Monday, 11 May 2015

Jagoan ‘’Cendana’’ Diisukan Mundur


//Bupati : Kita Sedang Lobi 3 Parpol
METRO – Belakangan berkembang isu, jagoan keluarga ‘’cendana’’ untuk Bupati Mukomuko 2015-2020, Andy Suhary,SE,M.Pd mundur dari bursa pencalonan. Tidak tahu jelas dari mana kabar ini beredar, yang jelas warga mulai bertanya-tanya. Namun kabar ini dibantah oleh Andy dan juga Bupati Drs. H Ichwan Yunus,CPA,MM. Bahkan menurut bupati saat ini tengah dilakukan lobi dengan 3 partai politik untuk mengusung Andy.
Dihubungi, Andy mengatakan, kabar itu tidak benar, kemungkinan sengaja diisukan oleh pihak tertentu. Yang jelas jika partai mengusungnya, terkhusus mendapat rekomendasi dari PKS, ia siap bersaing pada Pilkada kelak. Saat ini proses survey oleh parpol masih berlangsung, pihaknya juga berjuang untuk mendapatkan dukungan dari partai lainnya.
‘’Kalau sekarang belum ada rencana untuk mengundurkan diri dari rencana pencalonan. Masa belum mencalon sudah mengundurkan diri, kita siap jika diusung partai politik. Kami akan mundur kalau partai tidak mengusung, karena itu syarat,’’ tegas Andy.
Bahkan menurutnya sosialisasi ke masyarakat masih terus dilakukan oleh timnya. Begitupun sosialisasi melalui media dan alat peraga. Ia yakin saat ini belum ada satupun partai yang memutuskan pencalonan seseorang, karena sedang dilakukan survey. Sebab partai politik tidak akan mendukung calon jika tidak siap dari segala segi.
‘’Partai ingin mengusung calon yang bisa bersaing di segala sektor, maka belum ada yang membuat keputusan resmi. Isu partai sudah menetapkan calon, itu sebatas klaim dari yang bersangkutan saja,’’ tuturnya.
Ichwan yang diminta tanggapannya, menegaskan jika keluarga ‘’cendana’’ tetap akan mengusung calon. Untuk sementara kandidatnya adalah Andy Suhary, karena dinilai paling siap di segala sektor. Bahkan saat ini ia sedang melobi beberapa partai politik sebagai perahu Andy nantinya. Ia optimis Andy bisa bersaing dengan kandidat lainnya. Bahkan tim serta baliho sudah tersebar dimanamana.
‘’Saya yakin dan percaya bahwasanya ia bisa mengurus Mukomuko kedepannya. Segala persiapan terus berjalan, karena tim dan balihonya juga sudah terlihat dimana-mana. Dan saat ini tinggal ia mencari calon pasangannya untuk maju nanti,’’ ungkapnya.
Disampaikan, meski saat ini belum mendapatkan kepastian partai namun saat ini tengah melirik 3 kemungkinan parpol pendukung. Sementara terkait dengan adanya isu UU hubungan keluarga, Bupati menyebutkan tidak menjadi masalah. Karena Andy tidak memiliki hubungan darah sercara langsung.
‘’Sedangkan untuk partai kita masih mencari beberapa kemungkinan, seperti partai PKS, Garindra dan juga PAN. Terkait dengan UU pilkada, ia menegaskan keponakan tidak jadi masalah untuk maju. Kecuali ia ada hubungan darah langsung dengan saya baru tidak boleh,’’ demikian Bup.(cw1)



