Friday, 7 March 2014

Mukomuko New 2



4 Orang PSK dan 3 Pria Hidung Belang Diangkut
Lagi, Polsek Lubuk Pinang Bongkar Tempat Esek-Esek
24 JAM LUBUK PINANG – Untuk memberi rasa nyaman bagi masyarakat, jajaran Polsek Lubuk Pinang terus bergerak. Jika sebelumnya Polsek bersama anggotanya menutup sebuah Kafe yang diduga meperjualbelikan miras dan menyediakan wanita penghibur. Kemarin giliran tempat urut tradisional yang digrebek. Alhasil 4 orang wanita diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan 3 laki-laki hidung belang berhasil diamankan. Termasuk seorang mucikarinya diangkut ke Mapolsek Lubuk Pinang. Adapun lokasi tempat diduga mesum berkedik urut tradisional ini, di Desa Lubuk Pinang atau pinggir jalan menuju salah satu pabrik CPO setempat.
Masing-masing yang diamankan tersebut, Ri (40), Ye (25) dan Mi (26) ketiganya mengaku asal Kota Bengkulu dan Sa (26) dari Seluma. 3 Pria hidung berlang yang digrebek bersamaan adalah R, (28) dari Silaut, I (26) dari Kecamatan XIV Koto, dan M (35) dari XIV Koto. Sedangkan pria yang diduga sebagai Mucikari berinisal Mu Warga Sungai Serik.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Lubuk Pinang Iptu. I Mades Indra Wijaya, SH membenarkan, penggerekan dilakukan malam kemarin sekitar Pukul 21.30 WIB. Aksi ini berawal dari laporan warga yang merasa resah atas keberadaan tempat urut tradisional tersebut. Terang saja, saat anggota tiba di TKP, ditemukan 4 wanita diduga PSK tersebut dan 3 pria hidung belang. Mereka tidak bisa mengelak lagi, bahkan salah satu pasangan diketahui tengah berduaan dalam sembuah ruangan. Rencananya 4 wanita ini akan dikembalikan ke tempat asalnya, sedangkan para pria hidung belang ini akan diserahkan kepada keluarganya. Sementara mucikarinya akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
‘’Dari pengakuan salah satu wanita itu, sekali main tarifnya berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Sebagian dikasihkan ke mucikari dan sebagian lagi sebagai jasa pelayanan. Untuk mucikarinya akan kita laukan proses hukum. Kita jerat dengan pasal 296 sub pasal 506 KUHP. Dengan ancaman 1,4 tahun,’’ terang Made.
Ketua karang taruna Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Andun mengakui jika tempat pijat plus-plus tersebut sudah ada sejak lama. Namun selama ini tidak pernah tersentuh oleh aparat. Keberadaan pijat tradisional ini juga sangat meresahkan warga. Maka atas pengerebekan ini, masyarakat sangat mengapresiasi kinerja Kapolsek Lubuk Pinang yang baru.
‘’Kalau tempat pijat yang ada di Lubuk Pinang itu sudah ada lebih dari 8 tahun. Sebelum kafe didirikan tempat pijat itu sudah ada. Sekarang juga ada satu lagi yang baru buka,’’ pungkas Andun.(dul)

Dinsosnaketrans Janji Sambangi Sulimin
24 JAM XIV KOTO – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans) berjanji segera mendatangi, rumah Sulimin (57) yang menderita stroke. Tujuannya untuk meninjau dan mencari informasi falid mengenai kondisi korban dan keluarganya. Tak menutup kemungkinan pemerintah daerah akan membantu Sulimin dan keluarga sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Mukomuko, HM.Badri Rusli, SH mengatakan, mereka ingin melihat langsung kondisi Sulimin dan kehidupan mereka. Banyak program pemerintah yang bisa membantu warga miskin yang menderita sakit yang bisa diberikan kalau memang dibutuhkan. Selama ini dinas belum mengetahui adanya penderita stroke sebagaimana yang diinformasikan media.
‘’Besok atau lusa, paling lambat senin kami akan datang langsung ke rumah Sulimin. Untuk mengetahui kondisinya, setelah itu baru diketahui apa yang bisa diperbuat pemerintah,’’ ungkap Badri.
Anak sulung Sulimin, saat ditemui ditempat kerjanya, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Demi membantu keluarga, gadis yang baru saja menamatkan SMP ini berencana segera menikah. Harapannya setelah menikah dapat membantu keluarganya termasuk untuk mengobati bapaknya yang sakit. Ia dan keluarganya sangat berharap pemerintah atau ada dermawan yang bisa ikut membantu kemalangan keluarganya ini.
‘’Sekitar 10 hari lagi, Saya akan segera bertunangan, pernikahannya direncanakan awal tahun ini,’’ ungkap gadis berkulit hitam manis ini.
Untuk diketahui sebelumnya, Sulimin sejak 5 bulan lalu, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah. Sulimin hanya bisa berbaring di tempat tidurnya, badannya tak bisa digerakkan bahkan suaranya sulit keluar. Namun ia tak henti mengeluarkan air mata, karena melihat kondisi keluarganya dan anaknya yang harus putus sekolah.(dul)

