Friday, 28 March 2014

Kabupaten Mukomuko Politik

Caleg Stres Ditampung Dibekas Rumah Sakit
METRO – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko, serius menyiapkan diri untuk menampung  kemungkinan caleg stres karena tidak sukses saat pemilu. Bahkan 10 kamar eks rumah sakit Mukomuko, sudah disiagakan sebagai lokasi penampungan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Soeprapto Bengkulu.
Wakil Direktur RSUD Mukomuko, Syafriadi, SKM, M.Kes membenarkan jika pihak RSUD tengah memeprsiapkan beberapa kamar di gedung eks RSUD tersebut. Dimana survei gedung yang akan digunakan pun sudah dilakukan.  Tempat yang dipilih adalah lantai dua gedung utama eks RSUD Mukomuko.
‘’Ya kita sudah melakukan survei. Dimana hasil survei itu kemungkinan gedung yang akan digunakan yaitu gedung 2 lantai ruang kantor dan dekat IGD RSUD waktu itu. Lantaran sebagain gedung lainnya ditempati sebagai sekolah,’’ ujar Syafriadi.
Syafriadi menambahkan, dalam waktu dekat ini akan di mulai perapian ruangan yang akan digunakan. Mulai dari pemasangan terali besi, tempat tidur, perehapan pintu serta beberapa hal yang sifatnya diperlukan.
‘’Kalau untuk perawatan pasien yang mengalami stress, depresi atau pun semacamnya tentu dibutuhkan ruang perawatan yang agak berbeda. Dan tidak sama dengan ruang bagi perawatan penyakit lainnya. Apalagi mengenai pemasangan terali, dimana hal itu gunanya untuk mengantisipasi agar si pasien tidak kabur,’’ ungkap Syafriadi.
Lebih jauh Syafriadi menyampaikan, selain itu RSUD juga telah mempersiapkan beberapa petugas. Mulai dari perawat hingga petugas keamanan.
‘’Petugas pun juga telah kita persiapkan. Mulai dari perawat walaupun tidak spesifik untuk menangani orang mengidap gangguan jiwa. Namun untuk penanganan sementara sebelum dibawakan ke RSJKO. Tak hanya itu petugas keamanan pun juga kita perlukan. Untuk menjaga keamanan nantinya,’’ tutup Syafriadi.(dum)


Caleg Kunjungi Makam Keramat?
XIV KOTO – Berbagai cara ditempuh caleg untuk mencapai impian mereka duduk sebagai anggota dewan. Salah satunya yang kerap diisiukan, adalah mendatangi makam tua atau tempat keramat. Termasuk meminta bantuan dari orang pintar serta cara lainnya. Untuk wilayah Dapil I, isunya salah satu tempat yang jadi langganan caleg adalah makam mbah gresik di Desa Pauh Terenja Kecamatan XIV Koto.
Sebagiamana disampaikan oleh juru kunci makam mbah Gersik Dahril, sebagai juru kunci  Dahril mengakui sering didatangi, orang-orang tertentu yang minta keberkahan melalui makam Mbah Gersik. Menurutnya, bukan saja calon legislatif yang kerap mengunjungi makam ini, termasuk pejabat yang minta jabatan, sering meminta didoakan di makam ini.
‘’Biasanya ada yang datang, bukan saja caleg juga ada pejabat yang minta jabatan. Termasuk warga sering berziarah ke makam tersebut. Setiap mereka datang akan minta dengan saya, sebagai juru kunci makam ini,’’ kata Dahril.
Lanjutnya, kebanyakan yang datang selain bersiarah juga meminta dirinya untuk mendoakan kesuksesan mereka. Ada diantara permintaan tersebut yang terkabulkan dan ada yang tidak. Intinya bukan meminta kepada makam, melainkan meminta kepada yang maha kuasa. Belajar dari pemilihan periode sebelumnya, calag akan remain datang menjelang beberapa hari sebelum pemilihan.
‘’Biasanya 3 hari sebelum hari H ada yang datang, untuk minta berkah Tuhan melalui makam mbah Gersik. Biasanya yang dikabulkan adalah orang yang memiliki jiwa dan pikiran yang bersih. Kalau yang jiwanya kotor biasanya tidak terkabulkan,’’ ujar Dahril.
Salah seorang Caleg provinsi Bengkulu daerah pemilihan Kabupaten Mukomuko dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Mujiono, S.IP tidak memungkiri jika masih ada Caleg yang percaya dengan hal-hal gaib. Serta meminta berkah Tuhan dengan mendatangi tempatempat yang dianggap keramat. Namun secara pribadi ia tidak pernah berziarah ke makam keramat dengan maksud tertentu. Mujiono mengaku selalu minta do’a restu dengan sanak family dan handai taulan.
‘’Saya juga minta restu dengan leluhur, tapi tidak dengan mendatangi makamnya. Kalau saya berperinsip, do’a, ihtiar dan tawakal adalah wajib. Ini berlaku untuk semua urusan bukan hanya pada pencalonan saja,’’demikian Mujiono.(dul)