Calon PPK Lalui Tes Wawancara
METRO – Mulai dari kemarin para calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Gubernur dan Bupati mengikuti tes wawancara. Mereka adalah 10 besar yang sebelumnya dinyatakan lulus tes tertulis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko. Tes wawancara berlangsung hingga besok, yang bertempat di sekretariat KPU Mukomuko.
Hari pertama tes terdiri dari beberapa kecamatan, diantaranya Ipuh, Malin Deman, Teramang Jaya, Pondok Suguh, Penarik dan Lubuk Pinang. Hari ini dijadwalkan kecamatan berbeda. Pada pelaksanaan tes, peserta dipanggil satu persatu ke ruangan dan diuji oleh 4 orang Komisioner KPU. Yaitu terdiri dari Dawud, S.Ag, Syofia Diana,SE, Dedy Desponsory, S.HI dan AH. Siregar, S.Ag, M.Pd.
Dawud mengatakan tes wawancara adalah tahapan terakhir sebelum ditetapkan siapa yang lulus. Selain tes wawancara dan tertulis, penilaian paling penting lainnya adalah rekam jejak dari peserta itu sendiri. Dalam hal ini terkait hubungannya dengan calon cakada, dengan partai politik serta kesibukan lain yang diperkirakan dapat mengganggu tugasnya selaku PPK.
‘’Sebelumnya kita sudah umumkan ke publik nama-nama mereka yang ikut wawancara. Kalau ada yang bermasalah masyarakat diminta melapor ke KPU, maka tes tertulis dan wawancara tidak semata-mata menentukan,’’ papar Dawud.
Dawud juga memastikan penjaringan PPK murni berdasarkan hasil penilaian dari KPU, tidak ada pengaruh dari pihak manapun. Karena mereka mencari petugas terbaik yang bisa bekerja maksimal menyukseskan pemilihan bupati dan gubernur kelak. Dari hasil tes sementara diakuinya pemint dari PPK cukup banyak, mereka juga memiliki latar pendidikan yang baik sehingga memahami prihal menyangkut dengan Pilkada.
‘’Tugas PPK cukup berat, maka kita perlu mereka yang mampu bekerja dan paham dengan pekerjaan yang akan digelutinya,’’ tegas Dawud.
Diana juga menegaskan dalam penilaian mereka melihat kesiapan dari peserta. Karena Pilkada merupakan pesta demokrasi yang sangat penting bagi daerah ini. Mereka tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran petugas kurang profesional melaksakan tugasnya.
‘’Kita berusaha sebaik mungkin, maka sejak awal KPU berkomitmen menyukseskan Pilkada. Itu akan terwujud dengan profesionalitas petugas,’’ tutupnya diamini Dedy.(jar)


Ichwan Makin Pede, Maju Jalur Independen

METRO – Bupati Mukomuko Drs. H Ichwan Yunus, CPA. MM makin percaya diri (Pede) bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)Provinsi Bengkulu sebagai bakal calon Gubernur Bengkulu melalui jalur independen. Saat diminta tanggapannya, Ichwan mengklaim sekarang relawannya sudah mengumpulkan 120 ribu poto copy KTP. Targetnya jumlah dukungan mencapai 200 ribu. Di Mukomuko sendiri Ichwan menargetkan mendapat dukungan sebanyak 80 ribu.
Dikatakan Ichwan sebagaimana rencana awal, ia akan maju dengan jalur independen. Saat ini tim relawannya masih terus berjuang mengumpulkan dukungan sebanyak-banyaknya. Poto copy KTP berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Selain itu tahapan sosialisasi ke masyarakat juga tetap berlanjut, baik melalui alat peraga atau secara langsung.
‘’Kita yakin bisa maju sebagi calon independen, karena saat ini sudah terdapat ada 120 ribu dukungan. Untuk wilayah kita ini ditargetkan ada sekitar 80 ribu dukungan,’’ ungkapnya.
Disebutkan, sejauh ini persiapan untuk maju terus berjalan dengan baik. Relawan Ichwan for gubernur terus dibentuk dan bergerak untuk mendapatkan dukungan sebagai calon independen. Ia sendiri sebagai orang nomor satu di Mukomuko serta bakal calon Gubernur, belakangan ini jarang terlihat. Hal ini diakuinya karena banyak kesibukan diluar, selain dari mengurusi urusan pemerintahan ia juga sibuk dengan urusan politik.
‘’Sekarang kita terus jalan, tim yang sudah kita bentuk juga terus bergerak. Sekarang hampir disetiap daerah sudah ada tim kita yang sudah kita bentuk. Memang sakarang ini saya agak sibuk jadi jarang ada di Mukomuko, namun  hal ini tidak mengganggu roda pemerintahan,’’ demikian Ichwan.(cw1) 

