Saturday, 7 May 2016

Kades se- Mukomuko Terpilih 2016

Kec. Lubuk Pinang
Lubuk Gedang         Muhtarudin
Suka Pindah         Marni
Sumber Makmur         Juweni

Kec. V Koto
Lalang Luas        Bahrun R
Talang Petai         Ardikas
Pondok Tengah         Saripudin
Talang Sakti         Samsul Sahril
Talang Sepakat        Karto
Lubuk Cabau        Adnansyah

Kec. Air Manjuto
Sido Makmur        Bachtiar Ramono

Kec. Xiv Koto
Lubuk Sanai        Suharman
Rawa Mulya        Paryono
Tanjung Mulya         Wardoyo
Pauh Tarenja        Pantoni
Lubuk Sanai II         Toni Ardin
Lubuk Sanai III        Kurniadi

Kec. Kota Mukomuko
Pondok Batu        Hendri Syahrizal   
Tanah Harapan         Thamrin
Selagan Jaya        Sumanto

Kecamatan Air Dikit
Sari Makmur        Wiswadi

Kec. Teras Terunjam
Teras Terunjam        Zamhari
Karang Jaya        Arif Widodo
Tunggal Jaya        Rismanaji,S.IP
Talang Kuning        Sapari

Kecamatan Penarik

Penarik         Dunlop
Marga Mukti        Marwanto
Sidodadi        Parijan
Maju Makmur        Heris Triyanto
Sendang Mulya        Nur Ali
Marga Mulya Sakti    Suhartono

Kec. Sungai Rumbai
Gajah Mati        Hamidun
Padang Gading        Sutejo
Gading Jaya        Radmadi
Banjar Sari        Wel Visom


Kec. Pondok Suguh
Pondok Suguh        Apendi Darwis
Pondok Kandang    A Jakfar
Lubuk Bento        Wal Fajri
Sinar Laut        Hosinan
Karya Mulya        Edi Zainal
Teluk Bakung        Nartono

Kec. Selagan Raya
Aur Cina        Jamain
Sungai Ipuh Satu    Ali Sadikin
Sungai Ipuh Dua    Zairin

Kec. Teramang Jaya
Pasar Bantal        Unsani
Bunga Tanjung        Kabri
Madi Angin Jaya    Hanasrum
Nelan Indah        Hendi Kusrianto
Pernyah        Indra Marta
Batu Ejung        Buyung Bujang

Kecamatan Ipuh
Manunggal Jaya        Edy Surya
Retak Ilir        Syahril
Tanjung Medan        Suryanto
Tirta Mulya        Sumadiyana
Pasar Baru        Edi Suardi
Pulau Makmur        Ramli
Pasar Ipuh        Edi Harianto
Air Buluh        M. Jais
Mundam Arab        Sutrianto

Kecamatan Ari Rami
Arga Jaya        Tugiran
Rami Mulya        Supanto
Marga Mulya        Ruwanto
Bukit Mulya        Muliadi
Cinta Asih        Dudung Supriatnan

