Thursday, 21 August 2014

Pelantikan Dewan Mukomuko








NasDem Pastikan Usung Wismen


POLITIK RM – DPD Partai NasDem Kabupaten Mukomuko, dipastikan mengusung Ir. Wismen A Razak, M.Si, selaku pengurus DPP NasDem sebagai bakal calon bupati. Pertimbangannya, Wismen dinilai mampu memajukan daerah kedepan. Untuk memperkuat barisan persiapan pemenangan Wismen, jajaran pengurus, simpatisan dan relawan partai NasDem akan memajang baliho disejumlah desa dari masing-masing dapil.
Kiprahnya di dunia politik,  tak perlu diragukan lagi. Dia pernah menjabat sebagai Ketua KNPI, Ketua DPD PAN Mukomuko, hingga saat ini eksis di kepengurusan partai hingga ke tingkat pusat. Selain itu putra kelahiran Mukomuko, 6 Mei 1970 ini juga pernah menjadi Direktur LSM Topan RI.
Hal ini diakui Wismen, dirinya siap bersaing untuk menjadi calon kandidat bupati pada periode mendatang. Dia mengatakan, kesiapan itu juga mendapat dukungan penuh dari pengurus partai yang bakal dijadikan sebagai kereta pengusung.
‘’Kesiapan kita untuk maju sebagai calon bupati, tidak diragukan lagi. Tekat itu sudah bulat, karena kita memiliki niat untuk membangun daerah ini. Soal partai, kita pengurus partai mungkin memiliki peluang besar. Kesiapan kita untuk maju, juga berharap dukungan dari masyarakat, terutama doa restu,’’  kata alumni Pasca Sarjana Universitas Sudirman ini.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Mukomuko, Busril, melalui Sekretarisnya, Musfar Rusli, mengatakan penetapan Wismen sebagai bakal calon kandidat yang akan diusung partai NasDem untuk sementara ini sudah final. Menurut Musfar, penetapan berdasarkan hasil kesepakatan pengurus partai untuk mengutuskan calon bupati dari kader partai. Dia menyebutkan salah satu kader yang memiliki niat membangun dareah ini dan memiliki kesiapan maju adalah Wismen, karena dinilai potensi untuk memajukan daerah kedepan.
‘’Boleh dikatakan seratus persen partai NasDem akan mengusung Wismen, karena dia sosok yang potensial. Penetapan ini berdasarkan kesiapan dari penilaian kader partai yang siap menghadapi Pilbup mendatang,’’ ujar Musfar.
Keseriusan mengusung kandidat bupati, dia mengatakan akan melakukan pemajangan sejumlah baliho berukuran besar disetiap desa. Menurut Musfar, tujuan pemasangan baliho berbentuk gambar calon, terutama memperkenalkan kader partai yang bakal diusung. Selain itu, ia mengaku sebagai bentuk permohonan doa restu kepada masyarakat untuk memuluskan proses politik.
‘’Bentuk keseriusan kami dari NasDem, akan memasang baliho bakal calon di sejumlah desa dan kelurahan,’’ tutur Musfar.
Musfar menjelaskan, jelang pertarungan politik Pilbup, ditubuh NasDem akan melakukan re organisasi, mulai dari tingkat DPD hingga ke ranting. Dia mengakui fase-fase yang akan dilakukan bertujuan untuk memperkuat barisan jelang pemilihan berlangsung.
‘’Menghadapi pemilihan bupati ini, ada fase yang harus kita lakukan di tubuh partai yang tujuannya untuk memenangkan calon kandidat yang akan diusung. Perlu kita lakukan, karena persaingan politik pada Pilbup nanti akan lebih sengit lagi. Dengan demikian, kita himbau seluruh kader dan simpatisan dari berbagai dapil, untuk membentuk relawan yang siap bergabung secara bersama-sama kedepan,’’ imbuh Musfar.
Terkait dengan siapa pasangan yang akan mendampingi Wismen, belum ditetapkan. Menurut Musfar, sebelumnya akan dilakukan penyeleksian secara politis melalui sistem komunikasi langsung.
‘’Sampai sekarang belum ada kepastian, siapa akan mendampingi Wismen. Sebelumnya, kita akan melakukan audiensi langsung dengan beberapa nama yang dinilai berpotensi dan memiliki niat untuk maju. Sebagai persyaratannya, lebih difokuskan kepada kesamaan visi dan misi,’’ terangnya.
Selain itu, dia mengatakan atas nama partai NasDem mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota dewan terpilih dan ucapan terima kasih kepada dewan yang telah berakhir masa tugasnya. Harapannya, kedepan bisa lebih fokus untuk bersama-sama membangun daerah ini. 
‘’Bukti keseriusan partai NasDem untuk kemajuan daerah, juga akan membuka posko aspirasi dan pengaduan publik terhitung 1 September nanti. Dengan harapan kepada seluruh anggota dewan yang sudah dilantik, selama menjalani masa tugasnya nanti juga aspiratif dalam menanggapi aspirasi masyarakat,’’ demikian Musfar. (nek/prw)