Bina Keluaga untuk Wujudkan Penduduk Berkualitas 

//Novizar : Kita Libatkan Banyak Unsur
METRO – Persoalan kependudukan tidak hanya sebatas pengendalian jumlah penduduk.  Yang tak kalah pentingnya, bagaimana meningkatkan kualitas penduduk itu sendiri. Untuk itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKKB-PP) Kabupaten Mukomuko, punya rencana besar kedepannya. Berbagai program untuk mewujudkan penduduk berkualitas ini akan dilaksanakan sesuai Instruksi Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA MM dan program yang dilaksanakan secara nasional.
Kepala BKKB-PP Kabupaten Mukomuko, Drs. Novizar Eka Putra menerangkan, beberapa waktu lalu mereka sudah melakukan rapat koordinasi dan mendapat bimbingan dari BKKB Provinsi Bengkulu. Secara keseluruhan program pemerintah kedepan untuk kependudukan ini, adalah bagaimana meningkatkan kualitas keluarga. Banyak program kedepan akan dilakukan untuk mewujudkannya. Penduduk yang hebar berasal dari keluarga yang kuat, maka target utama adalah bagaimana membangun keluar yang baik. Untuk melaksanakan semua ini, Novizar mengaku tidak mungkin bisa bekerja sendiri, butuh peran besar dari banyak lembaga, terutama TP-PKK, unsure kesehatan, kelompok pemerhati rumah tangga, lembaga pendidikan, dan lembaga lainnya, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.
‘’Meningkatkan kualitas penduduk itu sangat penting, sesuai petunjuk kami berusaha melakukan yang terbaik. Pada dasarnya jauh sebelum itu, kami sudah punya wacana yang sedemikian, maka sesuai perintah bapak bupati, kami yakin bisa melakukannya,’’ kata Novizar.
Penekanan untuk giat KB dan Vasektomi serta program keluarga lainnya. BPJS merupakan salah satu wujud untuk meningkatkan kualitas penduduk, dimana kedepan program KB dibebankan pada BPJS. Sebab langkah awal mewujudkan penduduk yang baik adalah dengan meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat akan menjalan fungsinya dengan baik. Diantaranya fungsi keorganisasian, fungsi sosial, fungsi budaya, fungsi pembangunan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lainnya.
‘’Kalau semua ini berjalan kami yakin, kemajuan yang diidamkan tercapai dengan baik. Untuk mencapai ini kami akan melakukan beberapa langkah awal, pertama perlu persiapan tenaga yang profesional. Juga peran serta dari ketua PKK yang selama ini aktif di masyarakat terutama menyangkut dengan perempuan atau rumah tangga sangat besar, dan kita akan masuk melalui berbagai kegiatan lain dan kelompok masyarakat, sebab semua kita punya peran,’’ tutupnya.(jar)

Andalkan Tetangga, Anak Putus Sekolah

//Penderita Stroke Butuh Perhatian
XIV KOTO – Dengan maksut ingin merubah nasib, 3 tahun silam, Sulimin (57)bersama anak dan istrinya, meninggalkan kampung halaman mereka Bangka Belitung (Babel). Ia pindah ke Mukomuko, tepatnya di Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto. Namun tampaknya, harapan itu belum terwujud. 5 bulan lalu, tulang punggung bagi istri dan 3 orang anaknya ini, divonis menderita stroke. Jangankan untuk mencari nafkah, pria malang ini, sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan pemberian dari tetangga dan dibantu hasil kerja anak sulungnya Mutia (18) yang terpaksa putus sekolah.
Saat Crew Radar Mukomuko mengunjunginya, Sulimin tampak terbaring lemah di atas tempat tidur lusuh dalam rumah dengan Didampingi istri dan anak bungsunya. Ia tak henti mengeluarkan air mata melihat kondisi keluarga dan 3 anaknya terpaksa putus sekolah.
Istrinya, Sularni (48) mengakui sekarang suaminya tidak bisa bergerak dan bicara. Ia bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa, sebab sejak awal hanya suaminya yang mencari nafkah. Untuk makan, mereka hanya mengandalkan pemberian tetangga dan mengandalkan anaknya yang baru saja tamat SMP dan terpaksa putus sekolah untuk bekerja.
‘’Kalau mengandalkan gaji anak saya tidak cukup untuk menghidupi 5 orang. Kadang ada tetangga yang memberikan satunan dan beras. Kalau sedang tidak ada kami harus menahan lapar,’’ ungkap Sularni.
Saudara korban Suroso juga mengaku sangat terpukul melihat kondisi Sulimin. Rumah yang ditepatinya juga dibangun oleh warga secara gontong royong.
‘’Selama tiga tahun di sini, Kakak saya hidup menumpang di rumah warga. Rumah yang ditempati saat ini juga dibangun atas gotong-royong warga. tanah yang ditempati ini juga numpang,’’ ujar Suroso.
Kades Dusun Baru Pelokan, Suryadi membenarkan penderitaan yang dialami oleh warganya. Kondisi korban sangat butuh bantuan. Anak-anaknya terpaksa putus sekolah lantaran kondisi tersebut. Pemerintah desa telah mengupayakan pengobatan di RSUD Mukomuko. Namun setelah 15 hari menjalani perawatan tidak ada perubahan. Karena terbentur biaya hidup di rumah sakit, pihak keluarga memutuskan untuk dibawa pulang.
‘’Yang menjadi masalah saat ini adalah biaya hidup sehari-hari, lebih banyak mengandalkan pemberian tatangga. Untuk pengobatan meminta bantuan orang pintar. Kalau saya ke sana Pak Sulimin hanya bisa menagis,’’demikian Suryadi.(dul)