Kec. Malin Deman
Talang Baru         Dahri Iskandar
Tertinggi 929, Terendah 96 Suara
//Nama-Nama 64 Kades Terpilih 2016
METRO – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan pemda Mukomuko, sukses melahirkan 64 orang kades baru. Diketahui dari catatan sementara, partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya cukup baik yaitu mencapai 74 persen. Dimana dari total pemilih 47.173 jiwa, yang memilih sebanyak 34.997 jiwa. Namun sayangnya suara tidak sah cukup besar, yaitu mencapai 1.558 suara, pada umumnya salah coblos. Ini diduga dampak dari masih minimnya sosialisasi.
Adapun Calon kades (Cakades) yang meraih suara terbanyak adalah dari Tanjung Mulya, atas nama, Wardoyo meraih 929 suara dari 1.615 pemilih dengan 3 orang calon. Kemudian Juweni cakades Sumber Makmur meraih 907 suara dari 2.201 pemilih tetap juga dengan 3 orang calon. Yang ke tiga calon kades Penarik, Dunlop yang meraih 777 suara dari total pemilih 2.579 orang dengan jumlah calon 4 orang.
Kemudian juga terdapat calon kades pemenang dengan suara terkecil se kabupaten. Pertama calon kades Tanjung Medan, Suyanto yang meraih 96 suara dari total pemilih 197 jiwa. Ia mengalahkan Ari Surya Fitri yang memperoleh 61 suara, yaitu calon kades yang sebelumnya diinformasikan kabur karena tersangkut kasus pupuk. Kemudian Syahril calon kades Retak Ilir yang memperoleh 98 suara. Jumlah pemilih di desa ini 480 orang dengan calon bersaing 5 orang. Berikutnya Edi Harianto dari Pasar Ipuh yang meraih 109 suara, total pemilih 392 orang dengan 3 calon kades. Selanjutnya calon Kades Teluk Bakung Nartono meraih 112 suara dari total pemilih 209 jiwa, jumlah calon 2 orang.
Salah seorang panitia Pilkades kabupaten, Ainil Pratili membenarkan sesuai dengan data sementara, calon-calon pemenang sudah ada. Pihaknya pada hari pemilihan ini langsung merekap hasil pemilihan yang dilaporkan panitia desa atau tim yang turun melakukan pengawasan di lapangan. Partisipasi pemilih menurutnya cukup tinggi, walau sebetulnya jumlah yang tidak memilih masih tetap banyak.
‘’Secara umum pemilihan berlangsung dengan tertib, antusiasme masyarakat cukup tinggi menggunakan hak suaranya. Hasil rekap hitungan cepat, kita sudah ketahui nama-nama calon pemenang dan suara masing-masing. Untuk data pastinya kita menunggu laporan resmi dari panitia desa,’’ paparnya.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH mengaku bangga dengan suksesnya pemilihan kepala desa serentak ini. Capaian dari panitia dan warga layak diapresiasi. Jikapun ada gejolak ringan atau persoalan kecil yang terjadi, itu semua wajar, sebab ini pertama kali Pilkades serentak dilakukan di Mukomuko.
‘’Ini sangat baik dan kita berterimakasih kepada semua panitia dan masyarakat yang sudah bekerja keras. Terkhusus pada calon terimakasih sudah bersaing secara sehat sehingga memberi pelajaran demokrasi berharga di tengah masyarakat,’’ kata Bupati.
Lanjutnya, ia berharap catatan-catatan kecil soal kekurangan Pilkades kali ini dijadikan bahan evaluasi untuk kedepannya. Karena dalam beberapa tahun lagi, pemilihan kades serentak kembali dilakukan. Juga untuk hasil pemilihan ini secepatnya disusun dan dipersiapkan, sehingga bisa segera dilakukan pelantikan calon terpilih. Menurut bupati lebih cepat dilakukan, maka lebih baik untuk konsentrasi membangun di tingkat desa.
‘’Saya ucapkan selamat dan terimakasih kepada calon dan masyarakat yang sudah menyelenggarakan pemilihan. Kekurangannya kita jadikan bahan evaluasi untuk kedepannya. Mudah-mudahan dengan terpilihnya kades yang baru, proses pembangunan dalam desa makin cepat terlaksana,’’ tutup Huda.(jar)

