Tuesday, 31 May 2016

Rabab Dj Berujung Maut


Ditusuk 2 Kali, Pemuda Lajang Roboh
METRO – Dini hari kemarin, sekitar Pukul 2.45 WIB, salah seorang pemuda Sihahauni Manoa (22) asal Pulau Tello Kabupaten Nias Selatan yang berdomisili di Pantai Indah Mukomuko (PIM) Kelurahan Koto Jaya tewas. Ia meregang nyawa diduga setelah ditusuk 2 kali dibagian rusuk dan dada oleh pelaku asal Kota Bengkulu yang juga berdomisili di PIM berinisial NN (28). Kejadian ini bermula dari keributan yang terjadi antara NN dan kakak korban berinisial RA (27), saat nonton acara Rabab DJ di dekat Terminal Koto Jaya.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Sigit Ali Ismanto, S.Ik melalui Kapolsek Kota Mukomuko, Iptu. Kartono membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa maut ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB berawal dari acara rabab Dj, di dekat pasar Koto Jaya. Informasi awal, pelakunya berinisial NN dan sedang dilakukan pencarian.
‘’Benar kejadiannya dini hari, warga PIM ditusuk sebanyak dua kali hingga meninggal. Kasus ini masih penyelidikan Polres Mukomuko,’’ terang Kartono.
Kronologis kejadiannya, pada Kamis (26/5) sekitar pukul 17.30 WIB, kakak korban RA bersama temannya LL kemudian EW menanggak miras jenis tuak yang dijual disalah satu warung di kampung sejahtera ini. Pukul 22.30 WIB diduga dalam kondisi sedikit mabuk mereka meningalkan warung tuak ini menuju tempat acara rabab Dj yang diselenggarakan oleh warga Koto Jaya tidak jauh dari terminal. Ketiganya tampak senang dan asyik menikmati hiburan yang sedang naik daun di Mukomuko ini dan ikut bergoyang dengan penonton lainnya. Mungkin karena mabuk, joged mereka kurang teratur sehingga menyenggol pelaku NN yang juga sedang berjoged. Pelaku merasa tersinggung, akhirnya terjadi ribut mulut hingga saling pukul. Namun keributan berhasil dilerai warga dan penonton lainnya. Keributan keduanya berlanjut di luar lokasi acara Rabab DJ dilangsungkan, mereka sempat saling kejar hingga tiba di PIM tempat tinggalnya. Setelah di PIM keributan kembali berlanjut antara pelaku dan kakak korban dan rekannya. Saat itu, korban yang sedang tidur dan tidak tahu apa yang sedang terjadi keluar. Melihat pelaku dan kakaknya sedang berkelahi, ia mendekati keduanya dengan maksud untuk melerai. Kondisi di tempat kejadian agak gelap, karena lampu posisinya agak jauh. Entah bagaimana kisahnya, saat korban mendekat, pelaku langsung mendaratkan pisau belati yang dipegangnya ke tubuh korban sebanyak dua kali hingga korban langsung roboh. Setelah itu pelaku langsung kabur, kakak korban dan rekannya dibantu warga menghampiri korban yang berlumuran darah dan langsung membawanya ke RSUD Mukomuko. Namun sayang, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.
EW rekan kakak korban menjelaskan, pertama mereka minum-minum dan kemudian pergi nonton Rabab DJ. Di tempat acara ini mereka ikut goyang dengan penonton lainnya. Karena masih mabuk, pelaku yang ada disamping tersenggol dan marah, kemudian keributan berlanjut sampai ke rumah. Korban sendiri tidak tahu-menahu dan tidak ikut. Kebetulan ia keluar karena mendengar di luar ada ribut-ribut.
‘’Soha sedang tidur, kemungkinan karena ada keributan Ia terbangun dan keluar untuk menghampiri. Tidak disangka dalam keadaan sedikit gelap pelaku menusuk Soha sebanyak dua kali bagian rusuknya,’’ paparnya.
Jopik teman korban menyampaikan, Soha ditikam sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri. Ia kurang paham bagaimana cerita pastinya, sebab ia tahu setelah kejadian. Yang jelas korban sama sekali tidak tahu, apa yang diributkan antara kakaknya dengan pelaku, sebab ia tidur di rumah.
‘’Kebetulan pada waktu itu saya tidak ikut terlibat dalam masalah tersebut. Saya mengetahuinya setelah terjadinya keributan,’’ pungkas Jopik.(dom)