Friday, 14 March 2014

Antisipasi Kecurangan Surat Suara Dapil I Dilipat KPU


POLITIK RM  - Proses pelipatan dan penyortiran surat suara hampir selesai dilakukan. Kemarin terakgir pelipatan surat suara dengan melibatkan masyarakat umum, yaitu untuk surat suara pemilihan Kabupaten Dapil Mukomuko 2 dan Mukomuko 3. Tersisa surat suara untuk Mukomuko 1, rencananya hanya dilaksanakan oleh pihak internal Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja. Tujuannya mengantisipasi terjadinya kecurigaan banyak pihak ada keterlibatan tim pemenangan caleg.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc menerangkan untuk proses penyortiran dan pelipatan tidak banyak lagi. Surat suara DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi sudah selesai secara keseluruhan. Sedangkan surat suara untuk pemilihan tingkat kabupaten masih dalam prsoses, karena khusus untuk Dapil I hanya diizinkan kepada internal KPU melakukan pelipatan. Tujuannya menghindari adanya kecurigaan dari bannyak pihak, ada pendukung caleg yang bermain. Untuk dapil II dan III tetap warga, karena daerah pemilihannya bukan di Kota Mukomuko.
‘’Kita mewaspadai saja, yang melipat suara warga sekitar kecamatan kota ini, mereka nantinya akan memilih di wilayah ini. Kita tidak menuduh, hanya mengatisipasi kecurigaan, maka untuk melipat surat sura dapil I ini, kita ambil posisi netral,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, mengenai surat suara yang rusak, lantaran belum selesai di seortir seluruhnya, maka KPU belum membuat rekapan. Yang pasti kerusakan bukan kesalahan dari KPU, melainkan diterima dengan kondisi demikian. Untuk logistik lain, sebagian besar sudah dating, namun juga banyak yang belum. Diantaranya formulir sama sekali belum mereka terima, juga beberapa jenis logistik lainnya.
‘’Ini belum serapa sebenar, usai surat suara adalah yang harus dioleh, yaitu formulir, jumlahnya cukup banyak dan dibagi-bagikan per TPS. Masih ada beberapa logistik sekarang dalam proses pengiriman,’’ tutupnya.(jar)


Kasus Pelanggaran Pemilu Basi
POLITIK RM – Sejak tahun 2013 lalu, Panwaslu Kabupaten Mukomuko sudah menangani puluhan kasis pemilu, dengan rincian 38 kasus pada tahun 2013 dan ditambah beberapa kasus di 2014. Sebagian besarnya sudah terselesaikan, beberapa kasus masih ditindak lanjuti dan sebagian besar kasus pemilu kadaluarsa alias basi sebelum terselesaikan.
Dikatakan oleh salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Ita Hartati, M.BA, semua kasus yang mereka tangani dilakukan secara terbuka. Pada tahun 2013 ada 37 kasus temuan dan 1 laporan. Semuanya sudah terselesaikan dengan baik. Seperti pemasangan atribut, langsung ditertipkan oleh caleg dan beberapa kasus dilaporkan ke Banwaslu dan ada yang basi karena habis waktu berdasarkan aturan. Pada tahun 2014, sendiri ada 5 kasus yang ditangani, diantaranya pemasangan baliho oleh caleg dan dugaan pelanggaran lainnya.
‘’Yang sudah kadaluarsa tetap kami pelajari, yang jelas semuanya kita lakukan secara terbuka. Ada puluhan kasus sejak 2013 yang kita tangani, sebagian besarnya pelanggaran oleh caleg saat memasang atribut, juga laporan lainnya,’’ kata Ita Hartati.
Lanjutnya, untuk yang masih ditangani sekarang adalah mengenai adanya caleg yang memasang baliho dengan disertai gambar. Apapun dasarnya, selagi ada gambar caleg dalam baliho merupakan pelanggaran. Yang diizinkan gambar tokoh parti yang tidak mencalonkan diri. Yang jedi masalah untuk menertipkan, baliho dan atribut lain tersebut anggarannya tidak pada panwaslu melainkan pada Satpol-PP. Pihaknya telah menyurati pemda dan KPU untuk ditindak lanjuti.
‘’Untuk menertipkan baliho dan atribut caleg yang melanggar seharusnya pihak pemda melalui aparatnya, sebab anggara penertiban ada pada mereka. Namun sejauh ini nampaknya belum berjalan dengan baik. Caleg sendiri menganggap itu bukan pelanggaran. Padahal dalam aturan KPU nomor 15 tahun 2013 jelas-jelas, apapun alasannya pemasangan gambar caleg dalam bentuk baliho tidak boleh,’’ tutupnya.(jar)