Sunday, 10 May 2015

Sapuan Mulai Sisiri Warga Mukomuko di Rantau

Gelar Pertemuan di Bengkulu dan Menjadi Narasumber Unib
POLITIK RM – Bakal calon kuat Bupati Mukomuko, H. Sapuan,SE,Ak,MM,CA mulai menyisiri warga Mukomuko yang ada di luar daerah, terutama para sesepuh dan orang-orang berpengaruh lainnya.  Malam tadi kabarnya Sapuan menggelar pertemuan dengan sesepuh Kabupaten Mukomuko di Kota Bengkulu. Hadir beberapa praktisi, mahasiswa dan perantau asal ‘’Kapuang sakti ratau batuah’’ lainnya. Siang ini Sapuan dijadwalkan menjadi pemateri seminar nasional di Unib dengan materi berkaitan dengan perkembangan ekonomi global.
Meski hanya bersifat silaturahmi, namun tidak dipungkiri dibalik pertemuan ini tergambar misi politik menghadapi Pilkada akan datang. Apalagi seperti diketahui Sapuan adalah satu-satunya kandidat yang sudah berada di titik aman untuk mendaftar ke KPU, setelah beberapa partai merekomendasikan dirinya untuk memimpin Mukomuko periode mendatang.
Novesta Herman membernarkan adanya pertemuan Sapuan dengan beberapa tokoh dan warga Mukomuko di Bengkulu ini. Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, karena baru kali ini ada pertemuan yang dipromotori oleh tokoh yang peduli dengan daerah. kehadiran Sapuan di Bengkulu sekaligus memenuhi permintaan dari pihak Unib untuk mengisi seminar.
‘’Kabarnya pertemuan ini dihadiri sekitar 100 orang, memang tidak seluruhnya dilibarkan melainkan para sesepuh dan tokoh. Kemungkinan berikutnya akan ada pertemuan yang lebih luas. Kebetulan pula Sapuan hadir di Bengkulu lantaran diminta mengusi materi seminar di kampus Unib,’’ tuturnya.
Apakah ini pertanda Sapuan mulai mengerahkan kekuatannya untuk menghadapi Pilkada? Herman mengaku tidak  terlalu menjurus ke politik, melainkan silaturahmi dan untuk meminta pendapat dan searing tentang daerah lainnya. Karena orang-orang Mukomuko di luar, juga punya pemikiran gemilang dalam hal pembangunan. Untuk fokus ke daerah, kemungkinan akhir bulan ini, sebab Sapuan dalam waktu dekat ada agenda di Eropa dan beberapa negara lainnya.
‘’Kemungkinan untuk full menyiapkan Pilkada mulai akhir bulan ini, karena Sapuan masih banyak agenda di luar. Yang jelas komunikasi dengan semua pihak terus dilakukan,’’ tutupnya.(jar)