Ular Raksasa Bertelur Penghuni PDAM Ditangkap

METRO – Ular piton bertelur berukuran besar dengan panjang sekitar 4 meter penghuni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Selagan ditangkap warga Desa Pondok Batu. Ular ini ketahuan warga tengah menjaga telurnya yang berjumlah puluhan butir dan hampir menetas. Proses penangkap cukup ramai, karena warga berduyun-duyun menyaksikannya, setelah ditangkap ular langsung dijual.
Kronologisnya, warga yang pertama kali menemukan ular ini, Feri saat itu sedang bermain sekitar pusat PDAM Mukomuko. Tiba-tiba ia mendengar suara mendesis cukup kuat dari salah satu lubang pipa yang berada di depan bangunan mesin PDAM ini. Feri yang penasaran langsung mengeceknya dan langsung terperanjat saat mengetahui suara tersebut berasal dari seekor ular yang cukup besar. Feri langsung kabur dan menyampaikan pada warga lainnya, sehingga spontan saja lokasi ini menjadi ramai. Warga yang melakukan penangkapan sempat kesulitan, sebab ular ini berada dalam lubang jalur pipa PDAM yang hanya bisa dimasuki oleh anak kecil berusia 7 tahun.
Warga Pondok Batu, Yulistiawati menceritakan penemuan ular ini sempat menghebohkan warga sekitar. Sehingga dalam beberapa saat saja lokasi sudah sangat ramai. Warga penasaran atas ditemukannya ular di tengah desa, dekat pusat PDAM Mukomuko. Maka besar kemungkinan ular ini tenang di lokasi tersebut, karena PDAM sudah lama tidak berfungsi. Penangkapan ular dibantu oleh ahlinya.
‘’Setelah ular ditemukan, lalu dipanggil orang pintar untuk menangkap ular itu. Sedangkan telur yang berjumlah puluhan butir itu sebagian sengaja dipecah oleh warga,’’ kata Yulistiawati.
Yulistiawati, juga mengakui ular ditemukan pertama kalinya oleh Feri, pemuda Pondok Batu. Ketika itu, Feri tengah bermain di pinggiran Sungai Selagan, tepatnya di depan bangunan PDAM. Feri mendengarkan suara desusan dari sebuah lobang galian tempat pemasangan pipa intek PDAM. Menurutnya, Feri sempat kaget ketika mengetahui sumber suara itu adalah seekor ular berukuran besar di dalam lobang tersebut.
‘’Lalu Feri menyampaikan penemuan ular itu kepada warga lainnya. Tak lama kemudian warga berdatangan ke lokasi dan menangkap ular itu. Sedangkan beberapa butir telur ular piton itu dipecahkan warga dengan menggunakan benda keras,’’ kata Yulistiawati.
Tak hanya itu, pada lobang lainnya yang berjarak cukup dengan lobang penemuan ular itu, juga ditemui 2 butir telur ular lainnya. Sejak penemuan telur ular ini, ia selaku warga setempat cukup kawatir adanya ular-ular berukuran besar lainnya bersarang di sekitar bangunan PDAM yang telah lama tidak beroperasi itu.
‘’Sejak penemuan ular itu, kami merasa ketakutan. Mungkin masih banyak ular berukuran besar lainnya yang bersarang di sekitar lokasi itu. Sebab bangunan PDAM yang sudah lama tak beroperasi itu, cukup dikawatirkan