Hari Pertama, Kampanye Terbuka Dipastikan Sepi

//Hermansyah : Kami Memilih Door To Door
POLITIK RM – Besok adalah hari pertama jadwal kampanye atau rapat terbuka peserta pemilu 2014. Dimana sesuai dengan jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hanura menjadi parpol pertama yang diberi kesempatan menggelar kampanye secara bebas, terbuka dan tertip. Namun sebelum itu, pihak partai  Hanura sudah memastikan, jika mereka tidak akan memanfaatkan jadwal dari KPU tersebut untuk kampanye terbuka.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Mukomuko, Hermansyah, M.Kom, ditemui kemarin memastikan mereka tidak akan menggelar kampenye secara terbuka. Kesepakatan ini diambil dalam rapat partai yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Alasannya kampanye terbuka tidak efektif untuk menarik perhatian pemilih. Caleg Hanura diminta lebih menguatakan kampanye dengan sistim door to door.
‘’Tidak ada kampanye terbuka yang menghadirkan massa atau kegiatan lainnya, kami sudah sepakat caleg bergerak di basis masing-masing dengan sistim door to door saja. Sesuai jadwal hari pertama kampanye adalah Hanura,’’ kata Hermansyah.
Suatu hal yang harus diingat oleh para caleg dan kader Hanura, sambung Ketua Komisi III DPRD Mukomuko ini, setiap saat mereka tetap semangat dan yakin Hanura akan memang. Ajak masyarakat memilih dengan Hati Nurani untuk kebaikan ke depan. Kepada semua peserta pemilu, caleg DPRD Kabupaten Nomor urut 1 Dapil I Hanura ini, juga mengaja untuk sama-sama menjaga ketertiban dan saling menghargai dalam menjalankan misi masing-masing.
‘’Mari kita mengajak masyarakat dengan cara yang baik, biar masyarakat memilih dengan hati nuraninya. Dengan demikian siapa yang dinilai layak dan pantas menjadi wakil rakyat akan mendapat dukungan,’’ tutupnya.(jar)


12 Parpol Dikumpulkan di Terminal

POLITIK RM – Karnaval pemilu 2014, tidak dipusatkan di secretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, melainkan di terminal Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko. Dimana Pukul 9.00 WIB pagi ini dilakukan penandatangan kesepakatan pemilu damai oleh ketua 12 partai politik peserta pemilu, selanjutnya pawai yang dipimpin kendaraan KPU dan kendaraan peserta pemilu.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan persiapan sudah dilakukan, tinggal menunggu pelaksanaannya. Disepakati dipusatkan di terminal, sesuai hasil rapat yang dilaksanakan KPU sebelumnya. Rangkaian acaranya, pagi ada beberapa pengarahan dan selanjutnya penandatanganan MoU kesepakatan menggelar pemilu damai oleh peserta pemilu.
‘’Setelah dilakukan penandatanganan MoU pemilu damai, akan diadakan pawai keliling sepanjang jalan Kota Mukomuko oleh kendaraan KPU dan Partai Politik. Kita start dari terminal mengarah ke kantor bupati, selanjutnya bubar,’’ kata Dawud.
Salah seorang caleg dan pengurus DPC Hanura Mukomuko, Ismardi mengatakan jika Hanura sudah siap memeriahkan karnaval. Mereka menyiapkan beberapa kendaraan caleg untuk ikut pawai. Bagi mereka karnaval ini sangat penting demi menciptakan pemilu yang baik dan berkualitas kedepannya. Ia juga berharap semua peserta pemilu dapat menjadikan karnaval sebagai ajang silaturahmi jelang pemilu terbuka.
‘’Kami dari Hanura akan memeriahkan karnaval dengan kendaraan roda dua dan empat yang dilengkapi atribut. Ini kesempatan bagi kita bersilaturahmi,’’ tutupnya.(jar)

Thursday, 13 March 2014

Paksa Petugas TPS, Warga Mukomuko Diamankan


Simulasi Pencoblosan Pemilu

METRO - Demi menjamin pelaksanaan pemilu yang damai, tertib dan aman serta jujur dan adil. Polres Mukomuko kemarin menggelar pelatihan Pra Operasi Mantap Brata 2014 sekaligus simulasi pelaksanaan pemilu. Dalam simulasi, sempat diwarnai ketegangan lantaran salah seorang peserta yang berniat mencoblos tidak diperkenankan karena tidak memiliki KTP sebagai identitas persyaratan.
Namun setelah mendapatkan kejelasan dari petugas keributan dapat diatasi. Tak hanya dalam simulasi juga di peragakan untuk kaum yang kekurangan seperti buta, tuli serta cacat pun ikut berpartisipasi demi menyalurkan suaranya. Karena setiap suara tidak ada bedanya. Dalam simulasi tersebut dihadiri oleh seluruh petinggi Polres Mukomuko dan jajaran, ketua dan anggota KPU serta petugas KPPS.
Dalam pembukaan pelatihan yang dipimpin langsung oleh Kasubag Sarpras, AKP. M Sahin mewakili Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik mengamanatkan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan serta menerapkannya agar pelaksanaan pemilu berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan bersama.
‘’Kita harapkan seluruh peserta yang nantinya akan ditugaskan dapat menjaga situasi agar selalu dapat kondusi. Sehingga pelaksanaan pemilu kali ini dapat sukses seperti seharusnya,’’ ujar Kasubag Sarpras.
Tak hanya itu Kasat Intel, AKP. Harsono selaku pemberi materi turut menyampaikan agar setiap peserta selalu melakukan minitoring. Dan jangan sampai lengah agar tidak ada kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan pemilu.
‘’Kita tekankan selalu monitor segala hal yang terjadi. Dan segera laporkan ke atasan masing-masing agar dapat cepat diambil tindakan. Terutama jangan sampai terjadinya aksi money politic atau politik uang. Sehingga esensi pelaksanaan pemilu yang sebenarnya dapat tercapai,’’ ungkap kasat.
Kasat Sabhara, Iptu. Djaliman selaku koordinator simulasi turut menjalankan tugasnya dengan baik. Dimana dirinya memantau pelaksanaan simulasi dari awal hingga akhir agar dapat menjadi gambaran bagi para peserta guna mengambil tindakan nanti ketika pelaksanaan pemilu dilakukan.
‘’Setelah penyampaian materi. Kita langsung lakukan simulasi. Dimana tujuannya agar setiap peserta dapat melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan ketika pelaksanaan pemilu,’’ tutup kasat.(dum)




