Friday, 10 July 2015

Nyalon Bupati, Dewan Wajib Mundur


//Putusan MK Pengaruhi Politik Mukomuko
METRO – Keputusan yang dibuat Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang (UU Pilkada) berdampak besar terhadap politik di Mukomuko. Tidak hanya soal keluarga patahana bebas mencalon, tetapi keputusan baru terkait anggota DPR, DPD maupun DPRD yang mencalonkan diri. Mereka diharuskan membuat surat pengunduran diri dan mundur dari jabatannya saat resmi ditetapkan sebagai calon.
Putusan MK soal patahana cukup menguntungkan bagi keluarga Drs. H Ichwan Yunus, CPA,MM, siapa saja boleh mencalon. Namun bagi pribadi Andy Suhary,SE,M.Pd  putusan MK tidak begitu menguntungkan. Ia harus mundur dari dewan jika mencalon bupati. Begitupun bagi politisi PKPI, Wisnu Hadi,SE yang direstui mendampingi Ir. Wismen A Razak,M.Si dan juga ketua DPC PDIP, Dedy Kurniawan,S.Sos yang dikabarkan akan menjadi wakil Sapuan,SE,Ak,MM,CA.
Pengamat hukum Unib H. Hamdani Makir,SH,M.Hum, menilai KPU harus segera mengubah peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015 yang memuat pengertian patahana pasca-keluarnya putusan MK. Juga aturan anggota dewan harus mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon tetap.
‘’KPU wajib merevisi PKPU menindaklanjuti putusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 7 huruf r Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada,’’ ujarnya.
Wisnu, saat diminta tanggapannya, mengaku terkejut dengan keputusan MK tersebut. Ia akan pikirkan kembali, apakah tetap maju menjadi wakil Wismen atau tetap mengabdi sebagai anggota dewan.
‘’Kita memang perlu menelaah aturan baru ini, selanjutnya perlu dipikirkan matang-matang. Keputusan tentu harus dibahas bersama keluarga dan kawan-kawan,’’ tuturnya.
Novesta Herman, yang merupakan orang dekat Sapuan mengaku harus dibahas ulang mengenai wakil. Posisi Dedy yang sejak awal sudah hampir final, berpeluang bergeser. Untuk mengundurkan diri dari dewan, merupakan keputusan yang cukup berat bagi siapa saja.
‘’Kita sudah ketahui aturan barunya, sekarang tentu harus dibahas ulang semuanya,’’ tutup Herman.(jar)


Kader Gerindra Harus Dukung Huda – Haidir
METRO – Seluruh pengurus DPC dan kader Partai Gerindra di Kabupaten Mukomuko wajib mendukung pasangan Choirul Huda,SH dan Haidir,S.IP pada Pilkada kelak. Karena keduanya sudah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra sebagai calon bupati dan wakil bupati Mukomuko periode 2016-2021. Kader yang membelot maka harus siap menerima sanksi dari partai.
Disampaikan oleh salah seorang pengurus DPD Gerindra Provinsi Bengkulu, Robi Nazar, sekarang SK dukungan dari pusat sudah ditangannya. Dimana Huda berpasangan dengan Haidir pada Pilkada kelak. Seiring dengan itu, seluruh kader wajib memberi dukungan kepada pasangan ini. Mereka yang membelot maka bisa disanksi.
‘’Tidak diragukan lagi, Huda dan Haidir adalah pasangan bupati dan calon bupati yang akan diusung Gerindra pada Pilkada kelak. Surat rekomendasi dari pusat sudah kami pegang, maka semua pengurus dan kader harus mematuhinya,’’ tegas Robi.
Lanjutnya penetapan Huda sesuai dengan mekanisme, dimana ia mendaftar di kabupaten dan disetujui provinsi dan diputuskan oleh pusat. Dalam Gerindra aturan mainnya jelas, dimana 90 persen diputuskan oleh provinsi, kabupaten sebatas menerima pendaftaran dan merekomendasikan. Maka salah besar, jika ketua Gerindra Mukomuko dari awal selalu berkoar-koar mengenai penetapan calon.
‘’Kita sangat sayangkan, pengurus kabupaten tidak paham dengan mekanismenya, malah bersikeras dengan pendapatnya. Ini buktinya, calon yang diusung adalah yang direkomendasikan provinsi bukan kabupaten,’’ tegasnya.
Ketua DPC Gerindra Mukomuko, Bassendri,SE malah belum mengetahui keputusan dari partainya ini. Sampai sekarang menurutnya belum ada surat resmi dari pusat. Soal adanya SK seperti yang disampaikan Robi, menurutnya bisa jadi SK tidak asli dari pusat. Aturan mainnya jelas, provinsi bertanggungjawab untuk calon Gubernur, sedangkan kabupaten bupati.
‘’Itu tidak benar, sampai sekarang kami belum menerima SK nya, bagaimanapun untuk kabupaten kita yang bertanggungjawab. Jika calon tidak diusung kabupaten, bagaimana akan mendaftar dan bersaing. Sebaiknya baca dulu ADRT partai kita,’’ tutupnya.(jar)

