Wednesday, 25 February 2015

Irup HUT ke 12, Ichwan Minta Lanjutkan Pembangunan


METRO – Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM langsung bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) Hari Ulang Tahun (HUT) ke 12 Kabupaten Mukomuko. Besar kemungkinan ini kali terakhir Ichwan berdiri di vodium sebagai Irup HUT Mukomuko. Terlepas dari kemegahan HUT dan apa yang sudah dicapainya selama memimpin Mukomuko, Ichwan berharap bupati mendatang bisa melanjutkan pembangunan yang sudah ia lakukan, memberi kenyamanan kepada masyarakat dan bisa lebih baik lagi.
‘’Kita berharap siapapun yang dipilih rakyat nantinya, bisa seperti saya dalam memimpin, melanjutkan pembangunan yang sudah ada,’’ kata Ichwan.
Terkait apa saja PR bupati berikutnya, Ichwan mengaku pada prinsipnya hanya melanjutkan. Selama pemerintahannya program pemerintah sudah tercapai. Maka bupati berikutnya harus bisa melakukan lebih baik lagi. Kuncinya pengabdian sebagai kepala daerah adalah Ikhlas dan peduli dengan masyarakat.
‘’Pimpinlah Mukomuko dengan ikhlas, peduli dengan masyarakat, lakukan pembangunan yang sudah direncanakan dengan baik,’’ paparnya.
Dalam amanatnya saat memimpin upacara, Ichwan menjelaskan dengan rinci berbagai program pembangunan yang sudah dicapainya selama memimpin Mukomuko. Secara umum sejak dimekarkan pada 2003 lalu, terjadi perubahan signifikan dalam berbagai sektor di daerah ini. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan pada pemerintahannya selama ini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat dan doa bersama di ruang kantor bupati Mukomuko. Salah seorang kepala kaum dalam penyampaiannya berharap Mukomuko bisa terus mengalami kemajuan, meski nantinya Ichwan tidak lagi sebagai bupati. Berdirinya kabupaten ini harus disyukuri, karena membawa perubahan besar dalam kemajuan masyarakat terutama dalam sektor ekonomi. Masyarakat juga mengiklaskan Ichwan untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu.
‘’Walau nantinya bupati tidak lagi menjabat, petuah dan petunjuknya harus terus ada untuk pemerintahan berikutnya. Masyarakat berharap siapapun bupati mendatang harus mampu melanjutkan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat,’’ pintanya.
Secara keseluruhan upacara HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko berlangsung sukses. Peserta upacara terdiri dari PNS, Pelajar, Ormas, TNI, Polisi, Satpol PP dan jajaran lainnya. Upacara juga dihadiri Bupati Bengkulu Tengah (Beteng) dan segenap perwakilan dari kepala daerah tetangga termasuk perwakilan dari Gubernur Bengkulu. Juga jajaran TNI AL, AD kepolisian Republik Indonesia Mukomuko, Kejaksaan negeri, anggota dewan, TP-PKK, pejabat daerah, camat, kades, tokoh masyarakat dan lainnya. Upacara bertempat di halaman Pemda Mukomuko, selaku komandan upacara dari Polres Mukomuko. Ketua DPRD Armansyah, ST membacakan UU dasar, Kabag Hukum Setdakab, Heri Prasetyo, SS.TP membacakan undang-undang pembentukan Provinsi Bengkulu. Semuanya terlaksana dengan sukses berkat kerjasama yang baik segenap panitia dan kepiawaian jajaran Humas dan Protokler Pemda Mukomuko.
‘’Dengan berakhirnya rangkaian acara, maka berakhir pula upacara HUT ke 12 Mukomuko,’’ tutup MC Aida Ailawanis, S.IP.(jar)

Seribu Km Jalan, 11 Jembatan, Rumah Sakit dan Siburung Besi
//10 Tahun Pemimpin Mukomuko
KURANG Lebih 6 Bulan lagi pemerintahan Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM genap 10 tahun, bersamaan Ichwan harus mengakhiri kiprahnya sebagai Bupati Mukomuko. HUT ke 12 yang sedang berlangsung, kemungkinan HUT pemungkas pemerintahan Ichwan. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai situasi sudah dihadapi oleh Ichwan, mulai dari persoalan dalam masyarakat, keritikan bahkan akrab dengan bencana alam, seperti gempa dan banjir yang cukup parah. Dalam 10 tahun ini Ichwan merubah ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ menjadi negeri yang cukup maju dan dikenal secara nasional. Berikut selintas pandang tentang pengabdian putra si pandai besi.