Caleg dan Parpol Pemenang Sudah Terbaca
POLITIK RM – Hari pencoblosan pemilu legislatif 2014, kurang dari 1 bulan lagi. Namun demikian, Partai Politik (Parpol) mana yang bakal masuk dalam lingkaran pemenang di masing-masing dapil pemilu untuk DPRD Kabupaten Mukomuko mulai terbaca dengan jelas. Seiring dengan itu, juga siapa caleg yang bereluang duduk mewakili rakyat nyaris bisa ditebak. Dari 296 orang caleg kabupaten yang tercatat dalam surat suara pemilu, hanya sekitar 25 persen saja yang berusaha dan berjuang dengan segenap kemampuan dan cara untuk duduk dan mereka diperediksi berpeluang.
Apakah yang lain tidak berusaha? Pada dasarnya yang masih berjuang tak lebih dari 35 persen, baik yang berjuang secara full ataupun sekedar berusa dengan harapan masyarakat sipatik. Bahkan sebagian besar caleg pasrah dan sudah yakin, jika peluangnya untuk mewakili masyarakat di DPRD Mukomuko sangat tipis.
Seperti diakui oleh caleg PKPI, Gustiadi Badi ia mengakui jika untuk duduk sangat berat dan ia tidak akan terlalu banyak berharap. Disamping kurang yakin dengan kamampuannya dalam mendekati masyarakat, juga factor amunisi menjadi kendala utamanya. Sebab tak difungkiri, terjun ke dunia politik, butuh nama besar, anggaran dan juga kemampuan dalam berbagai hal. Selain itu masyarakat dalam memilih dengan berbagai alasan yang harus dipenuhi oleh caleg.
‘’Kalau ditanya apakah saya mau duduk, tentu jawabannya mau duduk, namun kita tetap mengukur kemampuan dalam mencari dukungan. Untuk sosialisasi, dalam arti kata bukan money politik, anggaran yang dimiliki meski puluhan juta. Sebab perlu alat peraga yang tentunya didapat dengan cara menggeluarkan anggaran,’’ kata aktifis yang kerap bersuara nyaring mengkritik berbagai kebijakan yang dinilainya tidak memihak pada masyarakat ini.
Salah seorang tokoh Mukomuko H. Hamdani Makir, M.Hum mengatakan masyarakat sudah punya pilihan untuk 9 april nanti. Orang yang mereka pilih adalah, caleg dengan kemampuan yang jelas dalam berbagai segi dan dikenal dekat. Kalau calegnya saja sudah terlihat melemahkan diri sendiri, tidak melakukan banyak usaha, masyarakat juga tidak akan memilihnya. Partai yang akan menang adalah partai yang didukung oleh kreatifitas calegnya. Tidak menutup kemungkinan partai besar bisa kehilangan kursi.
‘’Masyarakat kita mayoritas bukan memilih partai, melainkan memilih caleg yang mereka anggap mampu dan punya kedekatan. Kalau calegnya saja sudah tidak diterima masyarakat, maka partai itu tidak pula menang,’’ tutupnya.(jar)