Calon Potong Sapi dan Habiskan Ayam Setruk


//Bupati dan Wabup Puji Demokrasi di Desa
METRO – Rabu (4/5) lalu, masyarakat 64 desa dari 148 Desa di Kabupaten Mukomuko selesai menyelenggarakan Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Walau secara umum dinilai sukses, namun Pilkades banyak dibumbui oleh riak-riak kecil di tengah masyarakat. Sehingga banyak yang menilai suasana politik Pilkades jauh lebih ramai dan meriah dibanding pemilu atau Pilkada sekalipun.
Suasana mulai panas sejak seminggu jelang pemilihan dan puncaknya 3 hari hingga hari pemilihan dilakukan. Masing-masing calon atau timnya bergerilya mencari dukungan dengan berbagai cara. Serunya lagi, 2 hari jelang pemilihan rumah calon mulai diramaikan oleh masyarakat. Sehingga untuk melayani warga, calon harus mengeluarkan anggaran tidak sedikit, terutama untuk biaya makan dan minum. Cerita di lapangan ada kandidat yang memotong sapi dan menghabiskan ayam hingga 1 truck untuk menjamu warga. Maka diprediksi menguras kantongnya mencapai puluhan juta rupiah. Parahnya lagi bagi kandidat yang menang, pesta jamuan akan berlanjut ke malam berikutnya, untuk merayakan kemenangan.
Salah seorang warga, Herman mengatakan suasana Pilkades jauh lebih meriah dibanding pemilu atau Pilkada. Rumah calon tidak pernah sepi dari orang sejak beberapa hari menjelang pemilihan. Mungkin ada yang buka hingga 24 jam. Makanan dan minum full di rumah calon, bisa milih mau makan, ikan, ayam atau sambal lain. Keseruan Pilkades dibanding pemilu juga terlihat saat pemilihan dilangsungkan, warga beramai-ramai nongkrongi TPS hingga selesai penghitungan.
‘’Kalau pemilu atau Pilkada, warga sudah memilih pulang ke rumah masing-masing, bahkan pergi ke kebun, saat Pilkades tidak, warga nunggu sampai selesai. Juga antusias warga menggunakan hak pilihnya tinggi, rata-rata angka golput kurang dari 20 persen,’’ katanya.
Wakil Bupati Mukomuko, Haidir,S.IP yang turun langsung memantau pelaksanaan Pilkades, mengakui suasana pemilihan kepala desa kali ini luar biasa meriahnya. Ia salut dan memuji tingginya demokrasi di desa, walau jelang pemilihan suasana persaingan begitu panas, namun setelah pemilihan dan hasilnya diumumkan, masing-masing berbesar hati, yang kalah legowo dan yang menang merangkul. Gesekan-gesekan kecil yang terjadi bisa diselesaikan hanya oleh panitia di desa.
‘’Apa yang ditunjukkan oleh masyarakat di desa menandakan, bahwa demokrasi itu sudah begitu hidup di tengah masyarakat. Mereka bersaing secara sportif dan bisa langsung menerima hasil pemilihan dengan baik. Gesekan kecil itu biasa terjadi dan mampu diselesaikan panitia desa,’’ ungkapnya.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH juga mengucapkan selamat untuk masyarakat yang sudah menyelesaikan Pilkades. Kepada calon yang unggul juga diucapkan selamat dan rangkul kembali kawan-kawannya untuk bersama-sama membangun desa. Secara keseluruhan bupati melihat, pemilihan berlangsung dengan cukup baik, aman dan nyaman. Semuanya ini karena warga sudah begitu mendalami arti demokrasi juga berkat kerja keras panitia dan pihak keamanan.
‘’Saya ucapkan selamat dan terimakasih kepada calon dan masyarkat yang sudah menyelenggarakan pemilihan. Melihat jalannya demokrasi di desa, pemerintah kabupaten bangga dan mengapresiasinya,’’ tutup Bup.(jar)


Usut Tuntas Perusak Hutan Danau
METRO – Bupati Choirul Huda,SH memastikan akan mengusut tuntas pelaku perusak hutan kawasan danau nibung. Dinas terkait diminta secepatnya menyampaikan hasil penelusurannya, terkait pelaku yang sudah menumbangkan hutan resapan kawasan wisata alam ini. Untuk diketahui beberapa hari lalu, bupati yang turun ke lokasi terkejut saat melihat pohon-pohon ini jadi hamparan. Bupati juga meminta pihak kepolisian secepatnya mengusut kasus ini.
Dikatakan bupati, pelakunya harus segera dicari tahu dan meski bertanggungjawab. Ia akan koordinasi dengan Kapolres Mukomuko untuk pengusutan lebih lanjut. Dinas P3K diharapkan kerja cepat untuk mengumpul keterangan menyangkut tindakan pelaku.
‘’Kita akan koordinasi dengan Kapolres untuk melakukan pengusutan, kepada dinas kita minta segera mencari tahu dan mengumpulkan fakta terkait perusahan kawasan ini,’’ kata Bupati.
Lanjutnya, masyarakat diingatkan mematuhi aturan berlaku, bahwa kawasan hutan yang dilindungi sekitar danau tidak boleh digarap dengan alasan apapun. Siapa yang melakukannya akan disanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Maka pelaku yang sudah menumbangkan hutan danau wajib diusut tuntas untuk memberi efek jera bagi yang lain.
‘’Kita minta masyarakat tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan. Maka kejadian ini harus diusut tuntas untuk memberi efek jera bagi pelaku dan agar kedepannya tidak lagi terjadi,’’ tegas Bupati.
Masih dijelaskan bupati, penggundulan hutan ini akan berdampak pada rusaknya ekosistim sekitar danau juga bakal membuat gangguan terhadap danau itu sendiri. Sementara pemerintah tengah berusaha untuk mewujudkan pengembangan kawasan wisata dan penyelamatan hutan penyangga dari kerusakan. Tidak hanya masalah danau nibung, termasuk hutan penyangga kawasan lainnya dilarang keras untuk dirusak oleh siapa saja.
‘’Aturan melarang merusak hutan penyangga ini sudah jelas, tujuannya agar ekosistem terjaga. Jika kawasan danau ini dirusak, dampaknya sangat besar, baik bagi danau maupun bagi daerah,’’ tutupnya.(jar)