Gedung DPRD Dipadati Warga
//Sambut Kehadiran Wakil Baru
METRO – Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko untuk masa bakti 2014-2019 dan menonaktifkan anggota dewan periode 2009-2014, jauh beda dengan sidang-sidang sebelumnya, dimana acap kali ruang paripurna dihiasi kursi kosong. Diperkirakan sejak pagi kemarin, lebih dari seribu pasang mata hadir di gedung DPRD Mukomuko menyambut kehadiran wakil rakyat  yang baru. Sebagian warga yang mayoritas keluarga dan pendukung dewan terpilih terpaksa ditampung di luar ruang paripurna yang sudah padat sejak awal. Juga semua unsur muspida dan pejabat yang tegabung dalam FKPD tampak hadir, meski tanpa kehadiran bupati yang punya tugas di luar. Termasuk kades, Tim PKK dan tokoh masyarakat lain tak mau ketinggalan menyaksikan momen penting ini.
Acara diawali dengan menyanyi lagu Indonesia raya dan doa, selanjutnya ketua DPRD Mukomuko aktif saat itu, Drs. Arnadi Pelam menyampaikan pidato resmi, dilanjutkan dengan pembacaan SK Gubernur tentang pemberhentian dewan lama dan pelantikan dewan baru oleh Sekretaris Dewan, Drs. H Bustari Maler, M.Hum. Hingga kemudian ketua pengadilan negeri Argamakmur, Asep Sumirat Danaatmaja, SH, M.H melantik secara resmi 25 anggota dewan yang baru masa bakti 2014-2019. Seterusnya serahterima jabatan dewan lama dengan dewan baru dan pidato dari pimpinan dewan sementara dalam hal ini, Armansyah, ST dari Gerindra selaku ketua dan Eri Zulhayat, SE, M.Si selaku wakil ketua.
Tah terhenti disitu, banyak lagi rangkaian acara dilangsungkan hingga jamuan makan yang sudah disiapkam pihak sekretariat dewan. Bersamaan dengan itu masing-masing dewan bersama keluarganya tak henti-hentinya mengabadikan momen penting ini melalui kamera.
‘’Kita bersukur, acara pelantikan berlangsung dengan sangat meriah sesuai harapan semua. Selain itu dari awal, acara berjalan dengan baik, tanpa ada kendala maupun masalah hingga selesai,’’ kata Bustari.
Merasa puas atas kesuksesan pelantikan, kandidat doktor ini tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada segenap pejabat dan staf secretariat yang sudah merancangnya dengan baik dari semula. Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada, semua lapisan masyarakat, pejabat daerah dari semua unsur dan tamu undangan lainnya yang sudah menyempatkan diri untuk hadir. Dibalik itu, Bustari juga mengucapkan banyak maaf jika terdapat kekurangan, dalam penyambutan atau layanan lainnya.
‘’Kita berterimakasih atas semua pihak yang sudah mendukung suksesnya pelantikan dewan baru. Kita berharap kedepan, kerjasama yang baik terus terjalin,’’ ungkapnya.
Salah seorang anggota dewan, Fitri, SE mengaku bangga dan cukup puas dengan kegiatan pelantikan ini. Sambutan dari masyarakat luar biasa untuk mereka yang akan melaksanakan tugas daerah. Momen ini merupakan kebahagian bagi keluar, kerabat dan kawan-kawannya yang sama-sama berjuang selama ini.
‘’Saya cukup terharu melihat animo masyarakat untuk datang, mudahan menjadi awal yang baik untuk pembangunan kedepan,’’ tutupnya.(jar)