Burhandari di ‘’Atas angin’’
POLITIK RM – Burhandari,S.Pd,M.Si semakin dekat dengan tujuannya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Mukomuko. Menguatnya Burhandari bukan karena ada sinyal dari PAN, melainkan juga keputusan Makamah Konstitusi (MK) yang baru saja dikeluarkan. Andai Andy Suhary,SE,M.Pd berat meninggalkan posisinya sebagai dewan, maka dirinyalah sebagai calon dari PKS. Bahkan posisinya semakin menguat di daerah Ipuh, lantaran Wisnu Hadi,SE, Badrun Hasani,SH juga bakal berat menjadi wakil, karena harus mundur.
Via telepon genggam, Burhandari mengaku sekarang sedang berada di luar daerah, untuk membangun komunikasi lebih lanjut dengan beberapa partai politik. Juga diakuinya, keputusan MK cukup menguntungkan dalam posisi politik saat ini. Karena sangat berat seorang anggota dewan, harus meninggalkan jabatannya demi mencalon kembali.
‘’Kita berjuang terus, posisi sekarang tentu makin menguat. Putusan MK juga membuat semuanya berubah, karena anggota dewan harus mengundurkan diri dari jabatannya,’’ kata Burhandari.
Untuk langkah kedepannya, Burhandari mengklaim mulai disiapkan, seluruh tim masih bekerja dengan baik. Target awalnya tetap tidak berubah, yaitu mencalonkan diri sebagai bupati, bukan wakil bupati. Namun demikian, perhitungan politik tetap diutamakan. Sebab mencalon bukan sekedar meramaikan, melainkan harus menang.
‘’Kita tetap sebagaimana niat awal, maju sebagai calon bupati, bukan selaku wakil. Namun perhitungan politik tetap harus dilakukan dengan baik. Kalau memang saya didukung PAN, maka wakilnya harus dari PAN,’’ tutupnya.(jar)


Soal PKPI, Kubu Sapuan Siap ‘’Perang’’
POLITIK RM – Suhu politik menjelang pendaftaran calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin panas. Perebutan dukungan dari partai politik, sebagaimana prediksi awal mulai tampak. PKPI yang awal mengusung Sapuan,SE,Ak,MM,CA lewat SK dari pusat, belakangan benar-benar membelot ke Ir. Wismen A Razak. Kebijakan ini tentu membuat tim Sapuan meradang, bahkan mereka menyatakan siap ‘’perang’’ untuk mempertahankan PKPI. Jika dalam beberapa hari kedepan tetap tidak ada kepastian, maka langsung dilaporkan ke PTUN.
Disampaikan oleh Novesta Herman, dimana pihaknya baru saja menghadap pengurus nasional PKPI. Seluruh bukti proses yang dilalui disampaikan, karena pihak Alfian,SE tiba-tiba menyampaikan ke pusat, jika Sapuan tidak pernah mengikuti proses dari bawah. Untuk keputusan final dalam beberapa hari kedepan, andai tetap beralih, maka akan dibawa ke PTUN.
‘’Kita akan laporkan ke PTUN, jika pihak Alfian masih ngotot dan PKPI tidak mendukung Sapuan, sebab proses sudak kita lalui sebagaimana mestinya,’’ tutur Herman.
Lanjutnya, perkara ini bukan lagi soal butuh partai atau tidak, tetapi harga diri. Sapuan tetap bisa maju walau tanpa PKPI, tetapi tindakan dari ketua kabupaten yang terkesan melecehkan. Oleh karena itu, pihak Sapuan menyatakan, apapun caranya PKPI meski tetap berkoalisi dengan partai pendukung Sapuan.
‘’Ini soal harga diri, kalau masalah partai kemungkinan Sapuan tetap maju, karena sudah ada beberapa partai yang mengusung. Kita ingin lihat, sejauh mana bisanya pengurus kabupaten ini mempermalukan kita. Sejak awal prosesnya jelas, malah dituding yang lain,’’ tutupnya.(jar)

Ikuti Buka Bareng Ridwan Mukti
METRO – Dalam rangka untuk menjalin silaturahmi dan berbagi sesama, Drs. H. Ridwan Mukti, MH atau yang lebih dikenal dengan sebutan RM, besok (sabtu, red) akan berkunjung ke Mukomuko. Tidak hanya itu calon kuat gubernur ini juga mengundang masyarakat Mukomuko untuk dapat menghadiri acara Buka Bersama (Bukber) yang diadakan di Hotel Madiara. Setelah itu  acara dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah di Masjid Al-Iklas Bandar Ratu.
Keluarga Dekat RM, Drs. Tusri Yulius Asri mengakui adanya rencana RM untuk berkunjung ke Mukomuko, dalam hal ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan warga. Acara tersebut direncakan akan dimulai pada pukul 16.00 WIB. Dengan agenda Buka bareng, dan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah. Masyarakat yang berniat hadir juga dapat datang, walau tanpa undangan resmi karena acara ini terbuka untuk masyarakat umum. 
‘’Ia akan ke Mukomuko pada hari sabtu nanti sekaligus mengundang masyarakat Mukomuko untuk Bukber di Hotel Madiara. Acara ini khusus untuk menjamu masyarakat Mukomuk, jadi siapapun bisa hadir pada hari tersebut.  acara akan berlanjut hingga taraweh secara berjamaah di Masjid Al-Iklas,’’ sampainya.
Disamping mengadakan acara Bukber RM juga memiliki agenda untuk berbagi bersama anak yatim di Mukomuko dan sekaligus penyerahkan sumbangan untuk pembangunan masjid.
‘’ Acara ini sebagai langkah awal untuk mengenal wilayah Mukomuko, karena ingin mengetahui responding masyarakat Mukomuko. Nanti dalam acara yang belangsung hingga tarawih tersebut selain untuk ajang silaturahmi dengan masyarakat juga berbagi sesama dengan anak yatim serta sumbangan untuk pembangunan masjid,’’ papar Tusri.(cw1)  