Tuesday, 3 May 2016

PNS Disulkan Zuhur Berjamaah di Masjid Pemda

METRO – Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang religius, bersih dan bebas dari korupsi, bupati diminta melaksanakan program keagamaan dalam lingkungan pemerintahannya. Salah satu program yang diusulkan adalah kegiatan Kuliah tujuh menit (Kultum) dan sholat zuhur berjamaah di masjid yang ada dilingkungan Pemda. Kegiatan ini jauh lebih bermanfaat untuk mengisi jam istirahat siang. Untuk PNS non muslim juga dapat melaksanakan kegiatan bermanfaat lain pada saat jam istirahat.
Kegiatan rutin setiap hari ini juga bisa menambah ilmu agama bagi PNS agar terhindar dari berbagai perbuatan terlarang, seperti masalah narkoba, zina serta yang dilarang agama lainnya. Untuk tekhnisnya, tentu bupati bersama jajarannya dapat mengagendakan dengan baik. Seperti memberlakukan piket per SKPD untuk bertugas mengisi ceramah singkat, azan dan menyiapkan tempat sholat bagi jamaah lainnya. Atau jika memang perlu, pemda dapat menugaskan pegawai khusus bidang keagamaan ini.
Disampaikan oleh Ketua Gerakan barisan santri (Gerbasan) Miftahul Huda Alchakimi, sholat merupakan kewajiban bagi umat islam dan dianjurkan berjamaah. Maka sangat baik jika di lingkungan pemda ini digiatkan, terutama jam zuhur karena PNS masih melakukan kegiatan dinas. Jika program zuhur berjamaah berjalan di lingkungan pemda, ia yakin perkantoran pemerintah lain bahkan swasta bakal ikut membuat hal yang sama, termasuk di masyarakat lebih terpancing.
‘’Program keagamaan seperti ini saya pikir sangat bagus, apalagi itu dilingkungan pemerintah dan langsung dibawah komando pemimpinnya. Banyak manfaat yang didapat, apalagi bupati sejak awal selalu mengedepankan pemerintah yang religius, bersih dan peduli dengan masyarakat. Yang jelas masjid di lingkungan pemda akan hidup setiap harinya,’’ kata wakil ketua NU yang akrab disapa Gus Huda ini.
Lanjutnya, usulan ini sudah ia sampaikan kepada bupati dan tanggapannya cukup postif. Ia berharap bisa terlaksana dan mendapat dukungan dari pejabat dan semua PNS muslim. Gus Huda juga yakin program ini akan menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. Sholat berjamaah diyakini dapat melatih Pegawai Negeri disiplin dalam berbagai hal. Pada saat sekarang, peningkatan nilai keagamaan sangat diperlukan, mudah-mudahan berawal dari lingkungan pemda, nilai kegamaan di tengah masyarakat juga makin membaik.
‘’Kalau ini terwujud kita yakin nama pemda akan harum di mata masyarakat bahkan pemerintah daerah lainnya. Sholat berjamaah punya dampak besar terhadap pribadi pegawai, terutama dalam bidang kedisiplinan,’’ ungkapnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Jawoto,S.Pd,SE,M.Pd mendukung wacana tersebut. Bahkan ia bersama sekretaris dan pegawainya sejak beberapa waktu lalu mulai rutin meramaikan masjid pemda ini, termasuk membenahi beberapa bagian untuk kepentingan jamaah. Jawoto juga mengakui, sholat berjamaah seluruh pegawai setiap zuhur akan banyak manfaatnya untuk pemerintahan, terutama menjaga silaturahmi dan kedisiplinan.
‘’Bagus kami sangat mendukung, pegawai Capil siap mewujudkannya, sejak awal kami bersama sekretaris dan pegawai sering melakukan kegiatan di masjid ini,’’ tutupnya.(jar)