AMRIS TANJUNG – Kabupaten Mukomuko

Ancaman bencana alam bukan asing lagi bagi masyarakat Mukomuko, bahkan beberapa kali dilanda gempa, yang terbesar gempa 2007 yang memporak-porandakan sebagian Mukomuko. Sementara bencana banjir hampir setiap tahun melanda daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumarera Barat (Sumbar) dan Jambi ini. Semuanya bisa dilalui dengan baik, walau belum semuanya terselesaikan dengan maksimal.
Tanpa disadari perubahan besar terus terjadi di kabupaten ini, sehingga dari daerah yang tidak dikenal banyak orang, Mukomuko menjadi kabupaten yang dikenal secara nasional. Berbagai fasilitas dan infrastruktur bermunculan. Diantara bukti kesuksesan Ichwan dalam membangun daerah, berupa berdirinya sebuah rumah sakit yang cukup besar untuk ukuran kabupaten. Mungkin belum sempurna, namun manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat Mukomuko bahkan kabupaten tetangga.
Kemudian keberadaan Bandara Mukomuko, selain melancarkan transportasi udara, tidak dipungkiri keberadaan ‘’siburung besi’’ ini memiliki dampak besar terhadap kemajuan daerah. Selanjutnya yang paling dirasakan oleh masyarakat manfaatnya adalah, Ichwan selama pemerintahannya sukses membangun kurang lebih 800 km jalan desa dan kecamatan, ditambah dengan jalan usaha tani (JUT) yang terbentang menjangkau seluruh kawasan pertanian masyarakat. Juga sukses membangun 9 jembatan gantung utama dan 2 jembatan beton, yaitu jembatan Lubuk Sahung dan Lubuk Pinang. Belum lagi jembatan permanen lain, baik pembangunan baru maupun rehap terhadap jembatan yang sudah ada sebelumnya.
‘’Kita berusaha melakukan yang terbaik bagi daerah ini, terutama bagaimana memfasilitasi masyarakat untuk layanan kesehatan, pendidikan dan juga mempermudah mereka dalam menjalankan aktivitas masing-masing,’’ kata Ichwan pada saat pembukaan HUT Mukomuko ke 12.
Dengan adanya jalan dan jembatan, perekonomian masyarakat Mukomuko yang mayoritas adalah petani meluncur dengan kencang. Mereka bisa mengeluarkan hasil pertaniannya dengan mudah. Tidak hanya itu aktivitas transportasipun menjadi nyambung, seakan tidak ada lagi pemisah antara suatu desa dengan desa lainnya. Suatu hal yang pasni nilai lahan masyarakat dan hasil pertanian dan komuniti lain melonjak tajam.
‘’Kita rasakan betul bagaimana kemajuan daerah, dulu ke kebun kesulitan karena tidak ada jalan, sekarang semuanya bisa dimasuki kendaraan, tidak ada yang terasa jauh lagi,’’ kata salah seorang warga Mardison.
Dibalik kesuksesan tersebut, semuanya belum sempurna, masih banyak tuntutan pembangunan dari masyarakat belum tercapai, lantaran keterbatasan anggaran daerah. Selain itu masih ada kebijakan pembangunan yang dinilai belum semuanya memihak kepada masyarakat, bahkan pembangunan yang menggelontorkan anggaran cukup besar, sementara manfaatnya tak maksimal. Sebagai contoh pembangunan rumah Wakil Bupati yang mubazir, Rasmiling dan bangunan lainnya. Tidak hanya itu, meski tidak masuk dalam data, jumlah kemiskinan di daerah ini sampai sekarang masih tinggi. Buktinya masih banyak anak putus sekolah dan kesulitan memenuhi kebutuhan untuk berobat dan sebagainya.
‘’Pembangunan yang dicapai cukup baik, namun perlu dipahami banyak yang bisa dikoreksi, selain itu masih ada yang belum mampu dijawab oleh pemerintahan sekarang,’’ kata salah seorang tokoh Mukomuko, H. Hamdani Makir, SH,M.Hum.(**)