Mahyudin Ya’cub Diusung Tokoh 3 Kecamatan


AIR RAMI – Mendapat dukungan dari tokoh masyarakat 3 kecamatan, yakni Kecamatan Air Rami, Ipuh dan Malin Deman, Mahyudin Ya’cub alias Jhon Ya’cub makin percaya diri untuk maju sebagai calon Bupati Mukomuko periode 2015-2020. Diyakini, seiring dengan waktu dukungan dari kecamatan lain akan terus diterimanya. Sebab Mahyudin dikenal sebagai sosok yang layak dan pantas memimpin Mukomuko.
Disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami, Baihaki, dirinya siap mendukung bahkan untuk menjadi relawan kemenangan Mahyudin pada Pilbup mendatang. Sosok Mahyudin menurutnya,memiliki nilai jual untuk bersaing. Mahyudin juga dinilai memiliki kemampuan untuk memimpin daerah, berangkat dari ilmu pengetahuan yang cukup bahkan juga pernah menjadi seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.
‘’Saya sudah dapat kabar, Mahyudin akan maju dan mencalon jadi Bupati. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya, bahkan siap untuk memberikan dukungan dan sekaligus menjadi tim pemenang. Dilihat dari figur, Mahyudin cukup memiliki ilmu pengetahuan dan mampu bersaing demi memajukan daerah ini,’’kata Baihaki.
Senada disampaikan, warga Lubuk Talang, Malin Deman, Hamdan. Menurutnya, dukungan kepada Mahyudin bukan hanya dipandang dari sosok kepemimpinan dan pengalaman, tetapi juga dinilai sebagai salah satu putra terbaik yang siap untuk memimpin daerah ini. Dia menambahkan, Mahyudin juga merupakan putra asli Malin Deman, dengan demikian ia sepakat untuk membantu kemenangan Mahyudin. Selain itu, Ia menilai elektabilitas dan kemampuan Mahyudin, cukup teruji. Yang lebih meyakinkan lagi, ia menerima kabar keseriusan Mahyudin untuk maju dan siap meningkatkan kemajuan daerah.
‘’Sudah sepantasnya kita mendukung Mahyudin untuk maju pada Pilkada mendatang. karena selain putra daerah, mahyudin juga sudah siap lahir batin untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Mukomuko pada pilkada 2015 mendatang. disamping itu mahyudin sudah memiliki pengalaman yang luas, baik bidang politik ataupun pembangunan dan birokrassi lainnya,’’ujar Hamdan.
Selain itu juga disampaikan oleh warga Retak Ilir Kecamatan Ipuh, Hartoni.  Dia juga mengatakan kesiapan dirinya untuk memberikan dukungan kepada Mahyudin, termasuk keluarga serta sanak familinya. Tidak hanya itu, ia juga siap mengajak warga untuk memilihnya supaya Mahyudin menang dan menjadi bupati Mukomuko lima tahun kedepan. Diantara Calon Bupati (cabup), ia menilai Mahyudin memiliki figur, ilmu politik, dan birokrasi, serta pengalaman yang tinggi. untuk itu ia berharap warga mendukung dengan sepenuhnya, Ia juga berharap warga desa lain juga memberikan dukungan yang sama supaya mahyudin menang dan membawa perubahan untuk kedepannya.
‘’Saya rasa untuk cabup dari dapil III Mahyudin lebih pantas dibandingkan dengan yang lainnya, karena mahyudin sudah punya pengalaman yang jauh lebih baik daripada yang lainnya. Diharapkan seluruh warga di dapil III mendukung mahyudin pada pilbup 2015 mendatang,’’tutup Hartoni.(cw6/prw)