Barisan Santri Juga Siap Bina Caleg Stres
PENARIK – Tidak hanya RSUD Mukomuko yang tengah mempersiapkan ruang perawatan khusus bagi para caleg gagal dalam pemilu yang berpotensi terkena serangan gangguan kejiwaan, organisasi Barisan Santri di bawah asuhan Miftachul Huda Alchakimi juga menyatakan kesiapannya mengambil peran sebagai praktisi terapi jiwa bagi caleg stres. Pada Radar Mukomuko (RM) kemarin, pria yang diakrap dipanggil Gus Huda tersebut memprediksi, setelah penghitungan suara final pemilu nanti akan ada caleg yang jiwanya tergoncang. Mulai dari goncangan ringan hingga yang hebat. Jika tidak lekas ditangani maka dampaknya akan sangat serius bagi kelangsungan si caleg.
‘’Memang fasilitas yang kita tawarkan tidak seperti di rumah sakit ataupun pondok pesantren. Kita ada memiliki tempat yang biasanya digunakan pusat aktivitas gerakan barisan santri. Disanalah kita akan mencoba menetralisir kejiwaan para caleg yang menderita gangguan jiwa seperti stres, depresi atau yang sudah berat sekalipun. Berbicara kemampuan, Insya Allah kita barisan santri siap,’’ kata Gus Huda.
Sementara itu, pihak RSUD Mukomuko telah memastikan akan menggunakan gedung dua lantai eks RSUD sebagai tempat perawatan pasien mengidap gangguan kejiwaan. Yang akan segera dilengkapi adalah fasilitasnya. Sebab fasilitas kamar berikut desain bagi penderita penyakit kejiwaan tidak sama seperti pasien penyakit umum.
‘’Ya kita sudah melakukan survei. Dimana hasil survei itu kemungkinan gedung yang akan digunakan yaitu gedung dua lantai yang dahulunya sebagai kantor,  laboratorium dan IGD. Untuk perawatan pasien yang mengalami stress, depresi atau pun semacamnya tentu dibutuhkan ruang perawatan yang agak berbeda. Dan tidak sama dengan ruang bagi perawatan penyakit lainnya. Apalagi mengenai pemasangan terali, dimana hal itu gunanya untuk mengantisipasi agar si pasien tidak kabur,’’ ungkap Wadir RSUD, Syafriadi, SKM, M.Kes.(dul/dum)

Minta Dicoblos Via FB, BBM dan SMS Ramai
POLITIK RM – Tiada waktu tanpa kampanye, itulah aktivitas caleg saat ini, baik caleg DPRD tingkat 2 dan tingkat 1, maupun caleg DPR RI dan DPD RI. Semua cara dan media mereka gunakan untuk mengajak pemilih memberi dukungan dan mencoblos nomor urutnya pada 9 April mendatang. Diantara media yang digunakan adalah BBM, Facebook dan SMS telepon seluler. Cara ini simple dan tidak butuh banyak biaya. Namun kelemahannya hanya untuk pemilih tertentu saja, pengguna BBM dan FB jumlahnya terbatas.
Tampilan kampanye juga beragam, mulai dari berbentuk editan stiker maupun kata-kata yang mengajak secara terbuka kepada pengguna FB, BBM untuk mencoblos di TPS mendatang. Kampanye via media online maupun SMS ini, cukup menghibur pengguna jaringan, berbagai tanggapan diberikan terhadap caleg bersangkutan.
‘’Saya Jamin Muslihan Menang Di SP.8 Sumber Makmur,Kec.Lubuk Pinang,Mukomuko Kata MBAH UMAR MAROSYID,Tokoh Masyarakat Setempat yang Juga Mantan anggota DPRD Mukomuko Periode 2004-2009@Muslihan, DS untuk DPR.RI dari Partai HANURA,’’ inilah kutipan status dari salah seorang pengguna FB, atas nama Pranyoto Ateng.
Juga ada status Fb lainnya atas nama Rilek Siswandi Bardan ZA, ia mengatakan ‘’Mohon doa dan dukungannya maju sbg calon anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari partai Nasdem No.urut 4. ALAZADINI,S.Ip putra asli kecamatan Teramang Jaya,’’ tuturnya.
Sementara salah satu pesan kampanye Via SMS disamaikan oleh, caleg PAN Chaidirisman, dalam pesan yang disebarkan, ia minta doa dan dukungan pada 9 April mendatang. Adapun bunyi lengkap SMS tersebut, ‘’Ass ww caleg PAN, Chaidirisman, SH nomor urut 1 dapil 1 Mukomuko mohon doa dan dukungannya, dan tolong beri tahu pada sanak family, terima kasih,’’.
Sejauh mana pengaruhnya? salah seorang pengguna Fb atas nama Julian mengatakan, pada dasarnya pengguna media online tidak terlalu menanggapi hal demikian. Sama dengan status lainnya, tanggapan yang diberikan, tidak menjanjikan akan dipilih.
‘’Itukan hiburan, orang menganggapnya juga sebagai hiburan, tidak akan menjadi pedoman, sebab biasanya status di media online hanya diingat saat masih online,’’ tutupnya.(jar)