Politik Ringan Mukomuko


Kampanye Terbuka Bakal Sepi
POLITIK RM – Agaknya harapan pemilu lebih meriah, saat berlangsungnya pemilu terbuka mulai (16/3) tidak akan ditemukan. Paslanya beberapa parpol isunya memastikan diti tidak akan menggelar kampanye terbuka secara besar-besaran. Mereka hanya menggelar rapat atau menyerahkan kepada masing-masing caleg untuk menggelar kegiatan yang diinginkan pada jadwal yang diberikan KPU.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Mukomuko, Hermansyah, M.Kom mengatakan untuk melaksanakan kampanye terbuka mereka belum ada kepastian. Yang jelas dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat lebih dahulu dengan pengurus dan sejumlah caleg Hanura. Pembahasannya mengenai persiapan menghadapi kampanye terbuka tersebut.
‘’Kita akan rapat dulu dengan kawan-kawan, kemana arahnya nanti, namun untuk kampanye besar – besaran kemungkinan tidak, kalau dibutuhkan kami hanya melaksanakan pawai bersama menelusuri perkampungan masyarakat, lewat berbagai kegiatan,’’ kata Hermansyah.
Lebih lanjutnya ketua Komisi III DPRD Mukomuko ini menerangkan, kampanye terbuka dengan dipusatkan di suatu tempat, dinilai tidak wakili daerah lainnya. Karena Mukomuko terbagi dalam beberapa wilayah pemilihan dan kecamatan. Ada kemungkinan setiap dapil diberi kebeban mengadakan kampanya terbuka sesuai keinginannya.
‘’Di Mukomuko kami hanya dapat jatah kampanye sehari saja, maka nanti kita serahkan kepada caleg, kalau memang akan mengadakan kegiatan di dapil masing-masing dipersilahkan,’’ lanjutnya.
Petinggi PAN, H. Syamsuri Rustam, ST yang nyaleg di Dapil III nomor urut 1 juga belum bisa memastikan, apa saja kegiatan dalam kampanye terbuka mendatang. Yang jelas ada kemungkinan dilakukan kampanye terpusat di setiap dapilnya. Sebab saat kampanye dilakukan, caleg dari pusat, seperti Marissa Haque akan hadir di Mukomuko bersama tim pemenangannya.
‘’Kami kemungkinan ada kampanye, namun dipusatkan di dapil masing-masing, entah gabung semua caleg atau ada kebijakan lain kita belum bisa pastikan,’’ tutupnya.(jar)



Saksi NasDem di Bekali
POLITIK RM – Untuk menjami dan memastikan suara NasDem aman pada pemilu 9 April mendatang, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Mukomuko akan menggelar pelatihan saksi. Pelatihan akan dilangsungkan secara merata per kecamatan, yang langsung dipandu oleh tim dari DPD NasDem Kabupaten Mukomuko. Setiap TPS NasDem menyiapkan 1 saksi resmi begitu juga untuk PPK dan KPU masing-masing satu orang saksi.
Sekjen NasDem Mukomuko, Musfar Rusli mengatakan sekarang mereka lagi menyiapkan segala sesuatu untuk melaksanakan pelatihan saksi. Sesuai anjuran dari DPP, saksi NasDem harus betul-betul siap dan mempu mengemban amanah yang diberikan. Maka agar ada konsentarasi dalam menghadapi pelatihan, mereka akan langsung turun ke setiap kecamatan. Untuk tempatnya sudah dikoordinasikan kepada pengurus masing-masing kecamatan.
‘’Pelatihan per kecamatan rasanya lebih baik, saksi yang kita siapkan cepat memahami dan kita juga bisa lebih leluasa. Sebab kita dianjurkan memiliki saksi yang betul-betul siap dengan tanggungjawabnya,’’ kata Musfar.
Lanjutnya, untuk saksi sudah disiapkan secara keseluruhan, selain saksi resmi juga NasDem menyiapkan koordinator saksi setiap desanya. DPD juga akan rutin melakukan pemantauan langsung ke lapangan terutama saat pemilihan dan penghitungan suara. NasDem ingin membentuk pemilu dengan adil dan sejujur-jujurnya.
‘’Kita membantu tugas KPU dan panwaslu untuk menciptakan pemilu yang adil dan jujur. Caranya menyiapkan tim yang siap mengawal jalannya pemilu 2014 nanti,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem, Busril menambahkan keberadaan saksi bagi NasDem sangat penting dan mereka punya tugas cukup berat. Selain untuk memenangkan, mengawal suara parpol juga punya tugas menyukseskan pemilu membantu KPU dan panwaslu. NasDem menargetkan menang dengan cara yang baik dan jujur, tidak dibenarkan memenangi pemulu dengan cara hitam.
‘’Kami parpol yang ingin menang dengan cara yang jujur dan adil, maka semua kita siapkan dengan matang,’’ tutupnya.(jar)