D’Masiv dan Nabilla Gomes Goyang Mukomuko
//Kapolres: Perketat Pengamanan
METRO – Jika tidak ada aral melintang, malam nanti grup band kenamaan D’Masiv akan hibur masyarakat Mukomuko. Riyan sang vocalis bersama crewnya akan membawakan 10 lagu, diantaranya berjudul, “Cinta ini membunuhku”, ‘’Jangan Menyerah” dan lagu baru mereka ‘’Pergilah kasih” serta lagu tenar lainnya. Selain D’Masiv, artis seksi Dj dangdut Nabilla Gomes juga sudah siap menggoyang Mukomuko. Diprediksi jalanan menuju pusat acara di perkantoran Pemda Mukomuko akan padat merayap. Acara ini merupakan puncak penutupan perayaan HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko. Namun jangan ragu, jalannya acara mendapat pengaman ketat dari personil Polres Mukomuko.
Ketua Panitia HUT Kabupaten Mukomuko ke 12, Gianto, SH melalui Sekretaris, Syafriadi, SH mengatakan, malam puncak perayaan HUT diprediksi bakal meriah. Dengan mendatangkan artis  yang tak asing lagi di kancah pemusik Indonesia, level papan atas. Persiapan acara telah terencana dengan matang, melalui koordintor bidang perayaan puncak HUT. Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan, panitia telah menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk pengamanan malam acara.
‘’Malam puncak perayaan HUT panitia mendatangkan artis papan atas yang sudah terkenal, serta artis penggiring yang tak asing lagi. Kita prediksi bakal ramai penonton. Untuk pengamanan acara, panitia telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Satpol PP dan Dishubkominfo. Kepada masyarakat kita himbau untuk menjaga ketertiban dan keamanan pada malam pesta rakyat nanti,’’ kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setdakab Mukomuko ini.
Terpisah, Kapolres Mukomuko, AKBP Andhika Visnu, SIk mengatakan, dalam pelaksanaan beberapa rangkaian kegiatan HUT mendapat pengamanan ketat dari jajarannya. Terkhusus malam puncak dengan mendatangkan artis papan atas, ia akan memperketat penjagaan dengan menambah jumlah personil anggotanya. Ia mengakui, sebagian personil dengan menggunakan pakaian dinas dan sebagian dengan sistem penyamaran.
‘’Kita minta pada malam puncak perayaan HUT berjalan lancar dan kondusif. Untuk itu, sejumlah personil telah disiapkan untuk pengamanan,’’ demikian Kapolres. (nek)


Sapuan, Huda dan Gafrie Isyaratkan ‘’Perang’’

Hadir di Upacara HUT ke 12
METRO – Tiga kandidat kuat calon bupati Mukomuko, yaitu Choirul Huda, SH, H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA dan Ir. H Gafrie Zainuddin tampak hadir saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 12 Kabupaten Mukomuko kemarin. Ketiganya sempat berbincang dan saling menyalami satu sama lain. Tidak diketahui pasti apa perbincangan yang terjadi terhadap 3 tokoh yang diprediksi bakal berjibaku saling mengalahkan pada Pilkada Desember kelak. Bisa saja kehadiran ke tiganya dalam peringatan hari bersejarah bagi ‘’kapung sakti ratau batuah’’ ini sebagai syarat jika bendera ‘’perang’’ sudah dikibar.
Bukti jika mereka mulai unjuk diri dan bangun kekuatan cukup jelas, ketiganya tampak memamerkan wibawa masing-masing sebagai calon bupati. Juga ketiganya tidak henti-hentinya menyalami dan menyapa serta mengabadikan gambarnya dengan para kades, camat, pejabat dan undangan lainnya. Bisa jadi semua itu sebagai bentuk gerakan politik untuk mendapat dukungan dari banyak pihak.
Diminta tanggapannya, Sapuan mengaku kehadirannya dalam upacara ini tidak ada hubungannya dengan politik. Ia datang karena sudah seharusnya ikut memeriahkan perayaan HUT kabupaten. Terkait komunikasinya dengan Huda dan Gafrie, Sapuan mengaku tidak ada yang khusus. Mereka hanya saling menyapa dan menanyakan kabar masing-masing. Terkait masalah poltik, saat ini belum ada persaingan, karena Pilkada belum dimulai.
‘’Kita bertemu dan saling menyapa itu biasa saja, pilkada belum dimulai, maka tidak ada persaingan politik saat ini. Kita saling menyapa karena memang sudah kenal lama, pak Huda adalah wakil bupati yang harus kita dukungan pemerintahannya bersama bupati,’’ katanya.
Choirul Huda saat ditanyai hanya umbar senyum, menurutnya biasa saja pertemuan yang terjadi antara mereka. Baginya Sapuan, Gafrie juga tokoh lainnya yang akan maju pada Pilkada kelak adalah rekan. Mereka saling menghargai dan menghormati. Siapapun yang diinginkan masyarakat harus didukung bersama-sama.
‘’Seperti biasa kita berkawan dengan semua orang, tidak ada pembicaraan politik serius antara saya dan rekan-rekan lainnya. Kami sama-sama berkeinginan membangun Mukomuko lebih baik lagi,’’ papar Huda.
Gafrie diminta komentarnya juga mengaku saling bertemu dengan Sapuan dan Huda, mereka biasa saja, sebagai rekan dan sahabat. Belum ada persaingan politik ia dan calon lainnya. Mereka hadir pada upacara kemarin karena diundang dan memang selayaknya sama-sama merayakan HUT ini. Ia menghormati Huda dan Sapuan sebagai rekan.
‘’Kami bicara biasa saja, belum ada persaingan politik, untuk persiapan menghadapi Pilkada kita tunggu kepastian partai,’’ tutupnya.(jar)