Wednesday, 26 March 2014

Formulir C1 Pileg Kota Bengkulu Nyasar


METRO – Sebanyak satu bundel lembaran formulir C1 Pemilu legislatif (Pileg) milik KPU Kota Bengkulu ditemukan di dalam kardus C1 KPU Kabupaten Mukomuko. Tersasarnya bundelan tersebut diperkirakan akibat kesalahan pada saat penyusunan logistik dari pusat ke daerah-daerah.
Sementara untuk Kabupaten Mukomuko sendiri terdapat kekurangan jumlah formulir di Dapil III sebanyak dua lembar dan juga tercecernya 1 kardus berisikan formulir lainnya yang sampai sekarang belum diketahui keberadaannya.
Kepala Tata Usaha (TU) Sekretariat KPU Kabupaten Mukomuko, Saipuddin Zuhri membenarkan penemuan bundelan formulir C1 pileg Kota Bengkulu. Sementara menunggu petunjuk dari KPU Prov, bundelan formulir itu diamankan.
‘’Yang jelas kita amankan dulu. Bagaimana nantinya saya juga belum tahu, formulir C1 ini ada di dalam kardus bersamaan dengan formulir milik Mukomuko,’’ kata pria yang akrab disapa bang Ipul ini.
Untuk formulir milik Kabupaten Mukomuko, dari yang diketahui Saipuddin kurang dua lembar saja, yaitu lembaran Daftar Calon Tetap (DCT) untuk isian suara pemilih masing-masing calon saat penghitungan.
‘’Kalau sejauh ini yang rusak belum ada, namun kita masih melakukan penyortiran dan pembagian sesuai kebutuhan setiap TPS. Hanya ada kekurangan dua lembar,’’ terang Ipul.
Sekretaris KPU Kabupaten Mukomuko, Junhari, B.Sc diminta keterangannya mengatakan belum mendapat laporan rinci soal adanya temuan formulir C1 milik daerah lain yang tersasar ke Mukomuko. Yang baru ia ketahui, ada satu jenis formulir saat mereka terima tidak sesuai dengan jumlah kardus seharusnya diterima, yaitu terjadi kekurangan satu kardus.
‘’Nanti akan kita sampaikan ke provinsi dan Kota Bengkulu, kesalahannya dimana? Soal adanya formulir kita yang kurang juga akan disampaikan untuk jalan keluarnya, sebab kita di daerah tidak berhak melakukan penggandaan,’’ tutup Junhari.(jar)


‘Aku Bukan Yang Pertama Tapi Terakhir Bagimu’
//Wisnu Hadi Ajak Dukung PKPI Nomor 15
POLITIK RM – Kemarin adalah jadwal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menggelar kampanye terbuka. Namun sama seperti kebanyakan partai lainnya, Para politisi PKPI tidak memanfaatkan jadwal ini untuk berkampanye secara terbuka. Namun bukan berarti caleg PKPI tidak bergerak, mereka terus melakukan penguatan di basis masing-masing. Terutama Wisnu Hadi, SE caleg PKPI Nomor urut 1 Dapil 3 Mukomuko. Ia menggunakan berbagai media untuk berkampanye, salah satu yang menarik kampanye via BBM dan SMS.
Selain meminta dipilih sebagai caleg Nomor urut 1, pengusaha muda adal Ipuh ini, juga mengajak memilih PKPI dengan menggunakan kalimat yang cukup puitis. ‘’Aku bukan yang pertama, tetapi terakhir untuk mu, pilih PKPI nomor 15,’’. Kata tersebut, menurutnya kalimat itu sesuai dengan posisi PKPI, berada pada urutan ke 15 atau partai nomor urut terakhir diantara deretan partai politik peserta pemilu yang ada.
‘’Kita partai nomor terakhir, masyarakat tidak perlu pusing mencarinya, di kertas suara PKPI berada pada urutan terakhir nomor 15. Saya caleg nomor urut 1,’’ kata Wisnu.
Namun lanjut Wisnu, meski berada pada urutan terakhir, bukan berarti PKPI tidak mampu menang. Bahkan ia yakin PKPI akan keluar sebagai salah satu pemenang pemilu. Selain kesiapan dari calegnya, juka masyarakat sangat mudah untuk mencari PKPI dalam kertas suara mendatang. Langkahnya untuk mengejar target suara 1 kursi, yaitu dengan menjalin silaturahmi, membuat tim di setiap desa dan juga berupaya meyakinkan warga dengan cara yang ia  yakini.
‘’Kita pasang target bisa meraih suara full, semua langkah kita mabil untuk meyakinkan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)

Caleg Rame-rame Gadaikan Barang
//Nasabah Pegadaian Naik 60 Persen
METRO – Berbagai cara ditempuh oleh caleg untuk memenuhi kebutuhan dana kampanye mereka. Salah satunya adalah dengan menggunakan jasa pegadaian, berbagai barang berharga mereka gadaikan, namun yang paling banyak berupa emas dan kendaraan. Seperti di kantor Pegadaian Kabupaten Mukomuko, sejak beberapa bulan terakhir, cukup banyak menerima barang berharga milik caleg.
Hal ini diakui oleh Kepala Kantor Unit Pegadaian Mukomuko, Pri Ilhamcan, sejak awal Maret lalu pegadaian kebanjiran nasabah. Dimana kenaikan itu sebanyak 60 persen dibandingkan sebelumnya. Ia juga membenarkan sebagian nasabah yang menggadaikan barang adalah caleg.
‘’Ya kita memang mengalami peningkatan nasabah. Dan dibandingkan sebelumnya kenaikan ini mencapai 60 persen. Baru - baru ini ada sekitar puluhan caleg yang datang ke kita. Kita tahunya karena sosok sang caleg cukup familiar. Dimana barang yang digadaikan mayoritas berbentuk emas,’’ ungkap Pri Ilhamcan.
Pri Ilhamcan melanjutkan, jika berdasarkan harga emas saat ini, dimana dalam keadaan standar, jumlah nasabah mereka tidak mengalami peningkatan. Namun karena pemilu, tetap terjadi peningkatan nasabah. Ia juga mengaku selama ini, nasabah tidak ada yang macet dalam melunasinya.
‘’Kalau berdasarkan pengalaman sebelumnya tidak ada cicilan yang macet. Rata-rata paling lama 2 hingga 3 bulan pasca pemilu semua barang tersebut sudah diambil pemiliknya,’’ tutup Pri Ilhamcan.(dum)