Ketua Arman, Waka Eri, 18 Dewan Wajah Baru
//Dilantik Ketua PN dan Dihadiri Gubernur
METRO – Sesuai jadwal, hari ini akan berlangsung pelantikan anggota DPRD Mukomuko periode 2014-2019. Sekaligus serahterima jabatan antara dewan yang lama dengan wakil rakyat Kabupaten Mukomuko berikutnya. Pada pelantikan nanti Ketua sementara, politisi Gerindra Dapil I, Armansyah, ST dan Eri Zulhayat, SE, M.Si  sebagai Waka. Yang akan melantik dewan baru, ketua Pengadilan Negeri (PN) Argamakmur Bengkulu Utara (BU) dan dijawalkan dihadiri Gubernur Bengkulu.
Dari 25 anggota dewan yang akan dilantik nanti, 4 orang dewan lama yang terpilih kembali, yaitu Hermansyah, S.Kom, M.Kom dari Dapil 1 Partai Hanura, kedua Ali Saftaini, SE asal Golkar Dapil I, ketiga Eri Zulhayat asal PAN dari Dapil II dan Sardiman, S.Pi asal Partai Demokrat juga dapil II. Sedangkan 3 lainnya merupakan mantan anggota dewan Mukomuko periode 2004-2009. Masing-masing Dadariun, S.Pd asal Golkar dari Dapil III, kedua Andy Suhary, SE, M.Pd asal PKS dapil I dan Badrun Hasani, SH dari PAN Dapil III. Artinya hanya 18 orang yang merupakan wajah baru.
Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H Bustari Maler, M.Hum mengatakan, saat ini SK pengangkatan 25 dewan baru sudah disiapkan dan akan diserahkan pada saat pelantikan kelak. Disamping itu SK pemberhentian anggota dewan yang lama juga sudah ada. Yang akan melantik para anggota dewan ini, Ketua pengadilan sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang. Gubernur informasi sementara yang ia terima berencana hadir, namun untuk kepastian saat pelantikan nanti.
‘’Pelantikan 25 anggota dewan sama seperti sebelumnya, meski mereka dewan lama atau dewan baru, sama saja, karena ini jabatan baru. Untuk kehadiran Gubernur, rencana sementara memang akan  hadir, namun kita lihat nanti,’’ kata Sekwan.
Untuk persiapan sudah 99 persen, ruangan paripurna telah dilengkapi dengan dekorasi dan posisi dewan yang dilantik dan akan lepas jabatan juga telah diatur dengan baik. Bahkan sejak kemarin, satu persatu nama dewan lama mulai dicopot dari dinding gedung dewan tersebut dan akan diganti dengan nama-nama dewan baru. Untuk undangan, mereka menyiapakan 1000 tempat duduk dan juga aka nada jamuan setelah acara selesai. Terkait dengan peluang dewan lama tidak hadir, Sekwan menyerahkan pada pribadi masing-masing.
‘’Kita siapkan dengan sempurna, meski pada dasarnya anggaran pelantikan ini sangat sedikit, yaitu sekitar Rp 45 juta saja. Mudahan acara bisa berlangsung dengan baik dan sukses. Dewan baru harus hadir semua, untuk dewan lama yang tidak hadir, diserahkan pada pribadi masing-masing yang jelas sudah diberitahukan,’’ tegasnya.
Salah seorang anggota DPRD Mukomuko yang akan mengakhiri masa jabatannya, Haidir, S.IP mengaku sudah siap. Ia berencana akan menghadiri pelantikan kelak. Soal ada yang tidak hadir, menurutnya itu adalah hak masing-masing dan bisa jadi terkendala.
‘’Kalau saya akan hadir, soal kawan-kawan ada yang tidak hadir itu kita berprasangka baik saja,’’ tegasnya.
Ketua DPD NasDem yang akan dilantik kelak, Busril mengaku sudah siap menjalani tugas sebagai dewan yang baru. Ia akan hadir saat pelantikan, karena itu adalah sejarah dalam hidupnya nanti dan bagi daerah ini. Namun pada dasarnya ia lebih memikirkan tugas berat akan dijalani selama menjabat kelak.
‘’Pasti kita hadir, yang jelas ini adalah waktunya bagi kita mulai bekerja untuk masyarakat dan daerah lebih baik,’’ tutupnya.(jar)

Tokoh Mudik Usulkan 1 Kandidat Cabup
POLITIK RM – Isu persatuan warga mudik kembali mencuat menjelang pemilihan kepala daerah 2015. Kali ini datang dari tokoh Pondok Suguh yang juga ikut serta memperjuangkan pemekaran Mukomuko, Katab. Ia mengajak para tokoh mudik berembuk membahas persiapan pilkada, yaitu dengan menunjuk salah satu tokoh mudik yang telah berjibaku untuk mengembangkan daerah ini sebagai perwakilan.
Dikatakannya, saatnya tokoh mudik merapatkan barisan untuk menetapkan satu kanidat bupati mendatang. Jika tidak sekarang, maka tidak ada lagi waktu bagi mereka bisa menunjukkan eksistensi yang selama ini berjuang keras untuk kemajuan daerah. Jangan sampai terus menerus menjadi penonton dari setiap perhelatan daerah.
‘’Kita harus bangkitkan rasa kebersamaan yang dulu menggebu-gebu membentuk daerah otonom. Banyak diantara kita dari mudik, yang ditinggalkan dalam berbagai perhelatan, seperti jatah pembangunan maupun dalam jatah pengangkatan pegawai,’’ kata Katab.
Terus siapa tokoh mudik yang layak untuk ditunjuk? Katab mengaku cukup banyak para tokoh mudik yang punya potensi untuk maju, baik dari warga pribumi maupun dari warga non pribumi, dalam hal ini warga asal Jawa, Minang dan daerah lainnya. Tinggal lagi sekarang, siap apa tidak untuk bersama-sama.
‘’Kalau soal siapa yang layak, kita punya segudang tokoh yang potensial dan kita kenal denal dengan baik bagaimana sepakterjangnya selama ini,’’ tutup Katab.(jar)