Tidak ada Kandidat Penerus, Ichwan Minta Cabup Sportif
METRO – Soal calon Bupati Mukomuko mendatang, Drs. Ichwan Yunus,CPA,MM menyerahkan sebulat-bulatnya kepada masyarakat. Ia memastikan tidak ada kader yang akan ‘’disabung’’ pada Pilkada kelak. Siapapun yang akan maju, harus bersaing dengan sportif, sehingga Pilkada bisa berjalan dengan baik, mereka yang keluar sebagai pemenang adalah calon yang diinginkan masyarakat dan harus diterima oleh lawan politiknya.
Dikatakan Ichwan, ia tidak memiliki kader yang akan diusung untuk melanjutkan pemerintahannya. Maka Ichwan menyerahkan seluruhnya pada masyarakat untuk menentukan pemimpinnya mendatang. Setiap kandidat harus bersaing dengan baik, sehingga masyarakat merasa nyaman dan yakin, jika bupati mendatang bisa membela hak mereka dengan baik.
‘’Tidak ada kader yang kita usung, silahkan siapa saja yang ingin mencalonkan diri. Yang jelas semua kita serahkan pada masyarakat untuk menentukan pemimpinnya kelak,’’ kata Ichwan.
Sekarang ia ingin menyelesaikan sisa pemerintahannya dengan baik. Apa saja yang dirasanya masih kurang akan diselesaikan dengan baik dalam sisa waktu yang ada. Selanjutnya Ichwan ingin fokus menyiapkan diri maju sebagai calon Gubernur. Ia sudah memutuskan maju menggunakan jalur independent, karena persaingan untuk meraih dukungan dari partai cukup berat. Mengenai besarnya syarat untuk maju jalur independent Ichwan tidak mempermasalahkannya, sekarang tim relawan sudah bergerak mengumpulkan dukungan dari masyarakat.
‘’Kita akan lakukan dengan baik dalam waktu yang tersisa, selanjutnya kami akan fokus untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Kemungkian kita pilih jalur independent karena melalui partai cukup berat,’’ tutupnya.(jar)



