginkan dia jadi wakil rakyat. Namun kalaupun tidak sebagai wakil rakyat, aktivis hukum dan sosial ini menyatakan akan terus bersuara dan melakukan pengawasan melalui gerakan yang sudah sejak lama ia lakoni. Pesannya, kalau masyarakat menginginkan perubahan yang lebih baik dan memiliki wakil yang bisa jadi tempat untuk menyandarkan harapan, jangan memilih dengan alasan uang dan pemberian. Tetapi pilih wakil rakyat yang punya potensi dan kemampuan.
‘’Wakil rakyat harus punya kemampuan dan memahami berbagai hal, selain itu punya kemampuan menyuarakan aspirasi masyarakat. Alangkah buruknya nasib kita kalau wakil rakyat tidak mampu berbicara cerdas di depan forum,’’ tutup pria yang sempat bergelut di dunia bisnis dan berlanjut ke dunia LSM ini.(jar)

Polres Siap Kawal Pesta Demokrasi
POLITIK RM – Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik menyatakan kesiapan jajarannya dalam mengamankan Pesta Demokrasi yang puncaknya pada tanggal 9 April mendatang. Kendati dililit minimnya anggaran dari pusat, namun mantan Kasat Tipikor Polda Bengkulu itu akan mengerahkan kemampuan terbaiknya demi terselenggaranya pemilu yang aman, jujur dan adil.
Untuk membantu pengamanan oleh petugas linmas, kapolres berencana akan menyiagakan anggotanya setidaknya satu personel untuk mengamankan dua  hingga empat TPS. Ini mengingat keterbatasan jumlah personel kepolisian. Adapun personel yang ditugaskan mengenakan seragam lengkap. Selain mengandalkan personel polres, Brimob yang bermarkas di Padang Gading Kecamatan Sungai Rumbai juga akan disiagakan. Terutama saat moment penghitungan suara.
‘’Polisi dalam pengamanan pemilu akan total. Ini adalah pestanya rakyat, tanggungjawab kita menjaganya agar berlangsung dengan aman dan tertib. Personel yang diturunkan sudah melalui tahapan pelatihan dan menguasai daerahnya. Kita sama-sama berharap pemilu di daerah kita berlangsung aman dan sukses,’’ tutup kapolres.(jar)

Caleg PPP Dibantu Ribuan Atribut
POLITIK RM – Kemarin, semua caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mukomuko mendapat jatah atribut, berupa bendera, kaos, striker dan juga kalender. Ribuan atribut ini bantuan dari partai untuk melancarkan kegiatan kampanye para caleg di lapangan. Jumlah ini belum seluruhnya, sebab rencananya sesuai kebutuhan atribut akan dikirim kembali dalam waktu dekat.
Disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengatakan atribut yang datang belum seluruhnya, bendera yang baru sebanyak 5 ribu lembar dan stiker serta kalender masing-masing sekitar 500 lembar. Untuk kaos sebagian sudah masuk dan separonya menyusul. Semuanya gratis untuk caleg, sebab bantuan dari partai.
‘’Alhamdulillah untuk bantuan atribut dari partai sudah datang, masih ada yang menyusul, ini tujuannya untuk mempermudah caleg bersosialisasi di tengah masuarakat,’’ kata Masripani.
Targetnya, sebagian besar wilayah Mukomuko akan dihijaukan dengan spanduk PPP mulai dari sekarang. Maka kepada caleg diminta betul-betul memanfaatkan dan menggunakan atribut yang diberikan dengan maksimal. Sebab sewaktu-waktu, pimpinan partai dari Bengkulu dan pusat bisa saja datang mengecek keseriusan para caleg PPP.
‘’Kita akan berusaha maksimal, maka semua kawan-kawan kita minta menggunakan setiap atribut secara baik dan tepat. PPP harus bisa keluar sebagai pemenang pemilu dengan target 1 fraksi di DPRD Mukomuko dan menjebolkan calon provinsi serta pusat,’’ kata Muspani.
Sekjen DPC PPP, Frengky Janas, juga membenarkan untuk kaos dari partai dalam tahap pengiriman sebanyak 1 truk. Diperkirakan dalam waktu dekat akan datang. Kepada caleg diminta menjemput atribut yang sudah ada di sekretariat dan segera menggunakannya. PPP harus mampu bersaing dengan partai mana saja, dengan target tidak muluk-muluk, yaitu 1 dewan per dapil.
‘’Kita pasang target menang, namun tidak muluk-muluk, satu kursi per dapil sudah cukup. Maka kawan-kawan harus maksimal, apalagi dengan dibantunya atribut oleh partai,’’ tutupnya.(jar)

Yusmardi Mendukung Pembangunan
POLITIK RM – Waka 1 DPRD Kabupaten Mukomuko, H Yusmardi, SH mendukung dan konsisten memperjuangkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat. Baginya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mensejahterakan rakyat. Maka harus digunakan sebaik-baiknya hingga dapat bermanfaat secara tepat.
Selaku anggota dewan yang sudah menjabat selama 10 tahun, caleg PAN untuk DPRD Provinsi Bengkulu Nomor Urut 1 ini, mendukung pemerintah dalam pembangunan. Menurutnya pembangunan harus disukseskan secara bersama-sama. Ia juga konsisten memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat, terutama bagi petani, nelayan dan masyarakat pedesaan.
‘’Kita mendukung pembangunan oleh pemerintah dan berjuang membela masyarakat untuk penggunaan APBD tepat sasaran dan benar-benar dilakukan secara maksimal,’’ kata Yusmardi.
Lanjutnya, yang lebih penting lagi pembangunan harus dilakukan merata dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Wujud dukungannya, disela-sela kesibukannya membahas aspirasi masyarakat, ia juga rutin terjun langsung meninjau  proses pembangunan dan mendikte setiap keperluan warga untuk kelancaran semua aktivitasnya. Maju sebagai caleg PAN Nomor 1 DPRD Provinsi Dapil Kabupaten Mukomuko, merupkan wujud dari tekad Yusmardi  untuk terus berbuat.
‘’Kita akan terus berusaha, setiap aspirasi masyarakat tercapai dengan baik. Saya berusaha untuk menarik APBD Provinsi Bengkulu ke Kabupaten Mukomuko jika nanti dipercaya menjadi anggota DPRD provinsi,’’ tutupnya.(jar)