Thursday, 8 January 2015

Siapkan Syarat Independent, Ichwan Juga Lamar PDIP


Siap Maju Pilgub
BENGKULU RM – Rencana Bupati Kabupaten Mukomuko, Drs. H. Ichwan Yunus, CPA, MM untuk maju pada Pilgub tidak diragukan lagi. Kemarin orang nomor wahid di Mukomuko ini secara resmi mendaftar sebagai calon gubernur dari PDI Perjuangan. Disisi lain, Ichwan juga terus menyiapkan syarat untuk maju melalui jalur independent. Ichwan datang langsung ke DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Bengkulu.
Ichwan Yunus yang didampingi oleh tim keluarga dan pendukungnya, mengatakan, bahwa saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memang sedang sangat digemari oleh seluruh bakal calon. Karena partai ini sukses mengantar Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagai presiden RI.
"Apalagi Presiden Jokowi yang juga merupakan Presiden terpilih dari jalur Partai PDIP, maka hal tersebut semakin menaikan popularitas PDIP. Jadi wajar jika saat ini banyak bakal calon Gubernur yang mendaftarkan diri ke PDIP," ungkap Ichwan Yunus.
Dikatakan Ichwan, Jika saat ini dirinya sudah mendaftar di Partai PDIP. Namun, untuk jalur Independent juga akan tetap terus berjalan.
"Bukan berarti karena sudah mendaftarkan diri ke PDIP lalu kita meninggalkan Independet, semuanya akan berjalan dengan beriringan," tegas Ichwan.
Ichwan juga menjelaskan, pendaftaran ke PDIP ini dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan bahwa untuk mencalon harus didukung oleh partai. Dengan cara mengajukan lamaran, dinilai sebagai langkah yang lebih kongkrit.
"Saya tidak akan hanya terus berada di Mukomuko, tetapi akan lebih banyak masuk dan datang ke desa-desa, dan seantero Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini saya lakukan agar lebih mudah berdialog dengan masyarakat," jelas Ichwan.
Sedangkan untuk Partai Amanat Nasional (PAN), juga berpeluang digunakannya. Karena ia sebagai kader dan ketua DPC Kabupaten Mukomuko. Untuk saat ini Ichwan akan mematangkan semua persiapan untuk maju.
"Yang jelas, fokus visi dan misi saya adalah untuk mengembangkan potensi Bengkulu dan mengentaskan kemiskinan," tutupnya. (cw9)