Edi Nevian Siap Mundur dari PNS


//Serius Ingin Bangun Mukomuko
POLITIK RM – Jika Djalaluddin sudah kibarkan bendera putih, bahwa ia tidak siap maju pada Pilkada mendatang lantaran harus mundur dari PNS, beda halnya dengan Ir. Edi Nevian. Dengan tegas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu ini menyatakan tekadnya untuk memimpin Mukomuko dan siap mengundurkan diri dari PNS, jika diharuskan oleh Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dikatakannya, bahwa ia telah mengambil sikap untuk tampil sebagai calon bupati, siap mundur dari PNS sesuai dengan UU ASN tersebut. Alasannya menjadi calon bupati merupakan tujuan sejak lama, karena ia ingin berbuat lebih banyak  lagi dengan masyarakat.
‘’Saya berencana mencalonkan diri jadi Bupati Mukomuko ini jauh sebelum aturan UU ASN diterbitkan. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk mundur, dan apapun resikonya akan dihadapi. Meskipun harus mundur jadi PNS sekalipun, itu bukan masalah. Karena sudah diperhitungkan secara matang,’’ kata Edi.
Edi menilai, ada pihak-pihak yang sengaja untuk menebarkan isu dengan menyampaikan bahwa dirinya batal mencalonkan diri. Menurut Edi, mereka adalah bakal lawan politik yang juga memiliki niat yang sama untuk membangun daerah ini.
‘’Aneh memang, saya telah diisukan melalui jaringan politik dengan menebarkan bahwa saya batal nyalon dan lebih memilih jadi PNS. Sebenarnya itu sengaja diciptakan, agar kekuatan dan jaringan yang selama ini saya bangun secara bersama, bisa semakin lemah. Mestinya tidak demikian, malah sebaliknya, saya semakin kuat dan tetap melanjutkan niat untuk kemajuan daerah nantinya,’’ imbuh Edi.
Edi juga menyebutkan beberapa nama yang dinilai sangat berpotensi bakal diajak seiring sejalan dengannya pada Pilkada nanti. Untuk sementara calon wakil akan mengarah ke dapil dua dan tiga.
‘’Bisa saja dari dapil dua, ada Pak Sardiman, tokoh masyarakat dan juga seorang politisi. Kemudian juga berpotensi saudara Mujiono dari PDIP dan Syaikun. Dari beberapa nama yang menjadi topik pembahasan kita, lebih mengarah kepada tokoh non pribumi,’’ demikian Edi.(nek)

DPC Hanura Didesak Utus Calon Sendiri
POLITIK RM – Rencana Partai Hanura untuk mengusung Choirul Huda, SH sebagai calon bupati tidak semulus yang dibayangkan. Pasalnya ternyata saat ini belum semua kader dan pengurus Hanura di Mukomuko sepakat dan kompak untuk menyerahkan partai Hanti Nurani Rakyat ini kepada Huda. Buktinya beberapa hari lalu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura didatangi oleh beberapa Pengurus Anak Ranting (PAC) asal 5 kecamatan, mereka mendesak untuk mengusung calon sendiri, sebagai bupati atau wakil bupati.
Mereka berpendapat, dengan modal 2 kursi di dewan, sangat disayangkan jika mereka tidak mengusung calon sendiri. Partai yang hanya memiliki 1 kursi saja malah punya keinginan mengusung kandidat pada pilkada 2015 kelak. Sehebat apapun bupati atau wakil bupati yang diusung, jika bukan dari kader sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi partai. Sudah hal yang biasa, kepala daerah meninggalkan parpol pengusungnya sendiri.
Diakui oleh ketua DPC Hanura Mukomuko, Hermansyah, S.Kom,M.Kom jika ia didesak agar mengutus calon sendiri, setidak-tidaknya selaku calon wakil bupati. Mereka menyatakan siap bergerak secara total apa bila yang maju adalah kader parpol. Terkait dengan siapa kandidat yang diinginkan oleh kader Hanura ini, Hermansyah mengaku banyak kader yang potensial untuk mencalonkan diri.
‘’Sebelumnya mereka membaca di koran terkait sikap Hanura untuk Pilkada kelak, maka ada yang datang minta Hanura mengusung calon sendiri. Semuanya akan kita pertimbangkan dengan matang-matang nantinya, kalau memungkinkan kita usulkan ke DPD dan DPP, soal calon yang siap dari Hanura cukup banyak,’’ kata Hermansyah.
Lanjutnya, jika memang nanti semua kader punya pendapat serupa, maka mau tidak mau bupati atau wakil bupati dari kader Hanura itu sendiri. Bisa jadi mereka positif mengusung Huda, namun wakilnya diserahkan kepada Hanura sendiri. Sejauh ini pembicaraan serius dengan Huda atau dalam internal parpol belum ada, sebab pencalonan baru berjalan pada 2015 kelak.
‘’Kita tentu tidak bisa menyepelekan masukan dari para pengurus dan kader ini, partai tidak ada apa-apanya jika tanpa ada mereka,’’ tutup Hermansyah.(jar)