Honor dan Atribut Linmas Meragukan
POLITIK RM – Kabarnya nasib Linmas, petugas pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampai saat ini masih menggantung. Pasalnya pada awalnya honor para petugas ini dibayar APBN melalui Pemerintah Daerah, kemudian baru-baru ini kembali berubah, dimana honor mereka melalui Komisi Pemilihan Umum. Namun sayangnya walau sudah disetujui DPR, tetapi KPU di daerah belum menerima pernyataan tertulisnya. Kabar lain untuk pengadaan seragam bagi pasukan Linmas ini juga diragukan akan kelar pada waktunya.
Salah seorang petugas Linmas asal Kota Mukomuko yang enggan disebut namanya, mengaku belum punya rencana untuk menjalankan tugas mereka. Pasalnya mereka belum mendapat kepastian soal dana dari kerja mereka yang cukup berat tersebut dan juga soal atribut sampai sekarang belum mereka terima, bahkan belum ada kejelasan sama sekali.
‘’Kami tidak tahu, dari kapan dibayar dan bagaimana mekanismesnya, termasuk seragam, biasanya ada pelatihan dan langsung seragamnya, kalau sekarang entah ada atau tidak kita tidak jelas,’’ katanya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag dihubungi mengakui, jika berdasarkan keputusan dari DPR, honor linmas dibayar melalui KPU. Namun sayangnya hingga sekarang, mereka belum menerima pemberitahuan tertulis dan pemberitahuan soal anggaran untuk Linmas. Menyangkut atribut dan lainnya, bukan tanggungjawan dari KPU, melainkan dari Pemda dalam hal ini melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).
‘’Biasanya ada, kemungkinan untuk seragam belum datang, namun kami juga kurang jelas, sebab itu dilimpahkan kepada pemda melalui Satpol-PP,’’ tutupnya.(jar)


PPS Sempat Tuding PPK Sunat Dana ATK
POLITIK RM – Kemarin beberapa orang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Mereka mempertanyakan anggaran untuk ATK yang hanya dijatahi Rp 100 ribu saja. Padahal sebelumnya mencapai Rp 25o ribu. Anggota PPS ini sempat mencurigai jika dana PPS sudah disunat alias dipangkas oleh Panitia Pemilhan Kecamatan (PPK). Mereka baru mengerti, setelah mendapat keterangan dari pihak sekretariat KPU, jika anggaran yang disiapkan dari pusat memang sejumlah tersebut.
Sekretaria KPU, Junhari, B. Sc mengakaui jika kemarin sempat didatangi oleh utusan PPS se Kecamatan Air Dikit. Mereka mempertanyakan anggaran ATK yang hanya Rp 100 ribu. Padahal pada pemilu sebelumnya lebih besar. Padahal untuk pekerjaan, pemilu kali ini, PPS punya peran cukup penting dan tugas mereka juga berat. Para anggota PPS ini hanya ingin minta kejelasan, sebab mereka menduga jika dana untuk ATK dipotong oleh PPK.
‘’Kami sudah jelaskan, tidak ada hak PPK melakukan pengurangan satu persen pun. Anggaran sebesar itu memang sudah dari pusat, akhirnya sesuai keterangan dari kita, mereka mengerti. Awalnya memang ada prasangka jika dana mereka dipotong oleh PPK,’’ kata Junhari.
Junhari menambahkan, terkait kecilnya dana ATK tersebut, ia sendiri tidak dapat menjawab karena kebijakan dari atas. Namun ada perbedaan, pada pemilu lalu,  ada anggaran untuk carter computer dan pengadaan lain, sedangkan kali ini tidak ada lagi. PPS menerima semua perangkat dan logistik dalam bentuk siap digunakan. Mengenai honorium PPS tetap sesuai dengan anggaran semula, tidak ada perubahan sedikitpun.
‘’Ada perbedaan kebutuhan ATK di PPS, namun pada dasarnya pekerjaan PPS tahun ini lebih berat juga. Kami dalam hal ini akan sampaikan ke Provinsi, namun untuk mengambil kebijakan penambahan tidak mungkin, sebab sesuai dengan yang kami terima dari pusat,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 24 March 2014