Mobnas Dewan Akan Dikandang
//Selama Kampanye Terbuka
POLITIK RM – Kendaraan dinas dewan mulai (16/3) sampai berakhirnya kampanye atau rapat terbuka pemilu 2014 dikandangkan. Sekretari dewan (Sekwan) akan menyurati setiap dewan yang memegang mobil dinas atau aset daerah lainnya untuk dilepas sementara. Namun apakah akan dikandangkan di sekretariat dewan atau di rumah masing-masing, belum bisa dipastikan, yang jelas dewan dilarang gunakan mobnas selama kampanye.
Selain itu, terhitung sejak kampanye terbuka dimulai, anggaran perjalanan dinas dewan tidak diizinkan untuk digunakan. Juga aktivitas dewan dikantor di kurang, dimana tidak ada rapat pembahasan, paripurna dan kegiatan lainnya. Namun bukan berarti libur, masyarakat juga dapat datang untuk berkonsultasi dengan dewan atau hearing.
Disampaikan Sekwan, Drs. H Bustari Maler, M.Hum mereka akan menyurati dewan mengenai permintaan ini. Kalau memang memungkinkan kendaraan dinas dikandangkan di kantor. Namun jika ada alasan lain, maka bisa diparkiran di rumah saja. Namun intinya dewan dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan kampanye.
‘’Yang jelas, kami dari sekretariat sesuai dengan fungsinya, mengingatkan dewan untuk tidak menggunakan kendaraan dinas atau aset lainnya untuk kepentingan politik. Jika memang memungkinkan dikandangkan di sekretariat, namun kalu ada hal lain bisa di rumah,’’ kata Sekwan.
Bagaimana jika dewan tetap menggunakan mobnas?, Bustari mengatakan itu terpelas dari kendali mereka. Sebagai pihak penanggungjawab aset di sekretariat, ia sudah mengingatkan setiap anggota dewan. Untuk sangsi dan lainnya itu bukan tugas mereka, melainkan tanggungjawab pelaksana pemilu dalam hal ini panwaslu.
‘’Itu bukan tugas kami, yang jelas tanggungjawab sudah kita jalankan, mudahan saja itu tidak terjadi, sebab semua kita mengetahui larangan menggunakan aset Negara untuk kempanye,’’ tutupnya.(jar)


Wednesday, 12 March 2014

Surat Suara Rusak dan Berlebih


POLITIK RM – Sejak kemarin lusa,  488.908 surat suara pemilu mulai dilipat dan disortir. Diketahui dari jumlah yang sudah dilipat, ditemukan beberapa lembar surat suara yang rusak dan juga jumlah isi kotak yang tidak sesuai dengan berita acara. Untuk mengejar target, menyelesaikan proses pelipan, KPU melibatkan masyarakat dan pelajar. Untuk satu lembar surat suara biaya atau upah melipatnya Rp 150.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc menerangkan jadwal melipat surat suara ini 4 hari, sampai kemarin baru sebagiannya selesau dilipat dan disortir. Untuk masyarakat, diberi waktu melipat surat suara pada malam harinya yang bertempat di sekretariat KPU. Sementara siangnya diserahkan kepada pelajar, dimana pihak sekretariat langsung mengantar surat suara ke sekolah setelah berkoordinasi dengan pihak guru. Untuk surat suara yang kurang, berlebih maupun rusak, itu didata dan diselamatkan.
‘’Kita undang masyarakat yang mau, kalau anggaran melipat surat suara ini sesuai dengan aturan KPU, yaitu Rp 150 perlembarnya. Untuk pelajar siang hari, kita yang mengantarkan langsung ke sekolah setelah ada koordinasi dan mereka siap melakukannya. Setiap ada kejanggalan dalam setiap boxs dibuat berita acaranya,’’ kata Junhari.
Proses sortir dan pelipatan ini mendapat pengawasan ketat dari petugas Panwaslu Mukomuko, kepolisian, masyarakat, pihak keamanan dan juga dari media. Artinya dalam hal ini tipis terjadi kesalahan ataupun masalah. Untuk surat suara yang rusak nantinya akan dimusnahkan dengan berita acara yang jelas. Saat ini baru proses pelipatan, mengenai jumlah itu akan dihitung kembali, saat akan dibagikan ke TPS. Ada surat suara cadangan disiapkan, jika memang terdapat kekurangan.
‘’Kalau jumlah yang ada sekarang belum bisa jadi patokan, nanti akan kita bagikan, dari satu kotak kurang bisa diambil dari kotak lain yang berlebih. Selain itu ada surat suara cadangan dan pemilu ulang untuk antisipasi. Kalau yang rusak akan kita musnahkan,’’ terangnya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag juga menegaskan untuk temuan adanya isi kardus surat suara yang semestinya seribu, kemudian ada yang kurang dan berlebih, itu akan di data. Mereka akan laporkan dengan jelas kepada Provinsi yang diketahui panwaslu dan pihak keamanan. Yang jelas proses sortir dan melipat saat ini masih berjalan dengan baik.
‘’Kita terbuka dan disaksikan banyak pihak, maka apapun kejanggalan dan sesuatu yang ditemukan, akan dibahas bersama dan ada catatanya.setiap rangkaian proses yang kita lalui, mendapat pengawasan dari berbagai pihak,’’ tutupnya.(jar)