DPC Gerindra Tegaskan Belum Tetapkan Calon
//Bashendri : Semua Masih Berpeluang
POLITIK RM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerinra Kabupaten Mukomuko, Bashenri,SE membantah keras pernyataan dari Korwil DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu untuk wilayah khusus Kabupaten Mukomuko, Risqan Nazar,SH, yang menyebutkan Gerindra sudah bulat usung Choirul Huda,SH berpasangan dengan Hadir,S.IP. Versi DPC Mukomuko, sakpai sekarang Gerindra belum membuat keputusan. Untuk calon yang paling gencar dan kemungkinan lebih berpeluang adalah Ir. Gafrie Zainuddin.
Dikatakan Bas, pernyataan tersebut salah, ia mempertanyakan kapasitas dari pemberi keterangan ini. Yang akan memutuskan adalah DPP, jika belum ada surat keputusan resmi, Gerindra masih terbuka bagi siapa saja. Bisa Huda, Gafrie dan Andy Suhary atau calon lainnya. Teknisnya DPC mengusulkan ke DPD dan DPP, nanti akan dijaring oleh DPP.
‘’Kalau Ketua DPD Provinsi mungkin bisa diterima karena bisa jadi sudah mendapat info resmi dari pusat. Saya pikir pemberi keterangan kapasitasnya tidak jelas, apa ada SK mereka. DPD sama DPP saja masih bekerja kok sudah memutuskan. Kalaupun ada, kami di DPC duluan diberi informasi,’’ kata Bas.
Lanjutnya kalau berdasarkan pantauan DPC, Gafrie memang calon yang paling gencar bergerak di Gerindra. Ia juga sebagai kader partai dengan posisi penasehat. Terus mengenai Huda sebagai wakil DPD Gerindra, Bas menilai ia kurang paham. Gerindra tetap profesional dalam menjaring calon, sebab targetnya menang bukan sebatas ingin maju. Untuk menang tentu kemapuan calon jadi patokan utama.
‘’Kalau pak Huda pengurus, Gafrie juga sama, tapi bukan itu patokannya, bisa saja Gerindra usung calon lainnya,’’ tegas Bas.
Gafrie saat diminta tanggapannya, enggan bicara banyak. Ia akan mengikuti mekanisme saja, mendaftar di DPC, kemudian diuji DPD dan pengurus pusat. Kalau memang dirinya dianggap layak maka akan diusung oleh partai Gerindra. Biarlah semuanya berjalan sesuai dengan aturan saja.
‘’Kita ikutu alurnya saja, mudahan nanti orang lain yang mengklaim, tapi SK akhirnya mengusung kami,’’ tutup Gafrie.(jar)





Sekarang Wismen Terlihat Dimana-Mana
POLITIK RM – Siapa calon Bupati Mukomuko? Jika pertanyaan ini timbul, nama Wismen A Razak kerap menjadi nomor satu disebutkan. Tidak hanya itu, diperkumpulan tidak resmi masyarakat, seperti di warung kopi dan lokasi lainnya, masyarakat kerap membahas calon bupati, nama Wismen juga paling sering disebutkan. Fakta ini membukti, dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan, Wismen mampu booming di ‘’kapuang sakti ratau batuah’’ ini.
Ada beberapa faktor pendukungnya, pertama gerakan perubahan yang diusung Wismen beriringan dengan gebrakan yang ia lakukan. Hampir setiap sudut, seperti di persimpangan,di pohon kayu, di warung dan di gerobak penjual es atau ikan keliling, selalu tampak hambar Wismen disertai dengan selogannya. Mungkin tidak berlebihan dikatakan, dimanapun melihat di daerah ini selalu tampak wajah Wismen.
Salah warga, Hendri mengatakan sekarang paling banyak memang gambar Wismen, dimana saja ditemukan. Mulai dari pinggir jalan, di pohon kayu, tiang listrik di rumah warga dan berbagai tempat lainnya. Mau di kota, di desa bahkan di ladang ada terlihat poto Wismen di pasang warga. Sekarang Wismen dianggap sebagai calon paling banyak dilihat.
‘’Wajar orang  mengenalnya dengan cepat, sebab dalam sekejap gambarnya ada di mana-mana. Kalau calon lain baru baliho dan spanduk, itupun di lokasi tertentu saja,’’ tuturnya.
Ketua DPD NasDem Busril, mengatakan kader NasDem selalu ingin menjadi yang terdepan. Wismen targetnya memenangi Pilkada, maka ia berusaha melakukan sosialisasi secara full. Sekarang memang sudah saatnya calon bergerak, apalagi Wismen yang notabenenya baru, sebelumnya tidak punya rencana seperti kandidat lain yang sudah bergerak. Berkat sambutan hangat dari masyarakat, dalam waktu singkat namanya bisa dikenal luas oleh masyarakat.
‘’Memang sudah waktunya, kalau sekarang calon berlum berbuat tentu masyarakat pertanyakan. Meski belum lama bergerak, sekarang nama Wismen sudah tidak asing, dimana-mana orang menyebutkan nama Wismen,’’ tutupnya.(jar)