Diserbu Lawan, Basis Ichwan Masih Terjaga

Menuju Kursi Gubernur Bengkulu
METRO – Sejak beberapa waktu lalu, bakal calon gubernur mulai buka-bukaan memasuki Mukomuko yang merupakan basis dari Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM. Meski demikian sampai saat ini basis Ichwan masih terjaga dengan baik, selain orang nomor wahid di Mukomuko ini sudah direstui masyarakatnya, tim relawan Ichwan For Gubernur sampai sekarang masih mampu memblok setiap ‘’serangan’’ dari bakal calon lawan politik menuju kursi Gubernur Bengkulu.
Diantara tokoh-tokoh calon gubernur yang diduga mulai mengacak-ngacak basis Ichwan, adalah Sultan B Najamudin yang sudah langsung pamitan menyampaikan pencalonannya pada masyarakat beberapa hari lalu. Kemudian bupati Kepahiang, Bando Amin C Kader, selain datang langsung, ia sudah menyebarkan spanduk dan baliho diberbagai tempat di Mukomuko. Juga Junaidi Hamsyah yang sekarang menjabat Gubernur dan termasuk Ridwan Mukti yang sekarang menjabat Bupati Musi Rawas.
Salah seorang ketua tim relawan Ichwan, Jamaris Ayang mengakui jika sudah mengetahui kedatangan beberapa calon lawan politik Ichwan tersebut. Namun demikian mereka tidak ragu sama sekali. Selain yakin masyarakat percaya dengan Ichwan, mereka juga terus bergerak mengamankan basis Ichwan. Selain itu masyarakat Mukomuko punya prinsip, bagaimanapun bentuk dan kondisinya, lebih baik orang kita dari pada orang lain.
‘’Kami tidak ragu, karena kita punya prinsip sendiri soal calon Gubernur, kiprah pak Ichwan di Mukomuko sudah diakui, masyarakat juga sudah mengizinkan ia memimpin Bengkulu,’’ ungkapnya.
Lanjutnya, kedatangan bakal calon lain adalah hal biasa, Ichwan sendiri bersama timnya juga melakukan hal yang sama, yaitu terus mendatangi setiap daerah di Provinsi Bengkulu. Bahkan kehadiran Ichwan di beberapa daerah mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Karena seluruh warga Provinsi Bengkulu mengakui, jika Ichwan sukses membangun Mukomuko. Kehidupan masyarakat jauh lebih baik selama pemerintahan Ichwan.
‘’Kita yakin saja, pak Ichwan akan mendapat dukungan dari masyarakat, karena ia sukses membangun daerah ini dengan baik, keberhasilannya diakui seluruh masyarakat Bengkulu,’’ tegasnya.
Ketua Tim relawan kabupaten, Nasir Ahmad, M.Si juga optimis Ichwan tidak tergoyahkan lagi di Mukomuko. Walau masyarakat menyambut kehadiran calon lain, mereka tetap akan memilih putra daerah pada saat pemilihan kelak. Karena diyakini, jika Ichwan jadi Gubernur pembangunan Mukomuko dan Bengkulu bisa tercapai dengan cepat.
‘’Kita biarkan lawan masuk, biasa saja dalam politik, kita tetap yakin Ichwan akan keluar sebagai pemenang pada pilkada kelak,’’ tutupnya.(jar)\

Huda Ingin Wakil Yang Bisa Kerjasama
METRO – Soal wakil bupati, Choirul Huda, SH salah seorang kandidat kuat bupati Mukomuko punya prinsip sendiri. Ia tidak akan memandang, suku, asal dan backgroun seseorang. Ia ingin bersama dengan seorang wakil yang sanggup bekerjasama dengan dirinya dalam merancang, bekerja dan merumuskan berbagai pembangunan dalam rangka menuju Mukomuko yang lebih baik serta masyarakat yang sejahtera.
Dikatakan Huda, ia tidak menetapkan wakil karena berada di suatu dapil atau berasal dari kelompok masyarakat. Wakil baginya adalah rekan dalam bekerja melayani masyarakat serta berjuang untuk membangun daerah. Istilah Dapil tidak berlaku dalam Pilkada, ia ingin hanya satu kata yaitu Kabupaten Mukomuko. Membagi daerah dalam bentuk dapil pada Pilkada sudah mengkotak-kotakkan masyarakat. Jika ia dipercaya ia berjanji akan menyama ratakan jatah pembangunan yang ada.
‘’Kita tidak sependapat ada yang berasal dari Dapil I, Dapil 2 dan Dapil 3. Dalam Pilkada istilah dapil tidak berlaku, bagi kita semua  daerah sama saja, hanya ada satu masyarakat, yaitu warga Kabupaten Mukomuko,’’ katanya.
Sampai sekarang, Huda mengaku belum menetapkan wakilnya dan belum ada pembicaraan apa-apa. Namun ia mengaku mulai meminta pandangan dari semua pihak menyangkut dengan calon wakilnya kelak. Syarat utama bisa bekerjasama, diterima masyarakat serta punya semangat membangun Mukomuko. Bisa jadi adalah orang partai atau tokoh masyarakat yang mendapat dukungan dari warga.
‘’Kita perlu banyak pandangan dari orang tua, kawan-kawan dan juga pihak lainnya. Bisa jadi wakil dari partai atau non partai, syaratnya bisa bersama-sama dan punya keinginan membangun dan membela masyarakat,’’ paparnya.
Masih disampaikan Huda, saat ini masih menunggu jawaban dari beberapa partai politik yang sudah membangun komunikasi dengannya. Setelah ada kepastian partai, maka ia akan serius memikirkan soal wakil. Karena kunci bisa mendaftar ke KPU adalah dukungan minimal 5 persen suara partai. Ia tidak membatasi jumlah dukungan dari partai, paling minim sesuai syarat KPU, jika memungkinkan setengah dari kursi partai di DPRD.
‘’Kalau partai sudah deal, maka kita bisa bebas melangkah ke tingkat berikutnya, salah satunya menyangkut wakil bupati. Sesuai aturan pemilihan satu paket,’’ tutupnya.(jar)