Huda Paling Bersemangat, Mujiono Ikut Meramaikan



Tiga Bakal Cabup Resmi Lamar PDI Perjuangan
METRO – Setelah sebelumnya, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui timnya, kemarin giliran Choirul Huda, SH yang menyerahkan berkas DPC partai berlambang kepala banteng ini. Selain itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, yang juga adalah kader PDI Perjuangan, Mujiono, S.IP tidak mau ketinggalan. Hampir bersamaan dengan Huda, kemarin timnya resmi menyampaikan berkas ke sekretariat PDI Perjuagan Mukomuko.
Dari tiga kandidat yang sudah menyerahkan berkas ke panitia penerima pendaftaran bakal cabup, Choirul Huda dinilai paling bersemangat untuk mendapat dukungan dari ‘’Mocong putih’’ ini. Ia datang secara langsung menyerahkan berkas lamarannya, didampingi sang istri tercinta dan para kerabat dan tim pendukung lainnya. Lamaran Huda diterima langsung oleh pengurus PDI Perjuangan.
Dikatakan Huda, ia rela menunda banyak kegiatan pribadinya dan kepentingan lain demi mendatangi langsung kantor PDI Perjuangan untuk menyerahkan lamaran. Ia sangat berharap, kedepannya bisa selalu bersama-sama dengan partai merah ini untuk memenangi Pilkada dan juga membangun daerah. Karena ia yakin, PDIP bisa memberi semangat lebih untuk calon yang diusungnya, apalagi partai ini merupakan pemilik dari orang nomor satu di republik ini.
‘’Saya sangat bangga dan bersemangat untuk datang ke sini, saya tinggalkan semua aktivitas yang lain demi menyerahkan berkas lamaran ke PDIP. Saya berharap, kita benar-benar terus bisa bersama-sama kedepannya,’’ kata Huda.
Lanjut Huda, PDI Perjuangan bagi dirinya tidak asing lagi, karena ia pernah secara langsung bersama-sama dengan kader PDI Perjuangan untuk momen-momen penting. Apalagi seluruh pengurus DPC PDI Perjuagan Mukomuko adalah orang yang ia kenal dengan baik. Selain itu Huda mengaku akan melamar banyak partai lain untuk bersama-sama pada Pilkada kelak.
‘’Saya sangat berharap bisa bersama dengan PDI Perjuangan, karena saya tahu betul bagaimana semangat juang kader-kader partai ini. PDIP bagi saya tidak asing lagi, kami sudah bersama sejak lama, apalagi kader yang ada di Mukomuko,’’ papar Huda.
Dedi Kurniawan, S.Sos yang memimpin pengurus PDI Perjuangan Mukomuko saat menerima pendaftaran mengaku bangga dengan sudah mendaftarnya orang-orang hebat di daerah ini ke PDIP. Lamaran yang disampaikan akan mereka pelajari secara seksama dan akan ada tes yang akan dilakukan bagi setiap pendaftar. Berkas ini akan disampaikan ke DPD provinsi dan DPP untuk ditindaklanjuti. Ia juga memastikan, calon yang tidak mendaftar melalui DPC tidak punya peluang untuk diusung oleh PDI Perjuangan pada Pilkada kelak.
‘’Kami berterimakasih atas keinginan Pak Huda untuk bersama dengan PDI Perjuangan, semoga semuanya akan berjalan dengan baik. Yang jelas siapa yang bakal diusung akan ditentukan oleh DPD dan DPP sesuai dengan calon yang diajukan DPC. Untuk saat ini sudah ada 3 calon yang mendaftar, hari ini (kemarin red) adalah hari terakhir pendaftaran,’’ terang Dedi.
Mujiono sendiri saat dihubungi, mengaku tidak bisa hadir langsung dalam penyerahan berkas ke PDI Perjuangan. Sebab pada saat bersamaan, ia punya agenda penting lain, selaku anggota DPRD Provinsi. Meski demikian, ia berharap tidak mengurangi makna dan arti dari lamaran yang ia ajukan ke PDI Perjuangan.
‘’Saya sudah serahkan dengan kawan-kawan, yang jelas kita serius ingin maju sebagai calon bupati pada Pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)

Selain PDIP, Sapuan Dekati Partai Lain
POLITIK RM – Selain sudah menyerahkan lamaran ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA juga terus mendekati partai-partai lain. Namun partai apa saja yang dilamar olehnya, sampai sekarang Sapuan masih tertutup. Isu berkembang, Sapuan juga bakal berebutan partai Hanura dengan Huda, juga diisukan sudah ada pembicaraan serius dengan PKB, PKPI dan PKS.
Dihubungi, pengusaha muda asal Teramang Jaya ini mengaku sejauh ini lamaran resmi dan terbuka baru ia sampakan ke partai berlambang kepala banteng moncong putih. Karena PDI Perjuangan satu-satunya partai yang membuka pendaftaran bagi calon. Sebagai bakal calon bupati, mau tidak mau ia mesti mengikuti mekanisme dari organisasi tersebut. Terkait dengan calon lain juga mendaftar, Sapuan tidak persoalkan, karena memang pendaftaran dilakukan terbuka dan semua orang bisa mendaftar dengan memenuhi syarat dari partai.
‘’Kita mendaftar ke PDI Perjuangan sesuai dengan mekanisme dari partai,. Untuk partai lain belum membuka pendaftaran, maka kita belum bisa jelaskan secara rinci. Soal siapa yang mendaftar, semuanya berhak asal memenuhi ketentuan dari partai tersebut,’’ paparnya.
Sapuan tidak menapik, jika ia juga mendekati beberapa partai lain untuk maju sebagai calon bupati. Karena partai yang ada di Mukomuko tidak bisa mengusung calon sendiri. Selain itu juga ia igin banyak kawan yang akan bersama-sama menuju kemenangan Pilkada 2015 kelak. Keyakinannya untuk mendapat dukungan dari partai-partai politik sangat besar. Karena ia memahami setiap partai ingin mengusung kandidat yang punya kans besar memenangi Pilkada.
‘’Orang partai jelas sangat teliti, kita tidak ragu soal dukungan, kalau mereka menilai kita layak pasti akan didukung. Yang jelas kita ikuti mekanisme dari setiap partai lebih dahulu,’’ tutupnya.(jar)