Thursday, 9 July 2015

Gerindra Mantap Dukung Huda, Selangkah Lagi PAN ke Wismen


METRO – Belakangan ini sudah ada beberapa partai politik (Parpol) yang menetapkan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusungnya. Diprediksi dalam waktu dekat, seluruh partai akan umumkan pasangan calon yang didukungnya. Kabar terbaru, Partai Gerindra mantap mendukung Choirul Huda,SH berpasangan dengan Haidir, S.IP. SK pengusungan dari DPP Gerindra akan diterbitkan serentah seluruh indonesia. Sementara PAN kini malah mengarah ke Ir. Wismen A Razak,M.SI bahkan sesaat lagi akan diterbitkan SK nya.
Choirul Huda yang sedang berada di Jakarta saat dihubungi via telepon genggam, mengakui kabar ini. Namun untuk SK masih menunggu, karena dikeluarkan serentak se Indonesia. Yang jelas, dukungan untuk dirinya berpasangan dengan Haidir sudah diputuskan. Dengan demikian Huda sudah mengantongo 5 kursi dewan sebagai syarat ke KPU. Meski sudah terpenuhi, namun Huda belum puas, isunya ia juga tengah menunggu keputusan final dari beberapa partai lain yang dilamarnya.
‘’Gerindra sudah putus, untuk SK masih menunggu, karena akan dikeluarkan serentak se Indonesia. Memang untuk syarat sudah cukup, ada Hanura dan Gerindra, tapi kita masih berharap dari partai lainnya,’’ ungkap Huda.
Sementara Wismen mengakui jika PAN sudah siap mengusung dirinya, artinya sudah ada 4 partai dengan 11 kursi dewan yang akan mengantarnya menduduki singgasana. Dukungan PAN kepadanya langsung diterima dari pengurus Provinsi Bengkulu. Sekarang ia mulai fokus untuk menyiapkan berbagai keperluan lainnya.
‘’PAN juga akan bersama dengan kita, artinya semua sudah sangat siap, tinggal lagi persiapan pendaftaran ke KPU,’’ tuturnya.
Sementara Plt ketua DPW PAN Bengkulu, Ahmad Goni mengatakan untuk keputusan akhir belum ada. Namun memang sekarang PAN cendrung ke Wismen, untuk finalnya dalam waktu dekat. Pertimbangan mereka mengusung Wismen, selain sosoknya sudah sangat siap bersaing, juga Wismen dulunya dari PAN.
‘’Kita pertimbangkan dia orang PAN, disegi lain, persiapan Wismen untuk mencalon bupati sangat matang saat ini,’’ tutupnya.(jar) 

Setiap Rumah Ditempel Logo Pilkada
//PPDP 1 Per TPS
POLITIK RM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko baru saja selesai melaksanakan bimbingan teknis tentang pencocokan data DP4 Pilkada. Selanjutnya pemutakhiran data pemilih segera dimulai oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Sesuai ketentuan, 1 PPDP bertugas mendata pemilih di 1 TPS. Setiap rumah yang sudah didata pemilihnya, harus ditempelkan logo pemilihan umum.
Disampaikan oleh salah seorang Komisioner KPU, Syofia Diana,SE sebelumnya sudah dilangsungkan bimtek dengan PPK, mengenai persiapan pencocokan pemilih. Selanjutnya PPK akan menggelar bimbingan ke PPS mengenai pendataan pemilih. PPS bertanggungjawab atas tugas dari PPDP, maka bagaimana cara dan sistem pendataan penduduk PPS akan jelaskan ke PPDP.
‘’PPDP langsung dipilih oleh PPS dan sudah dilakukan. Setiap TPS satu PPDP yang melakukan pencocokan data, mereka di SK oleh KPU untuk masa kerja 2 bulan,’’ kata Diana.
Lanjutnya, tugas dari PPDP adalah mencocokkan data yang sudah ada di DP4, yang diperhatikan kesalahan nama atau umur ataupun alamat. Jika ada yang belum masuk dalam DP4, maka PPDP akan mengisikannya dalam formulir yang sudah disiapkan, termasuk keterangan andai ditemukan yang sudah meninggal dunia. Apabila sudah didata langsung ditempelkan logo pemilihan umum, selanjutnya minta tandatngan dari ketua RT setempat.
‘’Jangan sampai ada yang tidak terdata, maka setiap rumah harus diberi logo, untuk membuktikan jika petugas sudah mengambil datanya,’’ tutup Diana.(jar)