Setiabudi Siap Jadi Cabup Termuda

POLITIK RM – Satu lagi putra Mukomuko yang tergolong sukses di rantau siap meramaikan pemilihan kepala daerah 2015 mendatang. Sosok tersebut adalah Ahmad Setiabudi, M.Psi jebolan Universitas Indonesia (UI) yang sekarang tengah meniti karir selaku dosen di salah satu universitas ternama Jakarta dan juga tercatat selaku direktur sebuah perusahaan asing. Ia berpeluang menjadi kandidat termuda, karena saat ini usianya baru menginjak 28 tahun.
Dihubungi kemarin, Setiabudi mengaku banyak mendapat masukan dari keluarga dan tokoh Mukomuko, agar ia mulai memikirkan pembangunan di daerah kelahirannya. Pesan tersebut, menjadi panggilan bagi dirinya untuk berkarya bagi daerah pada masa yang akan datang. Sebab kalau bukan generasi muda sekarang yang mau berbuat, siapa lagi.
‘’Saya mendapat masukan agar bisa memikirkan kemajuan daerah, semuanya tentu menjadi cambuk bagi saya, karena Kabupaten Mukomuko adalah tanah kelahiran yang selalu ada dalam sanubari,’’ kata adik kandung dari Armansyah ini.
Terkait dengan pengalaman, selaku alumni UI, Setiabudi sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, ia juga sudah berkeliling ke berbagai Negara dalam melaksanakan tugas kerjanya. Termasuk untuk anggaran politik, ia juga cukup mempuni, ditambah lagi dukungan dari orang-orang dekatnya selama ini.
‘’Kita akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, jika memang memungkinkan kita siap maju pada 2015 kelak, jikapun belum sekarang, kedepannya tetap kita ingin melakujan yang terbaik bagi daerah,’’ tutupnya.(jar)

Ini, 5 Pasangan Bupati?

Sekedar ‘’Kabar Burung’’ yang Berkembang
POLITIK RM – Berdasarkan isu yang berkembang di tengah masyarakat, 5 kandidat kuat calon bupati Mukomuko sudah menetapkan pasangan masing-masing. Sapuan, SE, MM, Ak dipasangkan dengan politisi PDI-P, Mujiono, S.IP, Choirul Huda, SH diisukan dengan Haidir, S.IP asal Dapil 3. Kemudian Hj. Rosna Ichwan dihubungkan dengan politisi Partai Demokrat, Sardiman, S.IP. Politisi PKS Burhandari, S.Pd, M.Si diisukan berjodoh dengan Supardji, S.Pd. Terakhir Ir. Gafrie Zainduddin bergandengan dengan H. Syamsuri Rustan, ST. Namun semua ini, baru sebatas ‘’kabar burung’’ yang diduga dikembangkan oleh para pendukung kandidat tersebut. Calon kuat lainnya Ir. Edi Nevian informasinya masih mendua, antara maju atau tidak, lantaran terbentur undang-undang ASN yang baru, menyebabkan ia harus mundur dari PNS.
Peta pasangan ini setiap saat bisa berubah, sebab masing-masing masih memiliki beberapa kandidat wakil lain yang tengah diseleksi. Seperti Huda, ia juga diisukan bersama H Bambang Apriadi, ST, Burhandari, Badrun Hasani dan H. Yusmardi, SH. Sapuan sendiri juga dikaitkan dengan beberapa nama lain, seperti, Supardji, Safaat dari PKB, Ahmad Yudi, Purwanto dan salah seorang tokoh agama asal jawa yang cukup ternama. Begitupun dengan Rosna, ia dihubung-hubungkan dengan Burhandari, Kadis Capil Jawoto, S.Pd, SE, M.Pd, Drs. Arnadi Pelam bahkan Mujiono yang sama-sama akan duduk di DPRD Provinsi dengannya.
Diminta tanggapannya, Bambang Apriadi mengaku belum ada pembicaraan serius dengan Huda, meskipun ia punya hubungan dekat sejak lama. Yang jelas PKB sudah siap mengusungnya sebagai calon bupati, bukan wakil bupati.
‘’Kalau komunikasi dengan pak Huda tentu sering, kita sudah dekat sejak lama. Untuk arah bersama dalam pencalonan belum ada deal, PKB sendiri menginginkan kami sebagai kadernya untuk mencalon bupati, sebab kita adalah pemenang pemilu,’’ kata Bambang.
Sardiman yang diisukan dengan dengan Rosna juga membantah isu tersebut. Namun ia tidak membantah pernah dipasang-pasangkan demikian dengan beberapa kandidat, termasuk dengan istri orang nomor 1 tersebut. Yang jelas selaku anggota dewan yang kembali dipercaya masyarakat akan menjalankan tugas dengan baik.
‘’Saya gak mau ambil pusing, kalau dipasang-pasangkan biarkan saja, yang jelas selaku anggota dewan saya begini saja,’’ paparnya.
Mujiono sendiri tidak menapik ada komunikasi dengan Sapuan, namun untuk pencalonan belum ada deal. Yang jelas menurutnya, Sapuan termasuk salah satu kandidat yang layak untuk mencalon bupati. Selain dengan Sapuan, ia mengaku juga ada komunikasi dengan calon lain.
‘’Kalau hubungan tentu ada, kita satu daerah dan sama-sama ingin membangun daerah,’’ tutupnya.(jar)