Jangan Menerima Uang Celeg
POLITIK RM – Pesan dari salah seorang tokoh Mukomuko yang juga adalah seorang pejabat tinggi di lingkungan pemerintahan Pemprov Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian. Masyarakat jangan menerima uang dari caleg yang siap bayar. Karena selain merusak demokrasi juga tindakan tersebut merupakan bagian dari kejahatan missal. Apalagi ada ungkapan “Ambil uangnya, jangan pilih orangnya”.
Dikatakan sosok yang digadang-gadangkan sebagai Bupati Mukomuko kedepan ini, masyarakat harus belajar jadi pemilih yang baik dan jujur. Jangan menerima uang dari caleg untuk mengharap pilihan, apalagi setelah ambil uang caleg bersangkutan tidak dipilih. Pemberian tersebut sebagai kejahatan politik, merusak demokrasi dan sisi agama juga adalah di larang.
‘’Jujurlah kita dalam menggunakan hak pada pemilu, jangan menerima pemberian caleg yang tujuannya minta dipilih, sebab itu bagian dari kejahatan demokrasi. Pilih caleg dengan tujuan untuk memberi kepercayaan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke depan,’’ kata Edi.
Lanjutnya, pemilu tujuannya untuk mencari wakil yang berkualitas, karena dewan punya peran besar untuk mensejahterakan rakyat dan pengaturan pembangunan. Kalau orang yang dipilih tidak berkompeten, maka berdampak dengan masa depan daerah. Apalagi caleg yang duduk sudah mengeluarkan dana besar, kerugian bagi masuarakat dan daerah 5 tahun ke depan.
‘’Ada peluang mereka yang duduk karena membayar untuk membohongi rakyat, selain itu perbuatan itu salah. Pikirkan masa depan rakyat dan daerah dalam menetapkan pilihan, kami dalam ini tidak memihak kemana-mana, tetapi lebih mementingkan masa depan bagi kita semua,’’ tutupnya.(jar)

Jon Ramadahan Caleg PKB DPR RI
//Dari Dusan Untuk Desa
POLITIK RM -  Jhon Ramdahan, SH caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu asal PKB nomor urut 1, sejak beberapa hari lalu turun ke desa-desa hingga ke dusun menemui masyarakat. Staf kementrian pembangunan Daerah tertinggal ini, selain dalam rangka mengecek pelaksanaan program kementrian di Mukomuko, juga tak menafik, pada saat tertentu bersosialisasi kepada masyarakat, terkait pencalonannya. Kemarin Jon meninjau Basos Komputer dan Lababor komputer di yayasan Pondok Pesantren al barqah di SP9 Mukomuko.
Ditemui kemarin, Jon Ramadhan yang sudah dikenal dekat oleh masyarakat Mukomuko melalui berbagai programnya untuk memajukan ekonomi masyarakat ini mengatakan, banyak program pembangunan dan bantuan sudah diturunkan ke Mukomuko. Sekarang ia meninjau sejauhmana pelaksanaannya dan apa saja kendala yang dihadapi. Diantaranya pembangunan jembatan di desa-desa, perbaikan jalan, bantuan bibit, bantuan fasilitas pertanian dan termasuk pembanguna ruang belajar bagi sekolah swasta.
‘’Kita ingin cek, apakah berjalan dengan baik atau ada kendala, kedepannya apa lagi yang harus ditingkatkan. Selaku putra daerah Bengkulu, kita berusaha melakukan yang terbaik untuk daerah sendiri,’’ kata Jon.
Ia juga mengaku menemui kembali masyarakat dalam rangka bersosialisasi mengencai pencalekannya dan juga bagaimana melaksanakan pemilu dengan baik. Maju sebagai anggota DPR RI, atas dasar keinginannya bebuat lebih besar lagi bagi Bengkulu kedepannya. Sejauh ini ia yakin akan mendapat kepercayaan dari masyarakat, apalagi di Mukomuko PKB cukup diperhitungkan sebagai salah satu partai pemenang pemilu.
‘’Saya juga dalam kesempatan berbeda selama di Mukomuko menyampaikan niat maju sebagai calon anggota DPR RI. Mohon doa, restu dan dukunganya, sama seperti sekarang, kami dari desa dengan tujuan membangun desa,’’ tutup Wakil Bendahara Umum DPP PKB ini.(jar)