Muslim : KPU Tak Perlu Banyak Mobil
V KOTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, meminta tambahan fasilitas berupa mobil dinas kepada pemerintah daerah. Hal ini dianggap perlu untuk menunjang kinerja KPU. Namun permintaan KPU ini menuai kritik banyak pihak. Seperti yang disampaikan oleh mantan komisioer KPU, Muslim Chaniago, SH, MH. Ia mengatakan KPU periode sekarang dinilai tidak layak meminta tambahan fasilitas. Di mata Muslim, kinerja KPU sangat buruk. Hal ini terbukti ketika menggelar Pemilihan legeslatif (Pileg) tahun lalu.
‘’Menurut saya, dilihat dari kinerja KPU dalam menyelenggarakan Pileg sangat buruk. Mestinya mereka malu berbicara fasilitas. Apa lagi meminta tambahan fasilitas,’’ ujar Muslim.
Muslim menambahkan, fasilitas yang dimiliki KPU saat ini sudah lebih dari cukup. Tinggal lagi KPU menunjukan kinerja yang baik, bukan memikirkan tambahan fasilitas. Berkaca dari pengalaman pribadinya, Muslim menyampaikan, ketika dirinya menjadi komisioner KPU, hanya diberikan dua unit kendaraan dinas. Dan KPU terbukti mampu bekerja dengan baik.
‘’Pada masa periode kami dulu, KPU hanya memiliki dua kendaraan dinas. Dan kami tidak pernah meminta kendaraan dinas kepada pemerintah daerah,’’ tutup Muslim.(dul)

Wednesday, 8 July 2015

PPP Resmi Usung Wismen


METRO – Giliran Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menetapkan calon Bupati. Tidak berbeda dengan hasil musda yang dilakukan PPP di Mukomuko sebelumnya, sosok yang mendapat mandat dari partai berlambang ka’bah ini adalah Ir. Wismen A Razak,M.Si. SK penunjukan Wismen sebagai calon bupati dengan nomor 0170/SK/DPD/D/VII/2015 telah dikantongi oleh pengurus PPP Kabupaten Mukomuko.
Ketua DPD PPP Mukomuko, Masripani Maas,SH membenarkan kabar ini, penetapan Wismen berpasangan dengan Wisnu Hadi,SE langsung dari pusat. Saat ini SK sudah ia pegang dan bakal dibahas antar pengurus tingkat kabupaten, untuk persiapan pemenangan Pilkada. SK ini juga sudah disampaikannya ke Wismen. Dalam penetapan calon, PPP mendasari proses yang dilalui dari tingkat kabupaten hingga pusat.
‘’SK sudah ada, memang sama dengan yang kita putuskan sebelumnya, Wismen menjadi calon pilihan PPP. Ini akan kita bahas untuk persiapan pemenangan nanti,’’ katanya.
Mendapati kabar ini, Wismen mengaku lega dan semakin siap menatap pilkada. Ia mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PPP, semua ini tak lepas dari dukungan penuh dari pengurus PPP Mukomuko. Ia berjanji tidak akan menyia-nyiakannya kepercayaan ini dan siap memberi kemenangan pada pemilihan nanti.
‘’Alhamdulillah ini sangat penting dan berarti bagi kami, untuk pertama saya ingin berterimakasih atas amanat ini. Kami siap memberi kemenangan pada pilkada kelak, tentu bersama seluruh kader PPP dan masyarakat. Saya baru saja mendapat kabar dari pengurus partai atas adanya SK pengusungan ini,’’ kata Wismen.
Lanjutnya, PPP merupakan partai besar dan idola masyarakat, apalagi di Kabupaten Mukomuko, PPP sudah begitu dekat dengan masyarakat. Itupula yang mendasari, dirinya sangat yakin bisa memenangi pemilih bersama NasDem dan partai Pengusung lainnya. Selain PPP, Wismen juga mengklaim telah mengantongi dukungan dari beberapa partai lainnya. Dalam waktu dekat akan diumumkan secara resmi dihadapan masyarakat.
‘’PPP cukup berarti bagi kita untuk menuju kemenangan ini, kami memang ingin kawan sebanyak-banyaknya, selain PPP dan NasDem, kita juga diusung oleh beberapa partai lainnya,’’ tuturnya.
Terkait langkah berikutnya, Wismen juga mengaku sudah dirancang dan disiapkan dengan baik. Dalam beberapa hari kedepan dirinya akan menggelar silaturahmi dengan segenap pendukungnya dalam bentuk buka bareng. Juga ia berniat menyapa masyarakat menjelang hari lebaran kelak.
‘’Dalam waktu dekat saya akan pulang, sebelumnya juga ada pertemuan di Bengkulu. Masyarakat Mukomuko di Bengkulu ingin bersilaturahmi. Setelah itu, kami baru melaksanakan kegiatan di Mukomuko dengan kader partai pengusung dan masyarakat,’’ tutupnya.(jar)