KPU Terima Logitik Pemilu Basah
POLITIK RM – Logistik pemilu terus berdatangan ke sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Jika sebelumnya surat suara dan logistik lain sudah datang, malam kemarin giliran beberapa bilik suara, kotak suara dan brosur yang tiba. Diketahui sejumlah logistik yang diangkut dari Kota Bengkulu menggunakan truk ini dalam kondisi basah, terutama bilik suara yang terbuat dari bahan karton.
Mengetahui kondisi ini, terpaksa dibuat berita acara yang menjelaskan kondisi logistik saat diterima oleh KPU dari Provinsi, yang diketahui pihak pendistribusi logistik, panwaslu dan kepolisian. Selain itu jumlah logistik yang masuk acap kali tidak sesuai dengan berita acara pengiriman logistik yang ada pada KPU.
Sekretaris KPU Mukomuko, Junhari, B.Sc mengakui adanya logistik yang terbuat dari kardus biasa ini dalam kondisi lembap. Namun tetap mereka terima dan akan dibersihkan dan dijemur agar kering. Untuk detai kondisi logistik yang masuk selalu dibuat berita acaranya. Hingga kedepannya jika ada protes dan pertanyaan, mereka punya dasar.
‘’Kalau rusak tidak, hanya kondisinya agak lembap. Tetap kita terima dengan disertai penjelasan, kalau memang bisa diatasi akan kita atasi untuk membenahinya,’’ kata Junhari.
Lanjutnya, kota dan bilik suara ini, jumlahnya tidak banyak, masing-masing hanya 28 unit saja. Sebab mereka masih menggunakan kota suara yang lama. Setiap logistik yang datang sebelum dilakukan serahterima, mereka periksa dengan teliti dan dibahas bersama-sama dengan panwaslu dan pihak kemanan. Sejauh ini belum ada masalah fatal yang mereka temui terkait dengan logistik ini.
‘’Secara keseluruhan tidak ada masalah yang fatal, semuanya masih dalam kewajaran. Namun kita selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,’’ tutupnya.(jar)

Khairanzar Harus Memilih, KPU atau CPNS
POLITIK RM – Sesuai dengan aturan yang berlaku, Khairanzar, SE salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko yang lolos tes K2 harus memilih, menjadi CPNS atau melepas status anggota KPU-nya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengaku belum bisa bicara banyak. Namun satuhal yang pasti, sesuai aturan Khairanzar harus memilih antara Komisioner KPU atau memilih mengabdi sebagai CPNS.
‘’Kalau aturan harus memilih, namun kita belum bisa membahas itu, Karena sekarang kami fokus dengan persiapan pemilu, banyak tahapan harus kita lakukan,’’ kata Dawud.
Eks Ketua KPU, Nasir Ahmad, S.Pi, M.Si memberi penjelasan panjang lebar terkait dengan hal ini. Apapun dasarnya, Komisioner KPU yang lulus CPNS harus memilih, antara tetap sebagai anggota KPU atau CPNS. Ia tidak dapat berdiri pada dua posisi itu secara bersamaan. Sementara untuk mekanisme penggantian, berdasarkan aturan, bila terjadi pergantian anggota KPU, maka nomor terdekat yang akan menggantinya. Dalam ini adalah peserta tes rangking 6. Kalau tidak bisa atau syaratnya kurang, maka diberi kesempatan kepada rangking 7 dan seterusnya.
‘’Maka penetapan anggota KPU dirangking, dari 10 besar, nama yang berada pada 5 besar adalah mereka yang terpilih. Maka kalau dari 5 ini ada lagi penggantian, naik ke nomor berikutnya. Yang jelas memilih antara dua itu harus dilakukan,’’ kata Nasir.
Namun bisa saja tidak diganti berdasarkan rangking, tergantung dengan berita acara KPU Provinsi saat penetapan anggota KPU. Apakah urutan nama tersebut ada dalam berita acara pengangkatan atau tidak. Jika penetapan sebelumnya bukan sistim rangking, maka KPU Provinsi akan melakukan tes ulang terhadap calon-calon yang masuk 10 besar sebelumnya.
‘’Kita tidak melihat berita acara penetapan komisioner KPU oleh KPU Provinsi, apakah berdasarkan urutan atau tidak. Kalau memang sistim urut aturannya demikian adanya,’’ tegasnya.
Juga eks anggota KPU lainnya, Merida Susanti, SH mengatakan, calon pengganti diambil berdasarkan urutan peringkat calon yang sebelumnya mengikuti fit and propertest sebagai anggota KPU. Selanjutnya, anggota KPU provinsi akan melakukan verifikasi faktual untuk menyelidiki apakah yang bersangkutan terlibat dalam aktivitas yang dilarang, seperti menjadi anggota partai politik atau tidak.
‘’Itu ada aturannya, penggantian berdasarkan peringkat. Untuk komisioner yang lolos CPNS wajib memilih,’’ tutupnya.(jar)