HUT Mukomuko, Sukses Bangun Mukomuko, Pamit Pimpin Bengkulu


Pidato Bupati Pada Paripurna HUT ke 12
METRO – Sidang paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mukomuko ke 12 kemarin berlangsung dengan khidmat. Segenap tamu undangan dari pemerintahan provinsi dan kabupaten tetangga tampak hadir. Juga para tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah maupun pejabat horizontal. Bupati Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM pada pidatonya membacakan berbagai pencapaian selama pemerintahannya, hingga mampu merubah Mukomuko secara signifikan. Sebelum menutup pidatonya, orang nomor wahid di ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ ini sempat menyampaikan niatnya untuk memimpin Provinsi Bengkulu, sekaligus ia pamit dan mohon doa restu.
‘’Meski disegi usia kami sudah tidak muda lagi, namun rasanya belum cukup pengabdian hanya di Mukomuko. Maka saya berencana maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Oleh sebab itu mohon dukungan dan doa restunya dari semua pihak,’’ kata Ichwan.
Masih dalam sambutannya, Ichwan mengklaim semasa pemerintahannya sudah terjadi peningkatan secara signifikan dalam berbagai sektor. Diantaranya terjadi penambahan sekolah dari semua tingkatan dan jurusan yang tersebar di seluruh wilayah Mukomuko. Juga disektor pertanian penambahan lahan pertanian serta peningkatan infrastruktur pendukung dilakukan dengan baik, sehingga Mukomuko menjadi daerah swasembada pangan. Dibidang kelautanpun kemajuan terjadi cukup baik. Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, kesehatan dan perkantoran tumbuh hingga berlipat-lipat dari sebelumnya. Kurang lebih anggaran yang sudah dihabiskan pada masa pemerintahannya, untuk pembangunan kabupaten ini sekitar Rp 26 triliun. Mukomuko juga secara berturut-turut menerima penghargaan WTP dari pemerintah pusat.
‘’Suksesnya pembangunan ini tak lepas dari kerja keras semua lapisan pemerintah dan masyarakat. Memang kita akui terdapat beberapa kendala dalam prosesnya, sebagai contoh pembangunan rumah sakit melalui dana pinjaman daerah,’’ terangnya.
Ketua DPRD Mukomuko, Armansyah, ST yang langsung memimpin sidang paripurna HUT ke 12, juga mengakui pemerintahan Ichwan selama 2 periode berlangsung cukup baik. Bahkan sukses membawa Mukomuko lepas dari kategori kabupaten tertinggal. Ia berharap kedepannya dan pemerintah berikutnya bisa melanjutkan pembangunan ini dengan maksimal. Dewan sendiri diakui Armansyah belum mampu menjawab semua permintaan masyarakat, karena keterbatasan anggaran, juga mereka masih baru.
 ‘’Kita patut berterimakasih 2 periode menjabat, bupati mampu membawa perubahan besar. Bahkan sekarang Mukomuko lepas dari kategori daerah miskin,’’ paparnya.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bengkulu, Ir. Edi Nevian yang mewakili Gubernur Bengkulu dalam sambutannya, mengucapkan banyak maaf dari Gubernur yang tidak bisa langsung hadir. Yang jelas pemerintah Provinisi Bengkulu mengucapkan selamat HUT ke 12 Mukomuko, selama pemerintahan Ichwan terjadi kemajuan daerah yang signifikan. Pemerintah Bengkulu juga berusaha maksimal meningkatkan kemajuan bagi seluruh daerah di dalam provinsi.
‘’Pemerintah Bengkulu mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Mukomuko ke 12, semoga makin jaya dan terus bergerak maju,’’ tutup salah seorang kandidat kuat carateker bupati Mukomuko ini.(jar)