17 Hari Lagi, Parpol Daftarkan Cabup ke KPU
METRO – Terhitung dari sekarang, 17 hari lagi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati akan menyerahkan berkas pencalonannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko. Pihak yang akan mendaftarkannya adalah pimpinan dan sekretarus partai pengusung calon. Pada 14 Juli, KPU mulai mengumumkan jadwal pendaftaran dan syarat-syarat serta ketentuan lainnya ke publik.
Salah seorang komisioner KPU Mukomuko, Syofia Diana,SE menjelaskan pendaftaran calon sesuai dengan jadwal pada 26 hingga 28 Juli mendatang. Sebelum itu sekitar 14 Juli KPU akan mengumumkan jadwal dan syarat pendaftaran ke publik.
‘’Kalau sesuai jadwal memang pendaftaran pada 26 Juli nanti, tapi sebelumnya kami akan umumkan ke publik soal syarat dan ketentuan lain bagi calon,’’ kata Diana.
Lanjutnya, setiap partai saat mendaftarkan calon, wajib menyerahkan rekomendasi resmi pencalonan yang dikeluarkan oleh pimpinan tertinggi partai tersebut. Berkas pendaftaran calon akan ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai pengusung dari calon bersangkutan. Dalam hal ini koalisi partai juga dijelaskan dengan rinci. Syarat keterangan sehat dari RS JKO Bengkulu atas rekomendasi dari RSUD Mukomuko. Juga syarat lain, seperti pas foto, foto copy ijazah serta lainnya. Untuk jelasnya akan diumumkan ke publik.
‘’Kalau syaratnya cuman ada pengisian form untuk partai pengusung, selebihnya saya rasa umum saja. Kalau jelasnya akan kita umumkan ke publik,’’ tegasnya.
Sekretaris KPU Mukomuko, Aran, S.Pd mengatakan untuk tes kesehatan calon, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Mukomuko. Untuk koordinasi dengan RS JKO, dalam dua hari ini ia akan berangkat ke Bengkulu. Terus dengan pihak kepolisian untuk keterangan berkelakuan baik, juga akan dikoordinasikan.
‘’Kita mulai mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk kepentingan para calon. Dengan rumah sakit sudah, tinggal ke Bengkulu ke RSJKO,’’ tutupnya.(jar)

Jumat THR Pesembahan Wismen Diundi
METRO – Pada masyarakat atau pembaca Radar Mukomuko yang menginginkan Tunjangan Hari Raya (THR) persembahan dari bakal calon Bupati Mukomuko, Ir. Wismen A Razak,M.Si, segera masukkan kuponnya. Rencananya pada Jumat lusa, kupon akan diundi oleh pihak Wismen yang bertempat di kantor Radar Mukomuko. 100 orang pengirim poling yang beruntung berhak mendapatkan Rp 250 ribu.
Rencana awal, kupon diundi pada 14 Juli, namun mengingat Radar Mukomuko terakhir kerja 15 juli, maka dipercepat, agar pemenang bisa mengambil THR untuk keperluan lebaran. Mereka yang beruntung juga diingatkan, 16 Juli kantor RM sudah tutup, maka segera ambil hadiah sebelum tanggal tersebut.
Kakak kandung Wismen, Ampera,M.Pd mengatakan bahwa bagi pembaca harian Radar Mukomuko yang ingin mendapatkan THR dari Wismen A Razak segera gunting formulir dan isi biodata yang telah di sediakan. Formulir dimasukkan dalam kotak undian yang telah di sediakan di kantor Radar Mukomuko setiap jam kerja, atau dititipkan kepada seluruh agen Radar Mukomuko yang terdekat.
‘’Ini merupakan undian yang kedua kalinya, yakni pertama sebanyak 150 orang beruntung dan kedua 100 orang. Mengingat akan memasuki lebaran maka undian THR Wismen A Razak ini dipercepat yakni pada hari Jumat nanti,’’ katanya
Lanjutnya, THR dari Wismen ini diharapkan bermanfaat untuk kepentingan perayaan lebaran. THR juga sebagai bentuk perhatian Wismen kepada masyarakat Mukomuko. Kedepannya akan terus dilakukan kerjasama lain dengan Radar Mukomuko untuk masyarakat. Serta ia meminta dukungan serta doanya untuk Wismen yang akan maju sebagai Calon Bupati Mukomuko.
‘’Uang THR dari Wismen A Razak semoga bisa bermanfaat dengan baik. Dan saya harap doa serta dukungan masyarakat untuk Wismen A Razak yang akan maju sebagai bupati Mukomuko,’’ tutup Ampera.(cw2) 