Mukomuko Amris


Bangunan Cepat Ghusak, Tanggungjawab Konsultan
METRO – Banyaknya bangunan kantor di lingkungan perkantoran Mukomuko yang diduga rusak berat dalam usia muda, mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kabupaten Mukomuko. Orang yang paling bertanggungjawab atas ketahanan dan kelayakan bangunan adalah konsultan proyek, baru selanjutnya pihak pelaksana pembangunan. Sebuah bangunan akan bagus jika konsultannya bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal
Seperti disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Mukomuko, Husni Tamrin menanggapi terjadinya dugaan kerusakan pada beberapa bangunan kantor ini. Karena sudah di PHO dan masa pemeliharaannya telah berakhir, maka tanggungjawab kontrak tidak ada lagi. Untuk perbaikan pemerintah harus membuat usulan anggaran baru, yaitu anggaran rehab bangunan. Kenapa itu terjadi? Husni berpendapat, kesalahan utama ada pada konsultan.
‘’Sekarang kita lihat, masa pemerliharaan sudah berakhir atau belum, kalau sudah, maka kontraktor tidak bisa disalahkan lagi. Kesalahan itu ada pada konsultan, yang merancang bangunan dan mengawasi pekerjaan tidak professional,’’ kata Husni.
Lebihlanjut Husni menerangkan peran dan fungsi konsultan dalam pembangunan sangatlah strategis. Sebab di manapun pelaksanaan pembangunan, tidak dapat dilaksanakan begitu saja tanpa didahului oleh tahapan perencanaan, begitu juga dalam pelaksanaan, diperlukan pengawasan dan evaluasi agar efisien serta optimalisasi manfaatnya. Kalau dewan untuk sekarang tidak ada lagi hak untuk turun mengecek pekerjaan bangunan yang sudah kelar ini.
‘’Kalau eksekutif mengajukan anggaran baru untuk rehab, baru kita turun melakukan pengecekan, sesuai apa tidak pengajuan dengan kebutuhan. Kalau konsultannya menjalankan tugas dengan baik dan kontraktornya suportif, maka semuanya jadi baik,’’ tegas Husni.
Juga anggota Komisi II lainnya, H. Syamsuri Rustam, ST menerangkan penyimpangan proyek terjadi sebagai akibat tak matangnya perencanaan dan lemahnya intensitas pengawasan proyek di lapangan. Penyimpangan dan kesalahan pelaksanaan proyek tidak terlepas dari peran kontraktor itu sendiri dan konsultan Pengawas. Konsultan Pengawas sebagai pendamping jangan seperti tukang parkir yang hanya minta bayaran.
‘’Kontraktor melaksanakan tugas membangun, sebelumnya ada konsultan yang merancang pekerjaan mereka, selanjutnya pekerjaan diawasli, artinya jika semuanya beres tidak ada masalah dengan hasil pekerjaan. Kondisi lokasi bangunan harus disesuaikan, juga dalam pengawasan meski teliti,’’ tutupnya.(jar)

Peserta Jalan Sehat Pemilu Lebihi Target
POLITIK RM - Gerak jalan sehat menuju pemilu damai, jujur dan adil yang diselenggarakan serentak se-indonesia oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan sukses. Di Kabupaten Mukomuko sendiri, peserta jalan santai sesuai target KPU, yaitu diikuti sekitar 1500 peserta. Peserta diri dari masyarakat, pejabat dan para tokoh partai politik termasuk politisi.
Bendera start dikibarkan oleh Bupati Drs. Ichwan Yunus, CPA, MM yang diwakili asisten 1, Ir. Kasmidi Kasim yang didampingi  Komisioner KPU Mukomuko. Peserta jalan sehat tampak bersemangat mengikuti jalannya acara, apalagi saat kupon jalan sehat mulai diundi. Seluruh doorprize yang disediakan panitia ludes dibawa pulang oleh belasan peserta yang beruntung.
Ketua KPU Mukomuko dalam sambutannya, mengaku bahagia, karena acara jalan sehat ini berjalan sebagaimana mestinya. Lebih penting kagi, Dawud menjelaskan kegitan serentak secara nasional ini, tujuannya untuk mengajak semua unsur ikut menyukseskan pemilu 9 April mendatang. Ia juga berterimakasih kepada bupati yang mendukung kegiatan ini dan ikut menyumbangkan 2 unit sepeda untuk peserta.
''Khusus untuk komisioner KPU tidak berhak mendapat doorprize. Kepada yang beruntung kita ucapkan selamat. Satu hal yang penting mari sukseskan pemilu legislatif 2014,'' kata Dawud.
Sekretaris KPU Junhari, BSc mengklaim jalan sehat ini sukses. Peserta yang ikut melebihi angka 1500 orang sebagaimana target awal. Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah, partai politik dan seluruh elemen yang sudah ikut menyukseskan acara ini.
''Kalau dilihat dari kondisinya, peserta yang hadir mencapai 2 ribu orang. Kita berterimakasih atas dukungan semua masyakat dan pemerintah daerah,'' ungkapnya diampingi Devisi Sosialisasi Abdul Hamid Soregar, S.Ag, M.Pd.
Kasmidi Kasim yang mewakili bupati, didaulat untuk mencabut kupon hadiah utama. Peserta yang memegang kupon sempat tegang dan harap-harap cemas. Apalagi usai dicabut, asisten 1 Setakab ini sempat tarik-tarik uluar membaca nama pemenangnya. Kupon lainnya diundi oleh waka polres Mukomuko, I Wayan Adnyana mewakili dewan dan Partai politik juga dari pers diwakili Budi, BE dan perwakilan lainnya.(Jar)