Siap Jabat Carateker Bup, Edi Nevian Tunggu Mandat
METRO – Kabarnya kepala Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Bengkulu Ir. Edi Nevian akan menjabat carateaker Bupati Mukomuko. Pengangkatan dirinya tinggal menunggu Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon Gubernur Bengkulu. Bahkan kemarin Edi Nevian mendapat mandat dari Gubernur Bengkulu untuk mewakilinya mendampingi pimpinan dewan Mukomuko dan bupati untuk memimpin jalannya sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko.
Ditanyai langsung, Edi mengaku siap menjabat carateker jika memang diberi mandat oleh Gubernur. Ia sangat yakin mampu mengemban tugas tersebut, apalagi Mukomuko merupakan kampung asalnya. Namun persoalannya, ia tidak yakin mendapat mandat tersebut. Karena banyak pertimbangan dari Gubernur untuk memutuskan carateker bupati.  
‘’Kalau diberi mandat oleh atasan kita harus siap, apalagi ini Mukomuko, kita punya niat sejak lama ingin berbuat untuk membangun daerah ini dengan baik,’’ kata Edi.
Lanjutnya, menjabat carateker bukan pekerjaan yang ringan, karena perlu pemahaman mengenai daerah. Carateker juga harus singkron dengan pejabat daerah. Sebab tugas carateker sama halnya dengan bupati. Untuk saat ini belum saatnya memikirkan itu, Pilkada masih lama, juga semuanya belum jelas, bisa saja aturan berubah. Ia ingin fokus melaksanakan tugas sebagai kepala dinas yang dipercayakan sekarang. Ia mewakili Gubernur  pada paripurna tidak ada hubungannya dengan masalah carateker.
‘’Kegiatan yang kita lakukan di Mukomuko saat ini tidak ada hubungannya dengan masalah carateker, ini resmi sebagai tugas kedinasan sesuai kepercayaan yang diberikan,’’ tutupnya.(jar)




Saling Mengagumi, Gafrie dan Huda Berpelukan
METRO – Dua kandidat kuat calon bupati Mukomuko tampak berpeluan mesra, saat bertemu sebelum sidang paripurna HUT ke 12 Kabupaten Mukomuko kemarin. Keduanya tampak begitu akrab dan saling mangagumi masing-masing. Walau demikian tak dipungkiri, aroma persaingan menuju Pemilihan bupati sudah sangat terasa. Namun apakah ini juga sebagai pertanda ada peluang berkolaborasi keduanya? Hanya waktu akan menentukan.
Diminta tanggapannya mengenai pelukan mesra tersebut, Huda mengaku tidak ada apa-apa. Ia sudah mengenal sosok Gafrie sejak lama, Gafrie adalah sosok yang punya kemampuan cukup baik. Baginya tidak ada istilah persaingan kalah menang dalam menuju kursi nomor wahid di daerah ini. Siapapun yang akan menjadi bupati, merupakan pilihan dari masyarakat dan layak dihormati dan didukung.
‘’Salaman biasa saja kita berkawan, tidak ada istilah perlawanan untuk kalah dan menang, siapapun yang dipercaya rakyat, maka ia yang terbaik dan harus didukung,’’ katanya.
Masih disampaikan Huda, saat ini ia tidak pandang bulu dalam memilah-milih kawan, siapapun itu adalah rekan dan sahabat. Selain itu saat ini belum waktunya bicara mengenai politik. Meski demikian, Huda mengakui jika Gafrie adalah salah satu kandidat calon bupati Mukomuko, kemungkinan besar nantinya akan berlainan perahu dengan dirinya.
‘’Kita bersahabat dan itu biasa saja, tidak ada politik apa-apa. Siapa saja yang akan maju kita anggap adalah kawan, semua berjalan dengan sportif,’’ paparnya.
Gafrie sendiri saat diminta tanggapannya terkait kemesraan keduanya yang tertangkap kamera, juga mengaku tidak ada isyarat apapun. Ia belum merasakan ada perbedaan politik dengan Huda, karena Pilkada belum dimulai. Ia juga mengaku mengagumi Huda dan menghormatinya sebagai seorang wakil bupati. Selain itu dalam berkawan Gafrie tidak memilah-milih orang.
‘’Biasa saja, kita berkawan dengan siapa saja, pak Huda adalah wakil bupati yang kita kagumi,’’ tutupnya.(jar)