Tuesday, 7 July 2015

PAN Mengarah ke Burhandari


METRO – Meski bukan menjadi kandidat pertama yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), namun bukan berarti Burhandari,S.Pd,M.Si menurunkan daya saingnya. Kabar teranyar, namanya sekarang menjadi kandidat paling dekat untuk diusung Partai Amanat Nasional (PAN). Untuk pasangannya disiapkan 3 politis tangguh partai pemilik fraksi penuh di DPRD Mukomuko ini, yaitu Ery Zuhayat,SE,MH, Yusmardi,SH dan Fajar Anita Puspita Sari,SE. Namun juga tidak menutup kemungkinan ipar kandung Kasat Reskrim ini akan dipasangkan dengan Choirul Huda,SH atau Andy Suhary, SE,M.Pd.
Informasi ini langsung disampaikan oleh Plt. Ketua DPC PAN Mukomuko, Abdul Goni,SE. Dijelaskannya, dalam menetapkan calon, PAN punya kriteria tersendiri, juga harus berjenjang. Dimana calon harus mendaftar lebih dahulu ke DPC, kemudian ke DPD baru ke pusat membawa rekomendasi dari pengurus kabupaten dan provinsi. Salah satu kandidat yang dinilai layak dan mematuhi mekanisme ini adalah Burhandari. Selain Burhandari kandidat lain yang juga punya peluang adalah, Choirul Huda, karena juga mendaftar dari bawah.
‘’Kami belum pernah menetapkan, informasi Inzani Muhammad bakal diusung itu salah besar. Untuk sekarang yang kami siapkan untuk direkomendasikan ke pusat adalah Burhandari sebagai kandidat utama, berikutnya pak Huda juga ada kesempatan,’’ ungkapnya.
Abdul Goni juga mengakui untuk wakil mereka menyiapkan tiga nama, 2 orang anggota dewan dan 1 politisi senior PAN yang sudah 2 periode di dewan. Alasan lain PAN provinsi lebih mengarah ke Burhandari karena sosoknya yang dinilai diterima oleh masyarakat. Namun finalnya akan dibahas bersama-sama oleh pengurus pusat dan daerah nantinya.
‘’PAN jelas akan usulkan wakil, kita sudah siapkan nama 3 orang. Burhandari dari hasil penelusuran kami cukup layak, ia diinginkan masyarakat,’’ tegasnya.
Sekjen PAN Mukomuko, Eranardi,S.IP mengaku tidak terlalu mengetahui proses penetapan calon. Yang jelas, pihaknya sudah melakukan proses awal di kabupaten. Memang informasi dari Plt ketua demikian adanya.
‘’Kalau ketua sudah sampaikan demikian, kami tentu menunggu proses lanjutannya,’’ tegas Era.
Ir. Gafrie Zainuddin yang sebelumnya sempat berniat maju kemudian mengundurkan diri, juga sepakat jika PAN usung Burhandari. Menurutnya Burhandari termasuk sosok yang pantas dan punya kemampuan cukup baik untuk bertarung pada Pilkada kelak.
‘’Informasi dari PAN memang ke Burhandari karena saya mengundurkan diri, saya sendiri kalau Burhandari maju, siap memberi dukungan,’’ tutupnya.(jar)


Uang Pengaruhi Hasil Pilkada
METRO – Sesaat lagi, pesta demokrasi yang sudah mulai disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan bergulir. Masing-masing kandidatpun mulai mencari posisi untuk ikut dalam persaingan. Belajar dari pengalaman pada pileg dan pemilihan lainnya, uang atau dana yang dimiliki calon, bakal berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya. Selanjutnya yang menentukan adalah partai pengusung calon tersebut.
Pendapat ini disampaikan oleh H. Hamdani Makir,M.Hum tidak hanya di Mukomuko diberbagai daerah kondisinya sama. Calon yang akan maju harus memiliki dana besar untuk bisa menang. Walau ada calon yang modal monim sempat menjadi pemenang. Terlepas dari dugaan money politik, operasional para calon memang besar. Tim sukses dan tim partai harus didanai, belum lagi pengadaan atribut dan kebutuhan saat mengumpulkan massa. Tim bila tanpa dana, jelas bakal jalan ditempat, bahkan calon sendiri akan terbatas dalam exspos diri di tengah masyarakat.
‘’Kita tidak tuding masyarakat diberi uang baru memilih, walau sebetulnya ada calon yang sengaja bagi-bagi uang. Biaya seluruh kegiatan politik memang cukup mahal,’’ tuturnya.
Untuk calon-calon yang akan tampil pada Pilkada kelak, diyakini siap secara anggaran. Hanya saja bagaimana mereka mamanfaatkannya, sehingga setiap amunisi yang keluar memiliki hasil yang maksimal. Jika ada yang tidak punya kesiapan, sebaiknya lebih baik tidak maju, sebab peluang kalah lebih besar dari menang.
‘’Kalau sudah berani menyatakan siap turun, artinya siap secara anggaran, jika modal nekad dan coba-coba sebaiknya tidak usah, peluang kalah bakal lebih besar,’’ tegasnya.
Partai politik juga bakal menentukan, dalam hal ini calon meski diusung oleh partai yang memiliki massa. Kemudian calon harus mendapat dukungan secara penuh dari partai tersebut, bukan sekedar mengantongi SK rekomendasi dari pusat. Maksudnya dalam hal ini, semua kader partai dan pengurusnya harus berjuang memenangi calonnya. Andai kader partai pengusung membelot, maka kerugian besar bagi calon.
‘’Calon harus menyatukan kader partai, jangan sampai mereka membelot, pengaruhnya cukup besar. Petinggi partai juga tegas, meski ada sanksi tegas bagi kader tidak patuh keputusan,’’ tutupnya.(jar)