Ribuan Massa PKS Turun ke Jalan


METRO – Ratusan kendaraan roda empat dan roda dua, kurang lebih ribuan massa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mukomuko memadati jalan raya kurang lebih 30 Km dari Kota Mukomuko menuju Kecamatan Lubuk Pinang. Kegiatan kampanye terbuka pada Sabtu (22/3) lalu ini, mendapat pangawalan ketat dari pihak keamanan dari Polres Mukomuko, Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Kampanye terbuka ini diikuti oleh segenap pengurus, caleg, kader, simpatisan dan segenap pendukung PKS.
Diantara petinggi dan caleg yang hadir, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Mukomuko, Andy Suhary, SE, M.Pd, Caleg DPR RI, Ust. Drs. HM  Syahfan B Sampurno, Caleg DPRD Provinsi Bengkulu, Burhandari, M.Si, Caleg DPRD Kabupaten, Purwanto, Ir. Nurlina Zamdial, M.Si dan anggota dewan H Tarmizi serta caleg dan pengurus PKS lainnya.
Massa mulanya berkumpul di lapangan sepak bola Ratok Denai Kelurahan Bandar Ratu, Kota Mukomuko. Setelah mendengarkan serangkaian orasi yang disampaikan orator dengan nada dan semangat berapi-api, massa kemudian dengan tertib mengikuti konvoi kendaraan menuju Lubuk Pinang.  Andy dalam orasinya mengajak seluruh caleg, kader dan simpatisan PKS mempertahankan status sebagai pemenang pemilu. Juga meningkatkannya dengan target menang di setiap dapil. Tak lupa Andy mewarning agar  bersama-sama mengamankan suara PKS dari peluang terjadinya dugaan  penggelapan dan sebagainya. Caleg Nomor Urut 1 Dapil 1 ini juga sempat memperkenalkan nama dan nomor urut caleg PKS lainnya di hadapan massa.
‘’Bersama-sama kita berjuangan mengejar kemenangan, PKS sejauh ini merupakan satu-satunya partai yang menggelar kampanye terbuka. Ini membuktikan bahwa PKS paling siap menghadapi pemilu,’’ kata Andi.
Syahfan di depan massa menyampaikan, dari 6 ribu lebih anggota dewan PKS yang tersebar se Indonesia, hanya dua orang saja yang berurusan  dengan aparat penegak hukum. Ini membuktikan jika dewan PKS komitmen dengan amanat rakyat. Ia sendiri selaku utusan dari Bengkulu sudah  membuktikan perjuangannya dengan memuluskan jalan lintas Sumatera dan mewujudkan program lain yang bersifat pro rakyat. Tak sebatas itu, dari kepala daerah se Indonesia, 33 diantaranya merupakan kader asli PKS.
‘’Kita pantas berbangga, sejauh ini dewan PKS masih komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. Begitu juga kepala daerah asal PKS mampu membangun daerahnya dengan baik. Insyaallah dengan dukungan masyarakat, PKS bisa terus berjuang untuk rakyat,’’ tutupnya.(jar)

Massa Gerindra Terlanjur
POLITIK RM – Puluhan massa partai Gerindra kecewa. Pasalnya mereka sudah berdatangan dari berbagai daerah dengan maksut mengikuti kampanye terbuka yang dijadwalkan kemarin, tiba-tiba diinformasikaan tidak ada kampanye terbuka. Alasan tidak dilakukannya kempanye terbuka ini, karena pihak pengurus Gerindra belum menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian.
Caleg Gerindra Dapil I, Sulimin yang ditemui saat tengah bersama dengan para pedukungnya kemarin, mengaku ada miskomunikasi antar pengurus dan caleg. Hingga massa sudah datang ternyata kampanye terbuka urung dilakukan. Namun kemarin mereka juga sempat berkumpul dengan pengurus disalah satu hotel sekedar menyampaikan beberapa informasi, selanjutnya pulang ke rumah masing-masing.
‘’Harapannya ada pawai, tetapi tidak jadi karena ada kendala. Namun tetap ada pertemuan, dimana saya dan ketua menyampaikan beberapa hal kepada mereka yang hadir, setelah itu pulang ke rumah masing-masing,’’ kata Sulimin.
Ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bassendri, SE mengakui adanya mis komunikasi, hingga ada beberapa massa yang datang. Penundaan kampanye lantaran kendara izin, namun mereka akan tetap menggelar kampanye akbar pada 3 April mendatang. Selain mohon maaf atas kesalahan ini, caleg DPRD Provinsi ini juga merasa bangga, karena tingginya antusias masyarakat untuk bergabung dengan arus massa Gerindra.
‘’Kami akan gelar kampanye terbuka secara besar-besaran pada jadwal kedua nanti, untuk kali ini gagal, semua karena ada miskomunikasi. Walau bagaimanapun kami mohon maaf,’’ paparnya.
Salah seorang anggota Panwaslu Mukomuko, Ita Hartati, SE menjelaskan sebelum ditetapkan jadwal kampanye, ada pertemuan semua pengurus partai dengan pihak keamanan. Dimana pemberitahuan kampanye terbuka dilakukan seminggu sebelum kegiatan. Maka kalau Geridra belum menyampaikan pemberitahuan, kesalahan dari mereka.
‘’Itukan sudah disampaikan sebelumnya, kalau mereka tidak menyampaikan denganpihak kepolisian, ya itu salahnya. Kecuali pertemuan kecil, tidak perlu pemberitahuan,’’ tutupnya.(jar)