Caleg Lolos Sertifikasi
//KPU : Kami Sudah Datangi
POLITIK RM – Informasinya salah seorang caleg perempuan yang berstatus guru honor murni, dinyatakan lolos guru sertifikasi. Ia tes sebelum mendaftar sebagai caleg di salah satu partai, beberapa waktu lalu saat pengumumannya, namanya masuk kategori. Secara otomatis mengingat gaji setifikasi bersumber dari APBN/APBD, ia tidak lagi memenuhi syarat sebagai seorang caleg.
Dikonfirmasi dengan Devisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd tidak membatah informasi tersebut. Menurutnya caleg perempuan berstatus guru di sekolah agama ini, sudah didatangi. Yang bersangkutan dihadapan KPU sudah menyatakan tetap dengan pencalonan sebagai caleg dan berjanji tidak akan menerima gaji sertifikasi tersebut.
‘’Kami sudah datangi yang bersangkutan, ia menyatakan tetap nyaleg dan membuat surat perjanjian, jika yang bersangkutan tidak akan menerima gaji sebagai guru sertifikasi selama masih sebagai caleg,’’ kata Siregar.
Lanjut Siregar, yang bersangkutan sebelumnya hanya guru biasa saja, hingga tidak menghalangi dirinya terdaftar sebagai caleg. Sebab honor yang ia terima di sekolah tempatnya mengajar bersumber dari komite sekolah bukan APBD atau APBN. Isi surat perjanjian yang dibuat, dimana yang bersangkutan tidak akan menerima honor tersebut. Mengenai kedepannya, ia belum mengetahui, yang jelas apabila melanggar yang bersangkutan harus siap dengan komitmennya.
‘’Yang jelas bersangkutan sudah menyatakan diri tidak akan melanggar aturan dan kesepakatan. Kalau kedepannya kita belum bisa bicara banyak,’’ tegas Siregar.
Eks Ketua KPU Mukomuko, Bodi Ramhat Sentosa, SH diminta tanggapannya, dengan lugas menyatakan setiap caleg yang digaji bersumber dari APBN dan APBD wajib mengundurkan diri. Untuk kasus ini, sebaiknya KPU melakukan krocek lebih jauh dan memastikannya. Sebab sertifikasi itu digaji oleh nergara.
‘’Kalau memang benar harus mundur, sebab aturan dengan tegas sudah menyebutkan, caleg yang digaji oleh negera wajib mundur untuk maju sebagai caleg. Untuk kasus seperti ini sebainya KPU lebih teliti,’’ tutupnya.(jar)

Rumah Eks Sekda Digarong
METRO – Rumah mantan Sekda Kabupaten Mukomuko, BM. Hafrizal, SH diduga dikunjungi tamu tak diundang. Diketahui 1 unit motor Suzuki FU Nopol BD 6038 N yang berada di lokasi parkir raib. Kejadiannya malam kemarin, sekitar Pukul 00.30 WIB. Selain itu, pelaku sempat berniat mencokel jendela rumah, namun mengurungkan niatnya, lantaran melihat di kamar ada orang.
Kronologisnya, pelaku diduga sudah mempelajari kondisi TKP sebelum melancarkan aksinya. Suzuki FU yang hilang terparkir di teras samping rumah, bersama 6 unit motor lainnya dan satu unit mobil Toyota Yaris. Karena lokasinya terbuka, korban langsung masuk dari depan menuju motor. Pelaku memilih motor FU dan langsung membawanya ke pinggir jalan. Belum puas dengan itu, korban diduga masuk kembali dengan maksud ingin mencokel jendela. Namun aksinya ini gagal, karena Fitri yang sedang berada dalam kamar terbangun dan mengintip keluar jendela. Pelaku langsung cabut dan menghidupkan motornya di pinggir jalan dan kabur.
Istri BM Hafrizal, yang juga adalah eks anggota KPU, Merida Susanti, SH membenarkan, jika rumahnya sudah dimasuki orang tak dikenal (OTD) dan membawa kabur motor milik anaknya. Kejadian ini sudah dilaporkannya kepada pihak kepolisian. Ia mengakui motor terparkir di luar atau teras yang memang khusus untuk tempat kendaraan. Kejadian ini baru pertama kali terjadi dalam rumahnya.
‘’Seperti biasa, kendaraan kita perkirkan di tempatnya, memang tidak ditutup. Kami tidak menyangka saja bisa terjadi demikian, sebab sejak lama sudah begitu dan aman-aman saja. Mungkin juga pelaku sudah pernah datang kesini,’’ kata Merida.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi keluarganya, ia yakin ada hikmah dibalik semua itu. Meski sudah melapor kepada pihak yang berwajib, Merida mengaku sudah ikhlas menerima musibah tersebut. Karena semua itu sebagai bentuk teguran dan ujian bagi yang maha kuasa.
‘’Kami sudah ikhlas atas kejadian  ini, anggap saja mengeluarkan zakat atas nikmat yang diberikan selama ini,’’ paparnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui kapolsek Kecamatan Kota Mukomuko, AKP. Yun Iswandi membenarkan kejadian ini. Pihaknya sudah melakukan oleh TKP dan tengah melakukan penyelidikan lebih jauh.(jar)