Ikuti Jalan Santai Pemilu Damai

POLITIK RM – Jangan lupa 9 maret mendatang akan dilangsungkan jalan santai pemilu damai bertabur doorprize. Kupon jalan santai bisa didapatkan di sekretariat KPU Mukomuko secara gratis. Adapun doorprize yang disiapkan pihak pelaksana, berupa Kulkas, TV, HP, Dispenser, Kipas angin dan berbagai doorprize menarik lainnya.
Salah seorang anggota KPU Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, SE mengatakan persiapan untuk jalan sehat pemilu damai ini tengah mereka matangkan. Sesuai rencana 9 maret jalan sehat ini dilangsungkan secara serentak se Indonesia. Untuk Mukomuko start dari Bundaran depan kantor camat Mukomuko, finish di halaman sekretariat KPU. Acara dimulai Pukul 6.30 WIB.
‘’Banyak doorprize kita siapkan secara Cuma-Cuma bagi peserta jalan sehat, maka jangan lupa untuk ikut kegiatan dalam rangka mewujudkan pemilu damai ini,’’ kata Siregar.
Lanjutnya, tujuan jalan santai ini untuk pendekatan dengan masyarakat agar ikut menyukseskan pemilu mendatang. Caranya datangi TPS saat pemilihan nanti dan sama-sama menjaga keamanan. Selanjutnya setelah jalan santai, dilanjutkan dengan karnaval menuju pemilu damai, juga dengan melibatkan seluruh peserta pemilu, masyarakat dan berbagai pihak lainnya.
‘’Jalan sehat ini bagian dari kegiatan sosialisasi KPU kepada masyarakat, banyak lagi kegiatan sosialisasi yang kita lakukan, termasuk nanti akan dilangsungkan karnaval pemilu damai,’’ tutupnya.(jar)

Mukomuko News Politik



Kejar Impian, Caleg Datangi Tempat Keramat
POLITIK RM – Ada-ada saja isu mengenai tingkah caleg jelang perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahunan pemilu, yang jatuh pada 9 April mendatang. Kabarnya beberapa caleg selain berkampanye di berbagai tempat, juga mendatangi tempat keramat demi bisa mewujudkan cita-citannya untuk menjadi Wakil Rakyat terhomat. Tak tanggung-tanggung tempat yang mereka datangi tak hanya di Kabupaten Mukomuko, melainkan di daerah lain, seperi di pulau jawa, Kerinci dan Sumatera Barat.
Salah seorang caleg, Ismardi diminta tanggapannya, mengaku kurang mempercayai hal yang demikian. Namun ia mengakui jika beberapa kali ditawarkan dan diarahkan untuk mendatangi orang pintar maupun mendatangi tempat keramat. Ia lebih yakin dengan usahanya dengan meminta bantuan dipilih kepada masyarakat dan berdoa.
‘’Saya tidak yakin dengan yang demikian, namun pernah beberapa kali diarahkan. Apalagi tempat yang dituju cukup jauh, perlu dana besar, saya pikir kalu ada dana lebih baik membantu masyarakat langsung,’’ kata caleg Hanura Dapil I ini.
Kerapnya caleg menggunakan jasa orang pintar ini juga tidak dibantah oleh salah seorang incumbent, Adrizon N, sejak dulu kebiasaan  itu sudah ada. Ia sendiri meski tidak meyakini orang pintar atau tempat keramat bisa memenangkan, namun pernah melihat dan mendengar cerita caleg lain yang sudah mencoba. Biasanya dalam melakukan itu banyak syarat yang diminta oleh dukun.
‘’Itukan usaha caleg, kalau saya yakin kepada tuhan dan usaha dalam meyakinkan masyarakat. Tidak rahasia lagi sebenarnya, bukan caleg saja, mau milih kades saja, ada yang minta dibantu sama orang pintar,’’ paparnya.
Menanggapi ini salah seorang tokoh agama, Marjoni, S.Pd.I mengatakan pada dasarnya segala sesuatu itu kehendak yang maha kuasa. Apa yang dilakukan para politisi itu menunjukkan hilangnya kepercayaan diri.
“Yang bersangkutan tidak confident dengan kapasitas sendiri. Dia bahkan manusia beriman. Di zaman semaju sekarang kok masih menjunjung tinggi hal-hal tak logis begitu,” tutupnya.