Februari PPP Buka Pendaftaran Cabup

POLITIK RM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersiap-siap untuk menerima  bakal calon bupati Mukomuko. Rencananya februari nanti mereka akan membuka pendaftaran secara terbuka yang berpusat di sekretariat DPC PPP Mukomuko.  Semua kandidat punya peluang untuk diusung, syaratnya menyerahkan berkas lamaran yang berisi visi dan misi juga ketentuan lain sesuai yang diminta.
Ketua DPC PPP Mukomuko, Masripani Maas, SH menerangkan untuk saat ini belum ada ketentuan siapa yang bakal mereka usung. Karena pendaftaran dan seleksi bakal calon dilakukan pada februari kelak. Untuk syarat dan ketentuan lain, mereka juga masih menunggu insruksi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Yang jelas, PPP akan mengusung kandidat terbaik yang menyerahkan berkas ke PPP dan mengikuti tahapan uji dari partai.
‘’Kemungkina februari kita buka pendaftaran dan seleksi calon, sebab sampai sekarang belum ada perintah dari pusat kepada pengurus di bawah. Yang jelas PPP siap memberi dukungan kepada kandidat terbaik,’’ tegasnya.
Lanjutnya untuk kandidat yang berminat bersama PPP sudah cukup banyak, dimana mereka sudah datang secara langsung menawarkan diri dan juga ada melalui timnya dan via telepon. Saat ini PPP belum bisa memberi jawaban pasti, karena akan ada seleksi serta mekanismenya. Selain itu PPP masih menunggu ketentuam sistem pemilihan dari pusat.
‘’Kalau yang mau bersama PPP banyak, hanya saja kita ada aturan mainnya. Yang jelas pada waktunya kelak kita beri kejelasan. Kuncinya siap dengan visi dan misi yang jelas dan nyambung dengan PPP. Kita juga mau memastikan sistem pemilihan dulu,’’ tuturnya.
Terpisah, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Mukomuko, Frenky Janas, tidak menapik pihaknya telah menjalin komunikasi politik tentang persiapan menghadapi Pilkada. Tetapi ia menyebutkan, hingga saat ini belum ada kesepakatan dalam menetapkan calon bupti yang bakal diusung dengan berkoalisi dengan partai lain.
‘’Kita masih menunggu petunjuk pengurus partai provinsi dan pusat, sehingga sampai sekarang belum ada kejelasan terkait rencana siapa calon yang bakal diusung. Begitu juga dengan rencana pembukaan pendaftaran calon kandidat, masih belum adanya kejselasan. Yang jelas dalam menghadapi Pilkada ini, kita telah menjalin hubungan baik dengan PKS. Mungkin saja PPP akan koalisasi dengan PKS dalam memperkuat barisan pencalonan bupati mendatang,’’ imbuh Frenky.(jar)