Monday, 6 July 2015

Relawan Ichwan ke PTUN


//Tidak Diloloskan KPU
METRO – Tim relawan Ichwan Yunus For Gubernur, tampaknya belum juga menyerah, untuk memastikan jagoannya bersaing pada Pilgub kelak. Setelah dua kali ditolak oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), relawan Ichwan akan bawa persoalan ini ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negar (PT TUN) di Medan. Alasannya mereka menduga banyak kejanggalan dalam proses penghitungan dan penetapan TMS calon independen Ichwan-Rachmad.
Ketua tim relawan Ichwan for Gubernur, Asra, S.Sos.I membenarkan rencana ini. Hari ini mereka akan langsung menuju PTUN untuk menyampaikan gugatan atas keputusan KPU.
‘’Kita melakukan gugatan ini, karena menganggap bahwa hasil dari keputusan KPU tersebut masih banyak kejanggalan. Maka dari itu, kami akan melakukan gugatan besok pagi di Medan,’’ kata Asra.
Asra mengaku mereka tidak puas dan sangat menyayangngkan atas beberapa kejanggalan yang dilakukan oleh KPU Provinsi Bengkulu. Seperti salahsatunya, adanya ribuan dukungan dari Ichwan Yunus yang hilang dan tidak dihitung oleh KPUD Provinsi Bengkulu.
‘’Ada suara hilang sebanyak 17.000 ribu di 3 Kabupaten (Rejang Lebong, Bengkulu Utara dan Kota Bengkulu) yang tidak bisa di jelaskan oleh KPUD Provinsi Bengkulu,’’ jelas Asra.
Asra juga menegaskan, atas kejanggalan tersebutlah, tim pendamping kami tidak melakukan tandatangan terhadap dukungan yang tidak dihitung itu.
‘’Tetapi anehnya pihak KPU tetap melakukan Pleno terhadap verifikasi tersebut,’’ tegasnya.
Untuk diketui pada waktu sebelumnya, hasil atau jumlah dari suara Ichwan Yunus dan Rachmad Elfi hanya mencapai 166.000 suara. Padahal jumlah suara yang diperlukan yakni harus mencapai 192.000 suara.
‘’Salah satukejanggalana lagi, yakni ketika diketahui jumlah sebelumnya yang mencapai 174.000 suara, namun berubah akhirnya menjadi 166.000 suara,’’ tutup Asra. (kei)

Dukungan terus mengalir ke sultan
//Keluarga soeprapto dukung penuh sultan
BENGKULU RM – Makin hari dukungan politik terhadap Sultan B. Najamudin sebagai calon Gubernur Bengkulu semakin menguat, kali ini dukungan muncul dari keluarga mantan Gubernur Bengkulu yang cukup melegenda Soeprapto. BA. Salah seorang putra Soeprapto, Agus Prihantono Soeprapto secara lugas menyampaikan dukungan ini karena menurutnya dalam diri Sultan terdapat semangat dan niat baik untuk membangun Bengkulu layaknya pak prapto dulu.
‘’Kita sudah berteman baik lama dengan Sultan dan saya lihat dia punya semangat itu (membangun Bengkulu.red), dan jika itu untuk kebaikan masyarakat Bengkulu kenapa tidak didukung,’’  ungkap Agus yang sekarang tekun menjalani usaha perbankan ini.
Agus menambahkan memang tidak mudah untuk menyandingkan seseorang dengan nama besar Soeprapto, terlebih Gubernur yang memerintah Bengkulu selama 11 tahun itu dikenal keberhasilannya dalam memimpin Bengkulu.
‘’Kalo kita tanya sekarang, masyarakat masih banyak menyandingkan pemimpin Bengkulu itu dengan bapak (Soeprapto.red), jadi memang perlu hati-hati dalam memilih pemimpin yang standarnya sudah baik seperti bapak dan kita melihat itu dari diri pak sultan sama seperti kita dlu pernah melihat Agusrin kakanya yang begitu semangat dalam menjalankan kepemimpinan sehingga Bengkulu menjadi lebih baik,’’ terangnya.
Agus melanjutkan, ide-ide cerdas dalam membangun sangat dibutuhkan Bengkulu untuk melepaskan status sebagai salah satu provinsi termiskin di wialayah barat indonesia saat ini.
Selain itu menurutnya secara sejak tahun 2005 dan 2010 dirinya konsisten mendukung Agusrin dalam suksesi gubenrur sebelumnya dan pilihan itu menurutnya tidak salah jika melihat progres pembangunan yang dihasilkan oleh  Gubernur 35 tahun itu.
‘’Dan sekarang giliran Sultan untuk berjuang melanjutkan itu miriplah dengan pak prapto dulu” ungkapnya
Soeprapto. BA sendiri adalah putra jawa kelahiran Pulorejo, Ngoro, Jombang, Jawa Timur, 27 Agustus 1929 dan  meninggal 7 Oktober 2003 pada umur 74 tahun dan menjabat Gubernur Provinsi Bengkulu, menjabat sejak 1978 hingga 1989. Semasa pemerintahannya, ia merupakan gubernur dengan masa pemerintahan terlama. Secara normal, gubernur menjabat selama 5 tahun atau 10 tahun jika menjabat selama dua periode. Ia menjabat sebagai Gubernur Bengkulu selama 11 tahun lamanya.
Soeprapto, BA adalah Gubernur Bengkulu yang ketiga setelah M. Ali Amin, SH dan Drs. Chalik. Tanpa mengurangi nilai darma bakti dan rasa hormat kepada para gubernur sebelum dan sesudah beliau, masyarakat Bengkulu merasakan dan mengakui bahwa pada masa Pak Prapto Provinsi Bengkulu mengalami kemajuan yang cepat dan mungkin salah satu yang tercepat di Indonesiapada zamannya.
Beberapa hasil karya beliau yang monumental antara lain : membuka isolasi Bengkulu dengan membangun berbagai infrastruktur perhubungan darat di dalam dan ke luar provinsi Bengkulu; pendirian Universitas Bengkulu; pembangunan pelabuhan Samudera Pulau Baai, dan pembangunan berbagai infrastruktur untuk meningkatkan swasembada pangan. Selama menjadi Gubernur Bengkulu, banyak kenangan yang masih segar dalam ingatan orang Bengkulu — khususnya di kalangan pegawai pemerintah. Selain kenangan mengenai kepemimpinan beliau, banyak juga kenangan yang lucu dan terasa rugi untuk dilupakan. Pak Prapto dikenal sebagai gubernur yang suka melakukan kunjungan ke daerah-daerah secara diam-diam dan sangat merakyat. (kei/prw)