Jalan Santai Bakal Diramaikan Politisi
POLITIK RM – Ratusan politisi Kabupaten Mukomuko bakal meriahkan Jalan santai pemilu damai yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko besok. Beberapa partai politik (Parpol) sudah menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan massa dan calegnya untuk mengikuti jalan santai pemilu damain bertabur doorprize ini. Sementara persiapan dari KPU sendiri hampir matang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP) Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengatakan ia sudah menghubungi seluruh caleg untuk membawa timnya mengikuti jalan santai ini. Sebagai peserta pemilu dan masyarakat yang punya kewajiban ikut menyukseskan pemilu, sewajarnya untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut.
‘’Kami kemungkinan akan ikut, saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan agar memeriahkan acara ini, mudahan semuanya bisa hadir. Sebagai peserta pemilu sudah sewajarnya kita menyuksesan gerak jalan sehat pemilu damai ini,’’ kata Masri.
Caleg kuat Hanura Dapil I, Ismardi juga mengaku sudah mendapat undangan untuk mengikuti jalan santai ini, ia siap mengajak serta tim dan kader partai untuk ambil bagian. Ia tidak berharap mendapat doorprize tetapi lebih kepada menyukseskan acara KPU tersebut. Harapannya masyarakat juga bisa ramai-ramai mengikuti acara yang digelar serentak se Indonesia oleh KPU ini.
‘’Kita berharap acara berjalan dengan sukses, ikut serta merupakan bagian dari kepedilian kita dengan pelaksanaan pemilu nanti,’’ tegasnya.
Koordinator acara, AH Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan untuk persiapan sudah matang, mereka juga telah menyampaikan undangan kepada berbagai pihak untuk ikut jalan santai nanti. Ia yakin bakal sukses, sebab hingga kemarin tiket jalan santai yang mereka sediakan hanya tersisa sedikit saja. Jalan santai ini terbuka bagi masyarakat umum.
‘’Star dari bundaran sekitar Pukul 6.30 WIB, kita minta peserta sudah hadir 10 menit sebelum gerak jalan dimulai, undangan sudah disebarkan dan kupon juga telah dibagikan kepada masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Sukseskan Pemilu, Kesbangpol Surati Kades dan Camat
POLITIK RM – Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko, melalui Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Sandi (Kesbangpol dan Sandi), surati camat dan kades. Isi suratnya, agar camat dan kades selalu tangan kanan pemerintah daerah di tingkat bawah, bisa ikut mengajak masyarakat menyukseskan pemilu. Diantaranya ikut menggunakan hak suara dan mejaga kertiban dan keamanan masyarakat.
Kepala Kesbangpol dan Sandi, Yanzuri Nawawi, SE mengatakan menyukseskan pemilu bukan hanya tugas pelaksana pemilu, seperti KPU dan Panwaslu. Tetapi pemilu untuk rakyat, maka semua masyarakat meski ikut menyukseskannya. Caranya dengan menggunakan hak pilih dan sama-sama menjaga kantipmas. Atas dasaritu, pihaknya menyurati camat dan kades yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
‘’Ini tugas kita bersama, kita menyurati camat sebagai bentuk kerjasama, sebab camat dan kades bagian dari pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat setiap saatnya,’’ kata Yanzuri.
Yanzuri juga secara lansung mengajak masyarakat, LSM, Ormas dan pihak lainnya untuk ikut memperhatikan jalannya pemilu. Sebab kebersamaan masyarakat akan menghasilkan pemilu yang baik dan nyaman. Kepada peserta pemilu, juga eks Kabag Humas ini menitipkan harapan pemerintah, agar bersaing secara sehat dan giat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya.
‘’Kami yakin pelaksana pemilu mampu mengemban amanah yang diberikan negara, juga kepada peserta pemilu, kami ucapkan selamat berjuang dan mari sama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pemilu, Aktivitas Dewan di Kantor Berkurang
POLITIK RM – Mendekati pemilihan umum 9 april mendatang, aktivitas anggota DPRD Kabupaten Mukomuko di kantor berkurang. Kondisi ini terlihat dari minimnya jumlah anggota DPRD Mukomuko yang masuk kantor setiap harinya. Dalam sehari hampir dipastikan ada dewan yang tidak masuk ke kantor, bahkan beberapa hari belakangan hanya segelintir saja terlihat.
 Kondisi ini tidak dibantah oleh Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum, namun ia ia tetap membela dewan, jika dituding lebih mementingkan kampanye dari pada urusan kantor. Kondisi seperti ini terjadi di mana-mana, tidak hanya ada di Mukomuko. Sebab dewan adalah politisi, mereka tidak diwajibkan ngantor seperti PNS atau pegawai lainnya, kecuali saat ada agenda. Apalagi saat sekarang, selain banyak tahapan pemilu yang melibatkan dewan, agenda dewan memang tidak banyak di kantor.
‘’Mereka itukan wakil rakyat, tidak wajib masuk kantor, melainkan diharusnya senantiasa berada di tengah masyarakat. Saya rasa kondisi itu tidak hanya di Mukomuko saja, apalagi pemilu sekarang, dewan banyak yang terlibat di dalamnya,’’ kata Bustari.
Mestipun demikian, Bustari mengaku aktivitas di kantor ini tidak terganggu, pada saat ada pertemuan atau hearing dengan pihak tertentu dewan hadir. Kalau mengenai pekerjaan lain, di setwan memang bukan tugas dewan melainkan tugas sekretariat. Suatu hal yang dihindari, dewan tidak menyalahgunakan jabatannya  atau fasilitas daerah yang dipegang untuk kepentingan pemilu.
‘’Kalau ada agenda, dewan ada yang hadir, semuanya berjalan dengan baik, untuk kegiatan di sekretariat pada dasarnya merupakan tanggungjawan sekwan. Yang jelas kami selalu sampaikan, agar dewan tidak menggunakan fasilitas daerah untuk kampanye,’’ tutupnya.(jar)
Datang Tanpa Pengawalan
488.908 Surat Suara Pemilu Diolah di KPU Mukomuko
POLITIK RM – Sesuai dengan berita sebelumnya, Malam kemarin sekitar Pukul 21.40 WIB surat suara pemilu 2014 sampai ke Kabupaten Mukomuko. Jumlah total sebanyak 491 box atau dus, yang terdiri dari surat suara DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD. Jumlah ini sesuai dengan jumlah mata pilih di tambah 1 per dapil untuk cadangan dan ditambah dengan surat suara pemilu ulang, jika terdapat masalah saat pencoblosan terjadi.
Anehnya surat suara yang diangkut menggunakan mobil boks ini tanpa pengawalasan dari aparat ke amanan ataupun pengawas pemilu. Hanya terdapat sopir logistik KPU dan ditemani seorang kernek. Boks mobil diberi segel KPU yang bertuliskan dokumen Negara, juga di bagian depan kendaraan diberi merek yang sama dan lambang KPU.
Diminta keterangannya, Sopir mobil boks surat suara, Arifin mengatakan dari pusat logistik awalnya mereka di kawal. Namun dalam perjalanan dari Bengkulu ke Mukomuko tidak ada pengawalan, hanya saja sesuai petunjuk ia selalu melakukan kontak via telepon dengan pihak keamanan setempat termasuk dengan pihak Polres Mukomuko. Selama perjalanan ia juga mengakui tidak ada kendala yang didapati, hanya saja kondisi jalan yang sulit.
‘’Kalau pengawalan khusus tidak ada, kami selalu kontak dengan pihak keamanan dan KPU. Dalam perjalanan tidak ada kendala yang mereka temui, melainkan hanya kondisi jalan yang membuat sedikit lambat.  Namun tampaknya kedatangan kami sudah diketahui seluruh pos keamanan, mereka tahu kendaraan kita,’’ ujar Arifin.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag didampingi bagian logistik, Khairanzar, SE mengaku tidak mengetahui jelas, mereka hanya diberi tahukan surat suara menuju Mukomuko. Setelah berangkat, ia selalu melakukan kontak dengan sopir surat suara tersebut. Yang pasti surat suara datang dengan selamat, jumlahnyapun sesuai dengan pemberitahuan dari pusat. Boks kendaraan saat tiba masih di segel, dibuka dengan disaksikan panwaslu, pihak kemanana dan dari media massa.
‘’Semuanya terbuka dan disaksikan bersama, jumlah surat suara sama dengan yang diberutahukan sebelumnya. Kalau mengenai angkutan lainnya kami tidak tahu menahu. Kita bersukur karena semuanya aman sampai ke KPU, kita sudah hitung dengan rinci jumlahnya. Beruta acara serahterima juga dibuat,’’ paparnya.
Untuk selanjutnya, surat suara ini akan dikelola untuk persiapan pengiriman ke TPS. Dibawah pengawakan dan pengawasan nanti dibuka untuk di lakukan sortir dan pelipan. Kalau ada masalah atau rusak akan dilaporkan ke Provinsi hingga pusat.
‘’Semuanya ada di gudang KPU, dikawal setiap saatnya. Mungkin dalam waktu dekat segera kita olah untuk siap dikirim ke PPS,’’ lanjutnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Intel Iptu. Mengatakan untuk pengamanan di perjalan tidak ada pemberitahuan. Namun selama surat suara ada di KPU hingga pencoblosan nanti, setiap prosesnya akan di kawal. Ia akan menepatkan anggota khusus untuk selalu memantau surat suara tersebut.
‘’Ya, kita akan selalu melakukan pengawalan setiap saatnya di KPU hingga nanti sampai pemilihan selesai. Ada anggota khusus yang kita siapkan setiap waktunya,’’ tutup Kapolres.(jar)