Zuhur Berjamaah Bagi PNS Segera Digalakkan
//Huda : Kita Juga akan Rapat di Masjid
METRO - Nampaknya usulan dari Ketua Gerakan Barisan Santri (Gerbasan) Miftahul Huda Alchakimi yang juga pengurus NU Mukomuko agar pemda memprogramkan sholat zuhur berjamaah bagi PNS segera terealisasi. Sebab hal ini juga mendapat sambutan positif dari bupati Mukomuko, Choirul Huda,SH. Bahkan orang nomor wahid di Mukomuko ini juga menyarankan sholat berjamaah juga digalakkan di setiap masjid yang ada di Kabupaten Mukomuko. Tidak hanya itu, Huda juga pada sewaktu-waktu akan menggelar rapat bersama pejabat dan pihak terkait lainnya di masjid.
Ditanyai kemarin, Huda mengatakan sholat berjamaah di masjid ini harus segera digalakkan karena itu sangat bagus. Tidak hanya akan dianjurkan untuk lingkungan PNS atau pemda, tapi juga untuk semua masyarakat harus membiasakan sholat berjamaah di masjid. Nilai ibadah sholat di Masjid lebih baik dari sholat sendiri. Selain itu, kebiasaan berjamaah ini dapat menimbulkan rasa kebersamaan atau persatuan juga untuk membiasa diri disiplin.
''Itu bagus, harus segera kita galakkan, tidak hanya dilingkungan pegawai, tapi kita anjurkan untuk semua masjid sebaiknya setiap waktu dihidupkan untuk berjamaah. Manfaatnya banyak, baik sebagai ibadah maupun untuk meningkatkan silaturahmi,'' kata Bupati.
Lanjutnya, kedepan pada saat tertentu pertemuan juga akan diselenggarakan di dalam masjid. Seperti membahas program keagamaan dan hal-hal positif lainnya. Rencana ini segera ia minta pada bidang terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebagai pendukung. Tidak hanya untuk masjid, bupati juga untuk umat agama lain mengaktifkan tempat ibadahnya untuk kegiatan ibadah dan yang positif lainnya.
''Pertemuan-pertemuan juga akan dibiasakan di masjid, saya sudah punya rencana nanti ada rapat dalam masjid. Sudah seharusnya semua masjid diaktifkan untuk kegiatan kegamaan dan postif lainnya. Begitu juga dengan gereja dan rumah ibadah agama lain, sebaiknya diaktifkan setiap saat,'' tutup Bupati.
Sekedar mengingatkan, sebelumnya ketua Gerbasan mengusulkan agar PNS di lingkungan pemerintah diproframkan sholat zuhur berjamaah. Tujuannya untuk mewujudkan pemerintahan yang religius, bersih dan bebas dari korupsi. Sholat merupakan kewajiban bagi umat islam dan dianjurkan berjamaah. Maka sangat baik jika di lingkungan pemda ini digiatkan, terutama jam zuhur karena PNS masih melakukan kegiatan dinas. Jika program zuhur berjamaah berjalan di lingkungan pemda, ia yakin perkantoran pemerintah lain bahkan swasta bakal ikut membuat hal yang sama, termasuk di masyarakat lebih terpancing.
‘’Program keagamaan seperti ini saya pikir sangat bagus, apalagi itu dilingkungan pemerintah dan langsung dibawah komando pemimpinnya. Banyak manfaat yang didapat, apalagi bupati sejak awal selalu mengedepankan pemerintah yang religius, bersih dan peduli dengan masyarakat. Yang jelas masjid di lingkungan pemda akan hidup setiap harinya,’’ kata wakil ketua NU yang akrab disapa Gus Huda ini.(jar)