Caretaker Bupati, Gubernur Harus Pilih Putra Daerah
METRO – Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah,SAg, M.Pd harus mengusulkan orang yang tepat sebagai Caretaker Bupati Mukomuko. Sebelum dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), gubernur mesti memiliki dasar pertimbangan yang matang. Jika dilihat dari masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, H Ichwan Yunus, CPA,MM- Choirul Huda, SH, tanggal 14 Agustus harus meletakkan jabatan. Secara otomatis akan diganti oleh caretaker bupati.
‘’Kepada Gubernur Bengkulu, selaku yang mengusulkan calon caretaker bupati, kami putra daerah Mukomuko meminta untuk mempertimbangkan segala hal. Sebab caretaker adalah pimpinan kami. Lebih kurang satu tahun daerah ini dipimpin caretaker, hingga pelantikan bupati defenitif.  Jika gubernur salah mengusulkan, jika gagal tentu ikut disalahkan masyarakat. Jadi yang lebih penting adalah pertimbangan yang matang,’’ kata Pemuda Kecamatan Teramang Jayam Agus kepada Radar Mukomuko (RM) kemarin.
Lebih lagi H Junaidi Hamsyah kembali berniat untuk memimpin Bengkulu kedepan. Ia mengingatkan, penetapan usulan caretaker apakah ada dasar untuk memperkuat akar kekuatan massa, sebagai persiapan pencalonan, atau murni untuk pembenahan daerah ini. Dalam hal ini, ia mengakui jika dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, hanya dua nama yang dinilai lebih layak dari antara yang layak untuk menjadi caretaker bupati. Kalaupun itu memang sebelumnya telah dipersiapkan, ia juga menyebutkan dua nama yang lebih pantas lagi dari tingkat kabupaten.
‘’Karena Junaidi Hamsyah kembali mencalon jadi Gubernur Bengkulu, apakah ada kepentingan untuk memperkuat basis suara. Mungkin saja itu bukan tujuan, melainkan penempatan caretaker benar-benar kepada orang yang dinilai memiliki kemampuan lebih. Jika Gubernur Bengkulu berkenan, kami pemuda asal Kecamatan Teramang Jaya meminta putra Mukomuko Ir Edi Nevian atau ughang sumando Mukomuko, Ismed Lakoni, SE. Sebab, dua pejabat teras Pemprov Bengkulu ini dinilai faham Mukomuko dan pengalaman birokrasi teruji. Namun sebaliknya, jika gubernur menghendaki dari kalangan pejabat Pemda Mukomuko, ada yang berpotensi, Ir Kasmidi Kasim dan Sekda Syafkani. Namun harapan kita, kedepannya dipimpin caretaker, Pilkada bisa aman dan kondusif dan mampu menjalani roda pemerintahan hingga pelantikan bupati depenitif,’’ demikian Agus. (nek)

Perusakan Alat Peraga Calon Dimulai

POLITIK RM – Seiring dengan semakin dekatnya jadwal pemilihan kepala daerah, baik Bupati maupun Gubernur yang diselenggarakan di Mukomuko, persaingan semakin terasa. Bahkan kabarnya dugaan perusakan terhadap alat peraga atau atribut milik bakal calon yang menghiasi berbagai tempat sudah terjadi. Tidak diketahui pasti siapa pelakunya, ada kemungkinan bukan dari pendukung salah satu kandidat.
Salah seorang pemuda, Ansori mengakui sekarang sudah banyak spanduk atau baliho calon yang dirusak, sebagian kemungkinan sengaja di rusak, juga banyak yang rusak lantaran ditiup angin. Menurutnya pelaku perusakan bisa jadi orang yang tidak menyukai calon tersebut, pihak dari kandidat lain atau orang yang ugal-ugalan saja.
‘’Kalau yang rusak sudah banyak, memang ada yang terlihat seperti dirusah, tapi sebagian memang rusak karena badai, apalagi baliho dipasang kurang kokoh,’’ paparnya.
Ketua Panwaslu Mukomuko, mengatakan seluruh alat peraga bakal calon yang ada saat ini belum masuk dalam pengawasannya. Maka apapun yang terjadi, Panwaslu tidak bertanggungjawab, sebab belum ada calon yang ditetapkan. KPU dan Panwaslu akan bertanggungjawab atas calon yang sudah ditetapkan, bukan bakal calon. Bisa jadi mereka yang memasang gambar bukan sebagai calon nantinya.
‘’Untuk pengawasan dan penertiban atribut yang ada sekarang itu tugas pemda, kita belum ada kewajiban. Karena Panwas baru bisa melakukan tindakan bila sudah ditetapkan sebagai calon,’’ tutupnya.(jar)