Dihadiri Anak-Anak, Caleg Lupa Singkatan PKS
POLITIK RM – Dibalik kesuksesan kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada sabtu lalu, ada hal yang mengelitik dan dikritisi. Massa yang hadir masih tampak membawa anak-anak dalam berkampanye dan massa tidak mengindahgkan aturan lalulintas saat mengendarai kendaraan mereka. Selain caleg nomor 9 Partai nomro urut 3 ini, Ir. Nurlina Zamdial, M.Si salah melafaskan singkatan dari PKS, hingga menjadi Partai Keadilan Sosial (PKS).
Kesalahan tersebut tidak satu kali, melainkan berulang-ulang hingga 3 kali disebutkan saat menyampaikan orasi di hadapan massa. Selain itu, kejadian ini sempat memancing tawa dari massa yang hadir dan malah lebih mengerti dengan singkatan dari PKS. Apakah lupa atau sama sekali tidak tahu dengan singkatan partai sendiri, tak diketahui pasti.
Menanggapi ini salah seorang tokoh senior PKS Mukomuko, sekaligus anggota DPRD Mukomuko aktif, H. Tarmizi mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Namun demikian, ia memaklumi karena caleg yang salah menyebutkan singkatan partai bukan dari kader, melainkan kader partai lain yang kemudian bergabung dengan PKS.
‘’Kita sesalkan, namun tetap dimaklumi sebab saat itu mungkin lupa, kebetulan beliau memang tidak dari awal selaku kader PKS,’’ kata Tarmizi.
Drs. H.m. Syahfan B Sampurno caleg DPR RI, terkait dengan keberadaan anak-anak dalam kampanye menurutnya, bukan PKS yang melibatkan. Hanya saja setelah diperingatkan, anak-anak masih bermain di sekitar tempat kampanye. Selain itu tak dipungkiri adanya simpatisan yang memiliki akan kecil, ikut dalam rombongan massa. Yang jelas, PKS adalah partai yang mematuhi aturan kampanye.
‘’Kita mengikuti aturan yang berlaku, namun karena kampanye terbuka, masih saja anak-anak bisa masuk ke lokasi kampanye, juga ada ibuk-ibuk yang membawa anaknya. Kita dari awal sudah memberitahukan, tentang larangan membawa anak-anak,’’ tutupnya.(jar)


Sebagian Logistik Pemilu Siap ke TPS

POLITIK RM – Sebagian besar Lisgitik Pemilu 2014 sudah diterima dan dioleh oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Diantaranya surat suara, kotak suara, bilik, tinta, penusuk, segel, bantalan, ID Card dan sebagainya. Logistik yang belum datang dan diperkirakan menghabiskan waktu menyusun dan mengelolanya untuk dibagikan ke TPS, adalah formulir, mulai dari untuk saksi, petugas TPS, PPK dan sebagainya.
Ketua KPU Mukomuko, Dawud, S.Ag mengatakan untuk logistik pada dasarnya tidak ada kendala. Setiap logistik yang datang langsung di olah untuk siap dikirim ke TPS. Sekarang mereka masih menunggu kedatangan formulir, rencananya dalam waktu dekat ini sampai secara keseluruhan. Logistik yang ada saat ini, disimpan di gudang KPU dan mendapat penjagaan ketat.
‘’Sebagian besarnya sudah ada, surat suara tinggal dibagikan ke TPS. Semuanya dalam kondisi aman dan terjadi di secretariat KPU. Setiap saat ada petugas KPU dan dari Polres yang menjaganya,’’ kata Dawud.
Anggota KPU lainnya, Abdul Hamid Siregar, S.Ag, M.Pd mengatakan selain masih ada beberapa logistik yang belum datang, juga KPU masih memiliki rangkaian kerja cukup banyak. Dalam waktu dekat, mereka akan turun ke sekolah-sekolah untuk menemui kembali para pemilih pemula, untuk sosialisasi. Tujuannya adalah agar pemilu sukses dengan memilihnya segenap masyarakat.
‘’Banyak lagi yang harus kita selesaikan, dari logistik hingga tahapan sosialisasi dan sebagainya. KPU menginginkan semua masyarakat bisa mengikuti pemilu dan menggunakan hak suaranya,’’ tutupnya.(jar)


551 Saksi PPP Dibekali

POLITIK RM – Sejak beberapa hari lalu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mukomuko mulai membekali  kurang lebih 551 orang saksi. Pembekalan dilakukan di kecamatan masing-masing dengan difasilitasi pengurus kecamatan dan caleg. Mereka akan ditepatkan di setiap TPA, PPK dan selaku saksi remia maupun meninjau sekitar TPS.
Disampaikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH, proses pembekalan saksi langsung dilakukan oleh kader. Saksi mereka ambil dari pendukung PPP sendiri, asal TPS tempat ia ditugaskan. Ada beberapa pemahaman yang diberikan, terutama menyangkut mengisi lengkap hasil pemilu dan pengawasan terhadap setiap detail proses di TPS.
‘’Sekarang beberapa kecamatan telah melalui proses penyiapan saksi, yang jelas saksi kita ambil dari pendukung PPP di setiap TPS, mereka harus menguasai tahapan kerja saksi dan punya respon cepat terhadap kondisi di TPS,’’ kata caleg PPP Dapil I ini.
Sekjen DPC PPP, Frenki Janas, mengatakan proses pembekalan saksi untuk beberapa kecamatan sudah selesai. Seperti di Penarik, Air Dikit dan Selagan Raya ia langsung tutun memberi pembekalan. Keberadaan saksi bagi PPP sangat penting, untuk menyelamatkan suara dan juga demi berjalannya pemilu sesuai keinginan bersama masyarakat. PPP tidak akan melakukan kecurangan dan tidak pula membiarkan adanya kecurangan pemilu.
‘’Kita menginginkan pemilu yang bersih, maka semua saksi yang akan diterjunkan diberi bekal, keberadaan saksi PPP sangat penting untuk menciptakan pemilu yang bersih,’’ tutupnya.(jar)