Jelang Pilkada Banyak Isu Negatif

//Pemerintah Harus Cermat
POLITIK RM – Pemerintah harus cermat dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat. Lebih lagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) dihelat, banyak isu yang sengaja diciptakan. Sehingga terbentuk suasana yang tidak kondusif di tengah-tengah masyarakat. Khusus di Kabupaten Mukomuko, banyak pemodal asing maupun lokal yang berinvestasi di daerah ini. Rentan dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan untuk menciptakan kisruh jelang pesta demokrasi berlangsung. Dengan demikian, setiap persoalan yang terjadi di masyarakat, pemerintah harus bersikap tegas.
‘’Jelang Pilkada, pemerintah harus mampu menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Sebab bakal banyak isu yang bakal dikembangkan. Lebih lagi di daerah kita banyak perusahaan investasi, dan cendrung dijadikan isu sebagai pemicu kisruh,’’ kata Sekretaris Camat Kota Mukomuko, Budi Yanto, S.Hut kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Saat ini mulai beriak, warga mulai mengembangkan isu sebuah perusahaan perkebunan yang diduga bermasalah dalam kegiatan pertambangan. Menurutnya, pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus menyikapi serius persoalan ini. Disamping menjaga keamanan dan kenyamanan perusahaan investasi, ia berharap juga memperhatikan keinginan masyarakat. Sebagai penyelenggara pemerintahan yang baik, pengambil kebijakan mesti mengambil titik penyelesaiannya.
 ‘’Apapun persoalan yang diapungkan masyarakat, pemerintah harus cepat tanggap. Dengan mencari benang merah, sehingga terciptanya solusi terbaik. Pemerintah harus bersikap tegas, kalau salah katakan salah, jika benar harus disampaikan sesuai dengan realita yang ada. Sehingga tidak terjadi pemikiran lain di masyarakat yang bisa menjadi pemicu masalah di daerah ini,’’ imbuh mantan Kabid Kehutanan DP3K ini.
Budi Yanto yang juga salah seorang mahasiswa pasca sarjana Universitas Mercu Buana Jakarta ini, cukup menyayangkan jika iklim investasi di dareah ini tidak terjamin kenyamanan dan keamanannya. Begitu juga sebaliknya, munculnya gejolak di masyarakat berawal dari persoalan yang diakibatkan karena pihak invetasi yang kurang mentaati aturan. Menyikapi hal ini, ia menilai adalah tugas pemerintah, melalui dinas terkait dalam mengawasi dan mengontrol setiap kegiatan perusahaan.
‘’Sebagai penengah persoalan adalah pemerintah. Jika terbukti adanya kesalahan, harus ditindak. Apakah melalui tindakan preventif atau dituntut secara hukum pidana. Sehingga masyarakat tidak lagi dirong-rong dengan pemikiran lain-lain terhadap pemerintah. Kita yakin, jika pemerintah konsisten dan konsekuen dalam menegakkan aturan, akan memperkecil kemungkinan terjadinya gejolak di masyarakat. Kalau benar tidak sesuai dengan aturan, segera mengambil kebijakan nyata supaya masyarakat tidak bertanya-tanya dengan independensi pemerintah dalam menyikapi persoalan yang terjadi,’’ demikian Budi. (nek)