Demokrat Siap Ladeni Panwaslu
//Terkait Dugaan Pelanggaran Oleh Dian A Syagroza
POLITIK RM – Nampaknya petinggi Partai Demokrat Kabupaten Mukomuko mulai gerah dengan tudingan Panwaslu terhadap, Dian A Syahroza, yang dianggap melanggar aturan pemilu. Selain meminta panwaslu bekerja profesional, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Mukomuko, Ir. Muharamin menantang pihak Panwaslu untuk melanjutkan perkara ini. Mereka juga siap memperkarakan berbagai dugaan ketidak profesionalan Panwaslu Mukomuko  terhadap caleg maupun partai politik.
Dikatakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini, Panwaslu jangan asal memojokkan caleg Demokrat. Kalau memang punya dasar dan bisa bertindak adil, silahkan laporkan caleg Demokrat sampai kemanapun. Namun Demokrat dipastikan tidak akan tinggal diam, mereka siap menuntut Panwaslu yang diduga membiarkan caleg lain melanggar aturan, padahal mengetahui kejadian tersebut dan malah berkilah dengan tidak masuk akal.
‘’Silahkan mereka laporkan kemana saja, kalau memang punya dasar dan bisa bekerja profesional. Kita kecewa, ada kesan terlalu memojokkan Partai Demokrat, padahal pelanggaran yang jelas-jelas tidak mereka anggap pelanggaran,’’ kata Muharamin.
Menurutnya ada caleg yang melanggar aturan, menghadiri acara resmi pemerintahan membawa embel pencalonannya. Bahkan melaksanakan program sosial dengan dana bersumber dari APBD/APBN. Padahal dalam aturan jelas-jelas disebutkan, dilarang tampil dengan menggunakan anggaran daerah. Kalau Panwaslu berasalan tidak mengetahui, maka kinerja mereka perlu dikaji kembali. Ia ingatkan, jika Panwaslu tidak adil dalam menjalankan tugas, akan ada protes dari seluruh partai politik atau caleg.
‘’Ini sudah keterlaluan, sikap panwalu bisa memancing kemarahan caleg lainnya, dampaknya mereka sendiri. Alasan yang dikemukakan tidak tahu, apalagi berkelik itu sudah bisa dilakukan sejak sebelum kampanye, tidak bisa diterima, panwaslu bekerja atas aturan bukan kebiasaan,’’ tegas Caleg DPRD Provinsi Nomor urut 1 ini.
Juga Sekjen DPC PKPI Mukomuko, Gustiadi Badi, SH menilai selama ini Panwaslu seakan tutup mata dengan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang caleg yang ada hubungannya dengan penguasa atau embel-embel lainnya. Tampaknya sikap panwaslu ini perlu dikaji dan mendapat perhatian dari seluruh perserta pemilu dan masyarakat. Sebab dampaknya bisa menciptakan pemilu yang tidak adil bahkan tidak kondusif.
‘’Mau bukti apalagi Panwaslu, semua orang tahu dalam berbagai kegian resmi pemerintahan ada embel calegnya, bahkan mengadakan kegiatan dengan anggaran daerah tetapi dikaitkan dengan pencalonannya,’’ papar caleg PKPI Dapil I ini.
Dikonfirmasi Ketua Panwaslu Mukomuko, Muchtadir Munib, SE mengingatkan, sebaiknya tidak menerka-nerka kinerja panwaslu. Kalau memang ada protes atau merasa tidak diperlakukan secara adil, silahkan konfirmasi langsung dengan Panwaslu Mukomuko. Juga soal, ada caleg lain yang dituding tidak ditindak, sebaiknya laporkan dulu dengan Panwaslu. Ia yakin selama ini Panawaslu bekerja sesuai dengan aturan dan kapasitasnya.
‘’Jangan berkoar di belakang apalagi hanya memalui media, kalau ada ketidak puasan dan tidak jelas datang ke panwaslu, biar kami jelaskan. Sudahlah! Kami ini bekerja sesuai aturan, tidak ada yang disembunyikan, semua orang bisa menyampaikan laporan,’’ pungkasnya.(jar)