Sunday, 23 March 2014

Curigai NasDem, PPP Lapor ke Panwaslu


POLITIK RM – Permasalahan dugaan pengrusakan atribut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kecamatan Penarik masih berlanjut. Kemarin, pihak PPP melaporkan secara tertulis kepada Panwaslu terkait kejadian tersebut, yang intinya minta diusut tuntas. Tudingan dialamatkan ke  NasDem, karena pada posisi atribut PPP, terpasang atribut partai pendatang baru pada Pemilu 2014 ini.
Ditemui kemarin, Sekjen PPP, Frenky Janas menegaskan persoalan ini harus ada titik terangnya. Laporan sudah mereka sampaikan ke panwaslu. Alasan ia mencurigai pihak NasDem karena pada lobang tiang atribut PPP sebelumnya terpasang bendera NasDem. Harapannya persoalan ini bisa diusut tuntas, selain kepada panwaslu, laporan juga kepada pihak kepolisian.
‘’Logikanya begini, rumah kita dimasuki orang dan di dalam rumah ditemukan barang milik seseorang, maka kecurigaan kita terhadap pemilik barang yang tertinggal dalam rumah tersebut, soal benar atau tidak dugaan pelakunya, tergantung hasil penelusuran oleh pihak berwenang. Atribut kami hilang dan dirusak, kemudian di lokasi ada bendera NasDem, jelas kami curiga,’’ kata Caleg Dapil II ini.
Frenky melanjutkan bahwa tindakan yang telah dilakukan pelaku adalah bentuk penghinaan dan juga sudah merugikan PPP. Soal kemungkinan dilakukan pihak lain yang ingin mengadu domba, Frenky enggan berprasangka terlalu jauh. Ia tetap menginginkan panwaslu dan penegak hukum bisa menindaklanjuti sesuai laporan yang disampaikan.
‘’Kita tidak berprasangka macam-macam, kita laporkan sesuai bukti yang ada, harapan kita kepolisian dan panwaslu bisa mengusutnya sampai tuntas,’’ tegas Frenky.
Sekjen DPD NasDem Musfar Rusli, diminta tanggapannya terpisah mengenai sikap pengurus PPP belum bisa bicara terlalu banyak. Yang jelas mereka tidak pernah menginstruksikan ataupun mengizinkan kader atau caleg NasDem merusak atribut partai lain. Soal adanya bendera NasDem sebagai pengganti atribut PPP di TKP, menurutnya bukan oleh pihak mereka. Ia mencurigai adanya pihak yang ingin membenturkan dua partai ini. Ia bahkan mendukung sikap PPP yang meminta panwaslu dan pihak berwajib mengusut tuntas masalah ini.
‘’Silakan saja, walau bagaimanapun kami yakin itu bukan perbuatan NasDem. Kita serahkan kepada pihak yang berwenang untuk mengusutnya. Bisa saja pihak lain yang bermaksud mengadu domba dua partai ini,’’ tutup Musfar.(jar)

Caleg Saling Curi Atribut
POLITIK RM – Jelang pencoblosan pemilu suasana politik makin panas. Kabarnya beberapa atribut caleg menghilang, diantaranya atribut milik caleg PPP, atribut Hanura dan beberapa partai lainnya. Kuat dugaan, terjadu aksi saling curi atribut oleh tim pemenangan caleg, yang merasa risih, karena dianggap dapat merusak suara jagoan masing-masing.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mukomuko, Masripani Maas, SH mengakui jika beberapa atributnya menghilang. Tak diketahui siapa pelaku yang mencuri atribut tersebut. Atas kejadian itu, ia sangat kecewa dan dianggap dapat merusak suasana pemilu. Semestinya caleg bisa bersaing dengan sehat dan santun.
‘’Saya belum tahu berapa atribut kami yang dibuka, malam kemarin, juga salah satu atributnya  yang di pasang di Desa Ujung Padang Raib, belum diketahui siapa pelakunya,’’ kata Masri.
Namun Masri memastikan, tidak akan melaporkan kejadian tersebut, juga ia menekankan kepada pendukungnya untuk tidak merusak ataupun mengganggu atribut milik caleg lainnya. Ia yakin, meskipun ada serangkan dengan menghilangkan atribut dan sebagainya, tidak akan memperngaruhi dukungan dari masyarakat.
‘’Bagaimanapun kami tidak akan membalas kejadian itu, termasuk untuk melaporkan kejadian ini kepada panwaslu belum ada rencana. Kami tetap yakin masyarakat tidak akan terpengaruh,’’ tegasnya.
Juga Caleg Hanura, Ismardi mengaku beberapa bendera yang ia pasang dibeberapa tempat menghilang. Meski ada bendera partai lain di sekitar tempat berdiri benderanya, namun ia tidak mengambil tindakan apa-apa. Yang jelas, ia berpesan, agar semua peserta pemilu bisa menjalankan kampanye dengan baik dan saling menjaga.
‘’Kita tidak tahu, yang jelas harapan kita semua bisa saling menghargai dan menghormati. Biarkan masyarakat yang menentukan, tugas kita berusaha dan meyakinkan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