Curnak Embat 2 Ekor Sapi
//Kerugian Rp 40 juta
METRO – Pelaku pencurian ternak (curnak) diduga embat  2 ekor sapi segmental milik Sutriadi Eka Putra warga Kelurahan Pasar Mukomuko. Kejadiannya malam kemarin, saat sapi senilai Rp 40 juta ini tengah ditambangkan di pasar hewan yang terletak di Desa Tanah Rekah Kecamatan Mukomuko. Peristiwa ini baru diketahui pemiliknya pagi kemarin, saat akan memberi makan pada ternaknya. Korban langsung melaporkan kehilangan ini kepada pihak berwajib.
Diceritakan Sutriadi, sapi miliknya ditambangkan di kawasan pasar hewan, karena dalam proses penggemukan. Biasanya sapi lain juga banyak yang terdapat di lokasi tersebut, namun malam kemarin hanya ada sapi miliknya. Sekitar Pukul 23.15 WIB sebelum hilang, korban sempat mengecek ternaknya dan setiap hari memberi pakan. Ia memperkirakan sapi miliknya hilang dari Pukul 00.00 WIB hingga Pukul 5.00 WIB kemarin. Ia baru mengetahuinya pagi saat akan memberi makan kembali.
‘’Malam tadi (kemarin red) sekitar jam sebelas, sapi saya masih ada, saya tidak menyangka bisa hilang. Tapi memang saat saya datang ada menemukan orang yang melintas di sekitar tempat itu dengan berjalan kaki, saya tidak curiga, sebab jalan itu adalah pelintasan warga setiap saatnya,’’ kata Sutriadi.
Pagi kemarin, selain melapor kepada pihak berwajib, korban juga langsung berangkat mencari sapinya, ke daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Ia mendatangi beberapa pasar ternak dan lokasi lainnya untuk mengecek keberadaan sapinya tersebut. Karena logikanya pelaku mencuri sapi untuk diperjual belikan. Sutriadi menambahkan, kedua sapi tersebut baru dipelihara sekitar 2 minggu lalu. Sapi dibelikannya dengan harga Rp 35 juta.
‘’Saya sekarang di Pesisir, mencari dibeberapa tempat, karena setiap hari ada pasar ternak. Kita menduga kedua sapi itu di bawa ke arah Padang,’’ paparnya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kapolsek Kota Mukomuko, AKP Yun Iswandi membenarkan adanya laporan kehilangan 2 ekor sapi simental tersebut. Dan pihaknya telah melakukan oleh TKP serta melakukan penyelidikan.
‘’Kita memang telah menerima laporan tersebut. Dan anggota sudah melakukan oleh TKP. Dan kasus ini masih kita selidiki lebih jauh,’’ terang Kapolsek.(dum)

Mini Bus Masuk Jurang, 7 Penumpang Selamat
METRO – Sekitar Pukul 6.10 WIB kemarin, telah terjadi kecelakaan tunggal di jalinbar Pantai Abrasi Air Punggur, Kelurahan Koto Jaya. Mobil mini bus merk KIA BK 7425 DO yang mengangkut 7 orang penumpnang, yang diketahui merupakan rombongan peserta kejuaraan nasional (Kejurnas) road race di Sentul International Karting & Motorcycle Circuit (SIKMC) masuk jurang. Beruntung penumpang dan sopirnya selamat.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Wisnu Widarto, S.Ik melalui Kasat Lantas, AKP. Marwan Pajrin, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara kecelakaan terjadi lantaran sopir mengantuk dan tidak menguasai kondisi jalan. Tidak ada korban jiwa, beberapa orang penumpang dan sopirnya luring.
‘’Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil pengangkut rombongan Kejurnas itu mengalami Lakatunggal karena diduga sopir ngantuk dan tak paham kondisi jalan. Korban hanya mengalami luka ringan saja, sementara mobil mengalami kerusakan dan segera dievakuasi,’’ ungkap Kasat kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Kronologis kejadiannya, mobil mini bus berisi 7 orang penumpang ini datang dari Kota Bengkulu, menuju Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Diduga karena ngantuk, saat melintasi jalan lurus menjelang SPBU Air Punggur, mobil keluar dari badan jalan dan langsung terjun ke siring jalan dengan kedalaman mencapai 3 meter.
Menurut keterangan dari sopir mini bus ini, Toni ia sempat ngebut karena kondisi jalannya lurus. Karena jarang melewati jalur, saat di jalan menikung ia terkejut dan keluar dari badan jalan.
‘’Tambah lagi di depannya ada terlihat seperti lobang, karena suasana pagi masih terlihat gelap,’’ tutupnya.(nek)