Tenaga Honda Dihapus, Gaji Dihitung Februari

METRO - Istilah tenaga honor daerah (Honda) kedepannya tidak digunakan lagi, namun bukan berarti rencana perpanjangan kontrak tenaga honor ini batal, hanya saja namanya diubah menjadi Tenaga kontrak Daerah (TKD). Sekarang persiapan pengangkatan kembali masih dalam diproses, untuk syarat penerbitan SK kontrak, berupa peraturan bupati dan harus ada izin dari pemerintah provinsi. Satu hal yang perlu diketahui, honor mereka yang akan dibayar terhitung sejak bupati, Choirul Huda,SH - Haidir,S.IP menjabat, yaitu 17 Februari 2016. Artinya untuk Januari tidak masuk dalam kontrak baru, kemungkinan tidak dibayar. Sebab pengangkatan kembali berdasarkan kebijakan bupati, berupa Diskresi, bukan berdasarkan aturan yang sudah ada sebelumnya.
Berdasarkan analisa jabatan (Anjab) kebutuhan tenaga kontrak untuk guru sebanyak 1.125 orang. Perhitungannya kebutuhan guru PNS untuk semua tingkatan sekolah 2.846 orang, sementara yang tersedia baru 1.721 orang PNS. Selanjutnya untuk tenaga tekhnis, jumlah PNS yang dibutuhkan 2008 orang, yang ada baru 1.039 orang, kekurangannya 978 orang. Maka akan ditutupi dengan pengangkatan kembali tenaga Honda yang sudah ada selama ini, baik yang ada di SKPD maupun di sekolah - sekolah sebagai petugas TU, penjaga sekolah dan cleaning service. Namun kuncinya tidak ada pengangkatan baru, hanya meng-SK-kan kembali yang lama.
Disampaikan oleh Kabag Hukum, Hery Prasetryo,S.STP sekarang pihaknya sedang mempersiapkan surat ke Gubernur untuk rekomendasi atau izin mengambil kebijakan Diskresi, sebab itu salah satu syaratnya. Diskresi merupakan kebijakan bupati yang diambil atas dasar kebutuhan yang sifatnya mendesak. Setelah didapat izin, baru selanjutnya disiapkan peraturan bupati dan penerbitan SK. Mengenai jadwal pasti penerbitan SK sampai sekarang belum bisa dijelaskan.
''Perlu diketahui, pengangkatan tenaga kontak ini dasarnya Diskresi, karena bupati menilai perlu dilakukan untuk kepentingan mendesak daerah. Ada beberapa syarat harus dimiliki, salah satunya adalah izin dari Gubernur, sekarang sedang kita proses. Kemudian minta pertimbangan penegak hukum, setelah itu baru diterbitkan Perbup dan penyiapan SK,'' kata Hery.
Ia juga memastikan, dalam hal ini hanya pengangkatan kembali honor yang sudah ada sebagai tenaga kontrak. Maka dipastikan tidak ada pengangkatan orang-orang baru untuk semua bidang. Menyangkut dengan pembayaran gaji, tidak bisa dihitung sejak Januari, melainkan terhitung sejak bupati menjabat, 17 Februari. Karena aturannya kebijakan bupati hanya berlaku sejak ia menjabat, tidak bisa mundur ke periode sebelumnya. Namun demikian, Hery berharap tetap ada solusi nantinya dan itu akan dibahas bersama-sama dalam rapat.
''Kan gini, bupati dilantik sejak Februari, untuk periode Januari, bupati tidak berhak membuat kebijakan, kecuali menyangkut kerugian daerah yang besar dan urgen. Bagaimana solusinya nanti, tetap dibahas dalam rapat, mudah-mmudahan ada jalan keluarnya,'' papar Hery.
Masih disampaikan Hery, untuk masalah anggaran pembayaran honor tenaga kontak ini, khusus dibawah Dinas pendidikan sudah dianggarkan dalam APBD 2016 lebih dari Rp 11 miliar. Sementara honor tenaga kontrak di instansi lain diserahkan ke masing-masing SKPD. Mengenai anggarannya tentu akan dimunculkan dalam belanja SKPD tersebut.
''Soal sistim pembayaran gaji nanti diserahkan ke SKPD masing-masing, teknisnya tentu akan dibahas bersama-sama,'' tutupnya.(jar)