Prediksi Pasangan Calon Bupati Sementera Berdasarkan Kabar Burung
Calon Bupati           Calon Wakil Bupati   
Sapuan, SE, MM, Ak      Mujiono, S.IP
Choirul Huda, SH        Haidir, S.IP
Hj. Rosna Ichwan        Sardiman, S.IP
Burhandari, S.Pd, M.SI  Supardji, S.Pd
Ir. Gafrie Zainuddin    H. Syamsuri Rustam, ST
Masing-masing juga diisukan berpasangan dengan tokoh lainnya


Datangkan 3 Armada Perang, Sapuan Siapkan Markas
POLITIK RM – Sapuan, SE, AK, MM makin serius dan gencar menyiapkan diri menuju Pemilihan Bupati Mukomuko 2015. Usai menurunkan 3 unit ambulance, informasi terbaru, Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah bagi masyarakat di tengah Kota Kabupaten Mukomuko, tapatnya di Desa Ujung Padang. Selain itu, ia dikabarkan kembali mendatangkan 3 unit mobik. Namun belum diketahui, untuk apa kendaraan jenis double cabin tersebut. Kabar beredar diperuntukkan sebagai armada operasinal timnya di lapangan kelak.
Novesta Herman, saat diminta keterangannya mengakui jika Sapuan sudah menyiapkan rumah singgah di Desa Ujung Padang atau tepatnya di tengah-tengah Kota Kabupaten. Namun ia membantah itu sebagai sekretariat pemenangan, melainkan hanya sebagai rumah konsultasi dan istirahat bagi masyarakat dari berbagai tempat saat berada di Kota Mukomuko. Saat ini rumah dalam proses penyiatapan peralatan dan juga papan merk atau spanduk SPN.
‘’Rumah ini dinamakan dengan rumah singgah, bagi masyarakat yang ada keperluan di Mukomuko dapat mampir, sambil menunggu kegiatan lain. Selain itu juga sebagai tempat santai dan bersilaturahmi antar masyarakat. Sekarang rumah dalam proses melengkapi perabotnya,’’ kata Herman.
Terus terkait dengan 3 unit mobil yang kembali didatangkan, Herman mengaku bukan jenis ambulance, melainkan kendaraan operasional biasa. Mobil ini banyak fungsi, bisa terjun membantu masyarakat juga sebagai kendaraan operasional keluarga dankawan-kawannya di lapangan.  Semua kegiatan tersebut belum ada hubungannya dengan pilkada melainkan memang aktivitas sosial yang dilakukan Sapuan bersama masyarakat.
‘’Sifat Sapuan tidak beda dengan banyak orang, kalau masih bisa membantu dan berbuat untuk daerah apa salahnya. Mungkin secara kebetulan, ia sedang memiliki kemampuan dan keinginan. Banyak orang melakukan hal yang sama, juga ada yang mampu tapi belum siap melakukannya,’’ lanjutnya.
Sapaun dalam komentar account FB nya menyampaikan, buat semua teman FB khususnya yg berdomisili di Kabupaten Mukomuko, perlu saya klarifikasi sedikit sehubungan dengan bantuan ambulance yang saya sediakan di kabupaten tersebut.  Sebagai berikut : 1) Ambulance tersebut memang gratis 100% (tanpa dikenakan biaya serupiah pun) khususnya utk pemakaian di dalam Kabupaten Mukomuko. 2) Khusus pengunaan ke luar Kabupaten Mukomuko dikenakan biaya penggantian biaya bahan bakar disesuaikan jarak tempuh pergi dan pulang serta sedikit uang makan sopir dalam perjalanan ke luar kota tersebut. 3) Jika diminta bantuan secara bersama-sama (berbarengan) di Prioritas bagi keluarga yang tidak mampu. Demikianlah yang dapat saya jelaskan semoga hal ini dapat dishares buat saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan, terimakasih.(jar)