Wednesday, 7 January 2015

Sapuan Resmi Lamar PDIP


//Mujiono Serahkan Lamaran
POLITIK RM – Akhrinya H. Sapuan, SE, AK, MM, CA menjadi bakal calon bupati Mukomuko pertama yang melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kemarin sekitar Pukul 14.30 WIB, Ir. Zulfahni yang diketahui dari pihak keluarga Sapuan mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko. Kedatangan Zulfahni, untuk mengantar berkas pencalonan.
‘’Kita datang ke PDIP untuk mengantar berkas pendaftaran bakal calon bupati atas nama Sapuan. Bahkan lamaran pendaftaran sudah diterima secara resmi oleh pengurus partai,’’ kata Zulfahni seusai menyerahkan berkas.
Lamaran yang diajukan ke parpol ini, bukti keseriusan dan kesiapan Sapuan untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bakal digelar pada tahun ini.
‘’Ini sebuah kesiapan dan bukti keseriusan dari Sapuan. Kita dari keluarga mendapatkan amanat untuk mendaftar ke PDIP. PDIP satu-satunya partai yang telah membuka pendaftaran bagi setiap bakal calon. Sapuan percaya PDIP sebagai partai pengusung yang siap untuk mengantar kemenangan,’’ imbuhnya.
Lanjutnya, Sapun tidak hanya mendaftar ke satu parpol saja, ia juga akan mengajukan lamaran ke banyak partai. Karena semakin banyak partai pengusungnya, maka semakin kuat pemerintahan yang akan datang.
‘’Kalau memang memungkinkan, semua partai bisa kita rangkul untuk secara bersama-sama mengusung Sapuan. Yang jelas, setiap partai yang membuka diri untuk mengusung calon kandidat, tetap akan dilamar,’’ paparnya.
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Mukomuko, Dedy Kurniawan, S.Sos didampingi Ketua PAC PDIP Kota Mukomuko, Dirman Zufri membenarkan pihaknya telah menerima berkas lamaran dari Sapuan sebagai Bacalon Bupati. Ia juga menyebutkan, ini merupakan berkas Bacalon yang pertama diterima sejak dibukanya pendaftaran pada pekan lalu.
‘’Kita sudah menerima satu berkas pelamar yang menyatakan siap untuk memakai PDIP sebagai partai pengusung pada Pilkada. Berkas diantar langsung oleh tim pemenangan ke sekretariat. Besok (hari ini, red) merupakan hari terakhir pendaftaran bagi bakal calon. Sekedar informasi yang telah kita terima, ada dua bakal calon kandidat yang akan mengantar berkas, Choirul Huda, SH dan Mujiono,SIP,’’ ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan, pendaftaran calon kandidat bupati ini merupakan gelombang pertama. Setelah berkas direkap secara keseluruhan, akan dikirim ke pengurus DPD PDIP Provinsi dan pusat. Untuk menentukan siapa yang layak diberi dukungan, ia mengakui hal itu setelah adanya kajian dan evaluasi khusus internal partai.
‘’Yang jelas berkas kita terima dan direkap. Kemudian baru dikirim ke provinsi dan pusat. Siapa yang akan ditetapkan sebagai calon yang akan diusung, butuh kajian internal partai,’’ demikian Dedy. (nek)



Dewan Siap Lahirkan 3 Perda Inisiatif Setahun
POLITIK RM – Para Politisi yang duduk di DPRD Mukomuko mengklaim akan menjalani masa baktinya dengan penuh semangat dan manfaat. Merepa pasang target, akan melahirkan setidaknya 3 Raperda inisiatif dewan dalam 1 tahun. Ditambah dengan menyelesaikan secara tuntas semua Raperda yang diusulkan pihak eksekutif. Jika ini terwujud akan banyak kelebihan dewan sekarang dari sebelumnya. Sebab sudah 2 periode dewan Mukomuko, hanya melahirkan 1 Raperda inisiatif.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST menjelaskan pada tahun 2015 ini, mereka akan menyelesaikan setidaknya belasan Raperda, 3 diantaranya adalah Raperda yang merupakan inisiatif dewan sendiri. Kemudian raperda yang diajukan pemerintah daerah. Dalam waktu dekat pembahasan dimulai, sekarang tahapan penjadwalan.
‘’Kita akan membahas banyak Raperda, ada peningkatan dari sebelumnya, dewan bakal memperbanyak Perda inisiatif sendiri. Juga akan menyelesaikan secara tuntas setiap raperda dari eksekutif,’’ katanya.
Masih disampaikan Armansyah diantara Raperda yang akan dibahas dalam waktu dekat adalah, Raperda Pilkades, raperda tentang PDAM, Raperda mengenai tata ruang kota dan banyak perda lainnya. Selain menyelesaikan Raperda, dewan juga menargetkan akan menyelesaikan banyak program lain dan akan meningkatkan kontrol pembangunan.
‘’Kita berusaha semaksimal mungkin, selain raperda banyak pekerjaan lain yang akan kita selesaikan nantinya. Semuanya menyangkut dengan kepentingan masyarakat dan daerah,’’ tegasnya.
Ketua Komisi II, Ir. Zulfahni Jamal juga menyampaikan hal senada, dewan akan banyak menyelesaikan Raperda. Semua Raperda yang dijadikan perda semaksimal mungkin harus berjalan. Untuk itu dewan juga akan mengiring pelaksanaannya secara berkesinambungan. Karena selama ini banyak Perda yang sudah dibuat, tetap tidak terlaksa dengan baik sebagaimana mestinya.
‘’Kita tidak ingin membuang waktu, semua pekerjaan harus selesai pada waktunya. Selain itu dewan akan berupaya maksimal untuk mengontrol setiap program yang ada,’’ tutupnya.(jar)