Dapil I Dikuasai PKS
//Siang ini Kampanye Terbuka
POLITIK RM – Sesuai rencana, siang nanti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mukomuko, akan menggelar rapat atau kampanye terbuka. Dapil I hari ini, dipastikan akan dikuasai oleh PKS sepenuhnya. Karena masa PKS yang mengiringi para caleg dan pengurus partai ini, siang hari akan berkumpul di lapangan Ratok Denai Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko. Selanjutnya massa akan bergerak menggelar pawai menelusuri Dapil I, hingga kemudian sekitar Pukul 14.00 WIB, massa akan berkumpul di lapangan hijau Desa Lubuk Pinang Kecamatan Lubuk Pinang.
Dihubungi kemarin, Ketua DPD PKS Mukomuko, Andi Suhary, SE, M.Pd mengatakan mereka mulai ngumpul Pukul 14. 00 WIB di lapangan Ratok Denai, pagi harinya, hanya persiapan dan penguatan internal partai. Usai gelar orasi, massa bergerak menelusuri jalan, kemudian berkumpul di lapangan Lubuk Pinang. Di Lubuk Pinang, juga akan digelar pertemuan akbar dengan masyarakat setempat.
‘’Kita akan menggunakan seharian untuk menggelar kampenye secara terbuka, hari pertama, memang fokusnya di daerah Mukomuko. Massa nanti akan mengiringi kendaraan caleg, pengurus dan kader PKS,’’ kata Andi.
Untuk persiapan sendiri, menurut Andi sudah 99 persen selesai, termasuk pemberitahan dengan pihak keamanan dan pelaksana pemilu. Caleg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, PKS juga jika tidak ada halangan akan hadir seluruhnya dalam kampanye ini. Dan mereka sudah memasang beberapa atribut di tempat pusat kampanye partai berupa bendera.
‘’Kita sudah siapkan seluruhnya, mudahan semua berjalan dengan lancar dan sukses. Ini penting bagi kami, untuk menyampaikan kepada masyarakat, jika PKS partai paling siap menghadapi pemilu,’’ tutupnya.(jar)

25 Dewan Baru Dapat Ditebak
POLITIK RM – Meski pencoblosan pemilu 2014, baru dilaksanakan 9 April mendatang, namun siapa 25 orang anggota dewan Mukomuko periode mendatang sudah bisa ditebak. Dasarnya, melihat dari potensi caleg, kemampuannya dalam bersaing hingga detik ini dan juga kekuatan seorang kandidat untuk menguasai basisnya sendiri.
Dari sejumlah caleg yang ada dalam satu partai politik, hingga saat ini mereka yang tetap eksis tidak lebih dari 3 orang per partai. Sebagian besarnya mulai pasrah bahkan ada yang sudah menyerah, tidak berharap banyak untuk duduk. Alasannya sudah menyadari, dukungan tidak terlalu kuat ditambah lagi minimnya anggaran politik yang dimiliki.
Salah seorang politisi senior Mukomuko, H. Tarmizi diminta tanggapannya, mengatakan sebagian besar caleg sudah menyerah. Tidak lagi bergerak untuk mengejar kemenangan. Sementara caleg yang didukung oleh basis dan anggaran yang cukup terus  maju. Caleg melemah karena menyadari, tidak mungkin bersaing dengan caleg tertentu.
‘’Kita sudah dapat menebak, siapa saja calon dewan yang berpeluang duduk, dari caleg setiap partainya, bisa dilihat mereka paling berpeluang. Saat ini semuanya sudah jelas, ada yang menyerah dan terus bergerak,’’ kata Tarmizi.
Siapa saja mereka? Tarmizi enggan terlalu jauh, yang jelas ia yakin semua orang berpendapat sama dalam memberi penilaian terhadap caleg. Tidak mungkin caleg yang tidak bergerak bisa duduk. Selain itu caleg yang tidak memiliki basis juga sulit bisa menang. Soal dana kampanye, mesku tetap menentukan bagi caleg, namun bukan jaminan.
‘’Saya kebetulan banyak berada di dapil III, saya terus memantau masing-masing caleg. Di Sungai Rumbai misalnya, ada 3 caleg yang berpeluang duduk, juga di kecamatan lain ada beberapa diantara mereka yang berpeluang,’’ tutupnya.(jar)


Dukungan Untuk Ismardi Tak Terbendung

POLITIK RM – Dukungan untuk Ismardi caleg Hanura Dapil I Nomor Urut 4 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tak terbendung. Sikapnya yang ramah dan selalu tampil sederhana, merupakan gaya tarik tersendiri bagi pemilih. Apalagi Ismardi selama ini sudah dikenal dekat dan tidak pernah pilah-pilih dalam berkawan, bergurau maupun saat membantu masyarakat.
Di Desa Ujung Pada di desa tempat domisilinya, nama Ismardi masuk dalam dominasi caleg kuat dan digadang-gadangkan untuk mengakhiri krisis dewan di Kota Kabupaten Mukomuko ini. Bahkan di beberapa desa di Dapil I, nama Ismardi juga cukup kuat sebagai pilihan. Sebab sejak lama, Ismardi sudah akrab dan punya banyak kawan  di berbagai tempat.
Diminta tanggapannya, terkait banyaknya masyarakat dukungan untuknya, Ismardi enggan banyak berkomentar. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan merekat. Kalau memang dipercaya, Ismardi dengan tulus menyatakan siap menjadi wakil yang merakyat.
‘’Kalau masyarakat menginginkan saya duduk, maka saya siap menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Saya melakukan sesuatu apa adanya dan tidak pernah berbeda, hari ini ataupun sebelumnya,’’ kata Ismardi.
Terkait beratnya persaingan politik, antar caleg, Ismardi tidak gentar. Ia tetap berusaha sesuai kemampuan dan cara yang ia yakini. Namun ia berharap semua caleg bisa bersaing dengan sehat dan saling menghormati. Karena tidak baik, lantaran pencalonan terjadi keretakan dalam hubungan masyarakat. Menang itu keinginan dari semua caleg, namun keputusan pada masyarakat dan keputusan yang maha kuasa.
‘’Kita tidak terlalu berlebihan, melakukan sesuatu sesuai kemampuan dan kayakinan. Saya sama-sama caleg, baik satu partai maupun dengan partai lain tetap baik. Jangan sampai karena pencalonan, ada keretakan panjang antar masyarakat,’’ tutupnya.(jar)