Kecewa, 2 Kecamatan Tarik Dukungan ke Bengkulu Barat
POLITIK RM – Rencana Pemekaran Bengkulu Barat sudah di ujung tanduk. Pasalnya tokoh Kecamatan Pondok Suguh dan Kecamatan Teramang Jaya mengancam menarik dukungan untuk pembentukan kabupaten baru ini. Mereka kecewa dan merasa dimanfaatkan oleh Riva’I Amir dan Suswandi, SE yang baru-baru ini mengklaim akan maju sebagai calon bupati Mukomuko. Ada kesan jika para tokoh tersebut, hanya ingin mencari kekuasaan semata dan tidak serius untuk mekar.
Disampaikan oleh salah seorang tokoh Teramang Jaya, Alazadini statemen ketua presidium Bengkulu Barat dan Suswandi yang ingin maju sebagai calon bupati Mukomuko, merupakan penghianatan terhadap rencana bersama. Oleh karena itu, mereka mengancam akan menari dukungan untuk mekar dari Kabupaten Mukomuko. Tidak layak dua tokoh utama rencana mekar, punya niat yang sama sebagai calon bupati Mukomuko.
‘’Kami pertanyakan, apakah mereka sudah terkenal karena gerakan Bengkulu Barat, hingga sekarang ingin mencalon bupati. Kesannya mereka memanfaatkan masyarakat dari 5 kecamatan ini. Maka kami siap menarik dukungan untuk Bengkulu Barat,’’ katanya.
Juga disampaikan M. Syaril dari Kecamatan Pondok Suguh, menurut eks kades Air Bikuk ini, pemekaran Bengkulu Barat tidak layak dilanjutkan, melihat sikap para pimpinan presidium tersebut. Semestinya mereka fokus dengan rencana pemekaran jika benar-benar serius, namun malah menyatakan diri akan jadi bupati Mukomuko.
‘’Kita kaget dengan rencana mereka untuk jadi bupati Mukomuko, maka dengan ini kami siap menarik dukungan untuk Bengkulu Barat,’’ ungkap Syaril.
Juga disampaikan A. Katab menurutnya sikap dua tokoh Bengkulu Barat telah mengecewakan mereka dan masyarakat dari 5 kecamatan yang tergabung dalam wilayah rencana pemekaran. Oleh sebab itu, mereka akan mengkaji ulang untuk mendukung rencana pemekaran. Sebab ada kesan, jika isu pemekaran dimanfaatkan untuk kepentingan politik seseorang demi kekuasaan.
‘’Untuk apa kita mekar kalau hanya untuk menaikkan nama seseorang saja, keinginan tokoh pemekaran maju sebagai bupati Mukomuko menunjukkan belang mereka sebenarnya,’’ tutup Katab diamini Ali Kisaf.(jar)


Besok 25 Dewan Dilantik, 20 Politisi Jadi Mantan

POLITIK RM – Jika tidak ada aral melintang, besok akan berlangsung pelantikan 25 anggota DPRD Mukomuko hasil pemilihan 9 April 2014 lalu. Artinya masa jabatan dewan periode 2009 – 2014 sudah berakhir, hak mereka akan ditarik kembali, begitupun kewajiban sebagai wakil rakyat berakhir. Namun dari 25 anggota dewan aktif saat ini, ada 4 orang yang masih tetap bertahan dengan tahtanya dan satu lagi naik menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Sedangkan 20 lainnya, akan berstatus sebagai mantan anggota dewan.
Purwanto yang dipastikan tidak duduk kembali, mengaku sudah siap melepas masa baktinya dan menyerahkan tugas kepada dewan yang baru. Ia akan kembali ke tengah masyarakat dan fokus dengan aktivitas pertanian sebagaimana pekerjaan yang biasa ia lakukan sebelum menjadi dewan bahkan saat masih aktif selaku wakil rakyat.
‘’Ya, kita sudah siap untuk menyerahkan tugas pada yang baru, itulah namanya perputaran, saya sendiri tetap begini dan akan lebih fokus mengurus pertanian bersama warga,’’ kata Purwanto.
Sedangkan Hermansyah, S.Kom.M.Kom yang tetap dengan posisinya selaku anggota dewan, mengaku menunggu pelantikan untuk masa jabatan berikutnya. Ia berjanji akan bekerja lebih profesional lagi dalam membantu masyarakat, karena periode kedua di dewan, ia punya banyak kesempatan meperbaiki yang sebelumnya kurang full.
‘’Kita bersukur masih diberi kepercayaan oleh warga, tentu periode berikutnya kita lebih paham dan menguasai segala sesuatunya, namun tetap butuh dukungan dari masyarakat,’’ tegasnya.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs. H Bustari Maler, M.Hum juga membenarkan sesuai jadwal besok akan dilakukan pelantikan dewan yang baru. Pelantikan sesuai dengan SK Gubernur Bengkulu, Nomor B.371.I tahun 2014, tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Mukomuko masa jabatan 2009 – 2014, tertanggal 18-8-2014. Terkait persiapan lain, menurutnya tidak ada kendala lagi.
‘’Kalau dari kita sudah siap semua, ruangan telah dilengkapi dan undangan telah disebarkan,’’ tutupnya.(jar)