Huda, Sapuan dan Mujiono Lamar PDIP?
POLITIK RM – Hingga kemarin, belum satupun bakal calon bupati Mukomuko yang melamar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sejak dibuka pendaftaran sepekan yang lalu. Padahal hari ini, sesuai jadwal, merupakan hari terakhir pendaftaran untuk gelombang pertama. Namun isunya, hari ini Choirul Huda, SH, dan H. Sapuan, SE, AK, MM, CA akan menyerahkan berkas lamaran. Juga kader PDI Perjuangan sendiri, Mujiono juga dikabarkan akan menyerahkan lamaran.
Ditemui usai Paripurna di DPRD Mukomuko kemarin, Huda mengklaim akan mengajukan lamaran ke PDIP. Namun kapan akan dilakukan, ia belum jelaskan. Harapannya bisa diusung oleh PDI Perjuangan, karena ia ingin sebanyak-banyaknya parpol yang akan bersamanya pada Pilkada kelak. Apalagi PDI Perjuangan, memiliki massa cukup besar dan dikenal solid.
‘’Saya akan mengajukan lamaran ke PDI Perjuangan, sekarang sedang kita persiapan segala persyaratannya. Kami ingin bersama-sama seluruh partai pada Pilkada kelak,’’ kata Huda.
Pengurus DPC PDIP Kabupaten Mukomuko, Dedy Kurniawan,S.Sos membenarkan belum ada Bacalon bupati yang mengantarkan berkas lamaran. Tetapi pihaknya telah dihubungi oleh beberapa tim, bahkan dari Bacalon yang berencana untuk maju pada pemilihan bupati mendatang.
‘’Kalau yang mengantar berkas lamaran, sejak dibukanya pendaftaran memang belum ada. Tetapi kita sudah dihubungi dari bakal calon, mereka akan segera mengantarkan berkas lamarannya ke sekretariat partai,’’ kata Dedy.
Sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, Bakal calon hanya melengkapai berkas lamaran sesuai dengan yang telah ditetapkan. Kemudian juga dilengkapi dengan curiculum vite (CV) serta visi dan misi pencalonan. Menurutnya, itu sudah menjadi ketentuan dari tingkat pusat, sebagai tolak ukur bagi setiap pengurus daerah yang akan menerima pendaftaran calon kandidat kepala daerah.
‘’Kami menerima bakal calon, baik dari kader partai, simpatisan dan masyarakat yang akan ikut berkopetensi dalam pencalonan bupati. Namun untuk penetapan calon tentu dilakukan penyaringan terlebih dahulu. Untuk sementara ini, dari kader partai yang telah menyatakan kesiapannya untuk mendaftar sebagai calon adalah Mujiono, beliau siap tampil,’’ paparnya.
Gelombang pertama sejak dibukanya pendaftaran, sepertinya Balon yang selama ini telah menyatakan kesiapan mereka untuk maju, kebanyakan masih melihat situasi dan kondisi politik saat ini, karena belum adanya kepastian dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Ia menjelaskan, untuk tahap awal ini mungkin belum banyak yang berani secara terbuka untuk mendaftarkan diri.
‘’Inikan baru gelombang pertama. Mungkin bakal calon masih membaca situasi politik. Dengan demikian, PDIP mungkin kembali membuka jadwal pendaftaran untuk gelombang ke dua. Namun kita masih menunggu penetapan jadwal berdasarkan keputusan pengurus provinsi dan pusat,’’ pungkasnya.(nek)