Dian A Syahroza Angkat Bicara
POLITIK RM – Merasa jadi bulan-bulan oleh Panwaslu Mukomuko, Anggota DPR RI, Dian A Syahroza akhirnya angkat bicara. Caleg DPR RI Partai Demokrat ini, membantah tuding kampanye terbuka sebelum waktunya dan money politik yang ditudinkan Panwaslu. Pasalnya kehadirannya dalam acara musik tradisional beberapa waktu lalu, tidak ada hubungannya dengan kampanye.
Via HP, Dian A Syahroza menjelaskan jika saat itu ia diminta hadir, karena ada keinginan dari masyarakat untuk menunjukkan musik tradisionalnya kepada dirinya, selaku wakil rakyat. Uang yang ia berikan kepada penari, bukan money politik melainkan sebagai penghargaan. Dian merasa musik tradisional Mukomuko cukup bagus dan pantas dikembangkan. ‘’Kalau itu yang dipersoalkan oleh Panwaslu, sangat disayangkannya. Wajar dong selaku anggota dewan melihat pertunjukan itu, saya merasa ini harus dikembangkan. Uang yang saya berikan hanya sebatas penghargaan dan keinginan untuk mengembangkannya, masa dikatakan money politik,’’ kata Dian.
Mengenai keberadaan gambarnya di tempat acara, menurut Dian itu bukan kampanye. Lokasi acara di rumah caleg Demokrat untuk kabupaten, maka wajar memasang atribut di rumahnya. Yang perlu dipertanyakan itu kecintaan panwaslu Mukomuko terhadap kebudayaan daerahnya sendiri. Tidak bagus kalau anggota dewan yang tertarik dengan kebudayaan daeraah, malah dipolitisi.
‘’Itukan ibu Ermawati yang mengadakan acara, bukan kampanye, melainkan kegiatan pribadi di rumahnya. Perlu ditanyakan, kepedulian panwaslu terhadap budayanya. Soal gambar, itukan rumah pribadi caleg Demokrat. Maka harus jelas dong, jangan sepihak saja,’’ tutupnya.(jar)