Bantuan Dana Pilkades Bukan Rp 2 Jt, Tetapi Rp 1,3 Jt
METRO – Pemberitahuan untuk panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) tingkat desa. Bahwa bantuan pelaksanaan pemilinan dari panitia kabupaten awalnya direncanakan Rp 2 juta per desa batal, alias dikurangi. Kabar terbaru masing-masing panitia desa hanya dibantu Rp 1,3 juta dan tertinggi Rp 1,5 juta per desa. Kepastian ini langsung disampaikan oleh pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Mukomuko.
Besar dan kecilnya bantuan yang diterima, tergantung dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di desa tersebut. Untuk pengambilan bantuan ini pada hari Minggu (1/5) mendatang. Hingga kemarin beberapa desa belum mengajukan proposal untuk pencairan bantuan pilkades, namun sebagian besarnya sudah.
Kepala BPMPD Kabupaten Mukomuko, Badi Uzaman, SH menyampaikan, APBD yang diberikan kepada setiap panitia Pilkades tingkat desa tergantung dengan DPT yang ada, berkisar Rp 1,3 juta hingga 1,5 juta. Anggaran yang diberikan ini telah disesuaikan. Sedangkan untuk pencairan anggaran pada Minggu, bertempat di kantor BPMPD. Adapun anggaran ini dipergunakan oleh panitia untuk komsumsi dan honor panitia saat pemilihan.
‘’Bantuan untuk desa tidak ada yang Rp 2 juta, rata-rata mereka menerima sebesar Rp 1,3 juta hingga Rp 1,5 juta ditentukan oleh DPT. Kalau tidak ada kendala dana bakal dicairkan pada Minggu depan. Bantuan ini digunakan untuk konsumsi dan honor panitia,’’ungkapnya.
Lanjutnya, desa yang sudah mengajukan proposal hampir sebagian besar, hanya tinggal 5 desa yang belum mengajukan. Desa yang belum mengajukan proposal tetap ditunggu hingga pencairan selesai. Kebijakan tersebut belum bisa dipastikan, soalnya bakal disesuaikan dengan kemampuan desa.
‘’Mayoritas desa sudah mengajukan proposal, hanya ada beberapa desa yang belum mengajukannya. Walaupun belum seluruhnya mengajukan anggaran tersebut akan tetap dicairkan Minggu depan kalau tidak ada kendala,’’ tuturnya.
Masih Ia jelaskan, mendekati hari pelaksanaan pemungutan suara semua logistik sudah sampai. Maka sudah dimulai untuk melakukan pelipatan surat suara, pelipatan ini didampingi oleh pihak Polres Mukomuko. Baru pada 1 Mei semua logistik bakal didistribusikan ke masing Kepolisian Sektor (Polsek). Kemungkinan logistik bakal sampai di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 3 Mei dijemput oleh panitia desa ke Mapolsek.
‘’Saat ini (kemarin, red) semua surat suara sudah mulai dilipat diawasi oleh pihak Polres Mukomuko. Rencananya logistik didistribusikan ke masing-masing Polsek. Pihak panitia yang menjemputnya pada 3 Mei 2016,’’ tutup Badi.(dom)